Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan di Indonesia

Authors

  • Ana Pratiwi UIN Kiai Haji Achamd Siddiq Jember
  • Kuni Zakiyyatul Laila UIN Kiai Haji Achamd Siddiq Jember
  • Daru Anondo UIN Kiai Haji Achamd Siddiq Jember

DOI:

10.25047/asersi.v2i1.3313

Keywords:

Sustainability Report, Return On Equity, Kinerja Keuangan Perusahaan

Abstract

Companies are required to contribute and be committed to sustainable development without reducing the trust of stakeholders. One of the efforts made by the company is to publish a sustainability report with guidelines published by the Global Reporting Initiative (GRI) G4 Guidelines in measuring the disclosure of the sustainability report disclosure index (SRDI) which consists of 84 indexes. The way to calculate the SRDI is to give a score of 1 if the index is disclosed and a score of 0 if the index is not disclosed. The research uses quantitative research which uses a documentation method. The population in this study are banking companies in Indonesia registered with the financial services authority (OJK) in 2016-2020. The sample selection technique used is purposive sampling and then companies were obtained within a period of five years, so there are 30 samples of companies for the 2016-2020 period. The results of the research using panel data regression test on banking companies in Indonesia shows that simultaneously the disclosure of the sustainability report which included aspects of economic, environmental, and social performance had an influence on the company’s financial performance (ROE). However partially only aspects of economic performance shows that the results have a significant effect. While the environmental and social performance aspects have no influence on the company’s financial report which is proxied by the profitability ratio using Return On Equity (ROE).

 

Perusahaan dituntut untuk berkontribusi dan komitmen dalam pembangunan berkelanjutan tanpa mengurangi kepercayaan dari stakeholder. Perusahaan berinisiatif menerbitkan laporan berkelanjutan (sustainability report) dengan pedoman yang diterbitkan oleh Global Reporting Initiative (GRI) G4 Guidelines dalam mengukur pengungkapan Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) yang terdiri dari 84 indeks sebagai upaya untuk mendapatkan kepercayaan dari stakeholder. Adapun cara menghitung SRDI adalah dengan memberikan skor 1 jika indeks diungkapkan dan skor 0 jika indeks tidak diungkapkan. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif dengan metode dokumentasi. Perusahaan perbankan di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2016-2020 dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sementara pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 6 perusahaan dalam kurun waktu lima tahun, sehingga terdapat 30 sampel perusahaan pada periode 2016-2020. Hasil penelitian menggunakan uji regresi data panel pada perusahaan perbankan yang ada di Indonesia menunjukkan bahwa secara simultan pengungkapan sustainability report yang meliputi aspek kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial memiliki pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan rasio profitabilitas menggunakan Return On Equity (ROE). Namun, secara parsial hanya aspek kinerja ekonomi yang menunjukkan hasil memiliki pengaruh signifikan. Sedangkan aspek kinerja lingkungan dan sosial tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan rasio profitabilitas menggunakan Return on Equity (ROE).

References

Adila, W., & Syofyan, E. (2016). Pengaruh Corporate Governance dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Sustainability Report: Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Jurnal WR, 4(2), 777–792.

Ahmad, A., Muhammad, M., & Narullia, D. (2021). Corporate Risk Disclosure: The Effect Of Corporate Governance. JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING, 5(1), 101–113.

Brigham dan Houston. (2011). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan II (Edisi 11). Salemba Empat.

Dowling, J. and Pfeffer, J. (1975). Organizational Legitimacy: Social Values and Organizational Behavior. The Pacific Sociological Review, 18, 122-136.

Elkington, J. (2013). Enter the triple bottom line. The Triple Bottom Line: Does It All Add Up, 1(1986), 1–16. https://doi.org/10.4324/9781849773348

Freeman, R. E. E., & McVea, J. (2005). A Stakeholder Approach to Strategic Management. SSRN Electronic Journal, March 2018. https://doi.org/10.2139/ssrn.263511

Kasmir. (2014). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Raja Grafindon Persada.

Muhammad. (2013). Akuntansi Syariah Teori dan Praktik untuk Perbankan Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Naafi’ah, D. L. (2018). Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan dan Kinerja Saham (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Indeks LQ45 Tahun 2013-2016). Malang : Universitas Negeri Malang.

Ria, A. (2019). Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Forum Ekonomi, 19(2), 174. https://doi.org/10.29264/jfor.v19i2.2124

Sekaran. Uma, dan R. B. (2016). Research Methods for Business. John Wiley & Sons Ltd.

Simbolon, J., & Sueb, D. H. M. (2016). Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Tambang dan Infrastruktur Subsektor Energi yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2014). Simposium Nasional Akuntansi, 19(2), 77–84.

Syamsuddin, L. (2016). Manajemen Keuangan Perusahaan. PT. Grafindo Persada.

Ulum, I. (2017). . Intellectual Capital. UMM Press.

UU Nomor 10 Tahun 1998. (1998). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan. Bank Indonesia, 1–65.

Downloads

Published

31-07-2022

How to Cite

Pratiwi, A., Zakiyyatul Laila, K., & Anondo, D. (2022). Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan di Indonesia. Jurnal Akuntansi Terapan Dan Bisnis, 2(1), 60–71. https://doi.org/10.25047/asersi.v2i1.3313

Issue

Section

Artikel