Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Asam Urat pada Lansia di Posbindu Sedap Malam Desa Cikarawang

Penulis

  • Galih Purnasari Politeknik Negeri Jember
  • Sulasyi Setianingsih Universitas Muhadi Setiabudi
  • Rahayu Rahayu KR Institut Pertanian Bogor

Abstrak

Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar asam urat pada lansia di Posbindu Sedap Malam Desa Cikarawang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada bulan Mei 2015. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 orang lansia berusia 50-80 tahun dengan teknik purposive sampling. Karakteristik responden didapatkan melalui kuesioner. Komposisi tubuh diukur menggunakan alat Bio Impedance Analysis (BIA). Kadar asam urat diukur menggunakan alat finger prick. Asupan purin dengan kuesioner food frequency. Analisis data menggunakan korelasi Pearson. Terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kadar asam urat lansia (p = 0,017) dan tidak terdapat hubungan antara usia, indeks massa tubuh (IMT), persentase lemak tubuh, asupan purin, aktivitas fisik, dan kebiasaan olah raga terhadap kadar asam urat lansia di Posbindu Sedap malam Desa Cikarawang.

Referensi

. Badan Pusat Statistik. 2012. Data Statistik Indonesia: Jumlah Penduduk Lanjut Usia Menurut Jenis Kelamin.

. Choi HK, Karen A, Elizabeth WK, Walter W, Gary C. 2004. Purine-Rich Foods, Dairy and Protein Intake, and the Risk of Gout in Men. The Nutritiona England Journal of Medicine ;350:1093-1103.

. Choi HK, Simin L, Gary C. 2005. Intake of Purine-Rich Foods, Protein, and Dairy Products and Relationship to Serum Levels of Uric Acid. The Third National Health and Nutrition Examination Survey (Arthritis & Rheumatism). 2005. 52(1)283–289.

. Departemen Kesehatan. 2013. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

. Effendi F, Makhfudli. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas : Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

. Fahmida UD. 2011. Nutritional Assessment, 2nd Ed. Jakarta: SEAMEO-Refcon

. Fatmah. 2010. Gizi Usia Lanjut. Jakarta : Erlangga.

. Gibson RS. 2005. Principles of Nutritional Assessment. Second Edition. Oxford University Press Inc, New York.

. Grahame HA, Simmonds, Carrey. 2003. Gout : The At Your Fingertips. London: Class Publishing.

. Hayden MR, Suresh CT. 2006. Gout Causes: List of Diet/ Food Sources High or Low in Purine Content. http://www.dietaryfiberfood.

. Jelliffe DB, EFP Jelliffe. 1989. Community Nutritional Assesment with Special Reference to Less Technically Developed Countries. Oxford. Oxford Universitas Press

. Karimba. 2010. Gambaran kadar asam urat pada mahasiswa angkatan 2011 fakultas kedokteran universitas sam ratulangi dengan indeks massa tubuh ≥23 kg/m2 [skripsi]. Lampung: Universitas Samratulangi.

. Komisi Nasional Lanjut Usia. 2010. Pedoman Active aging (Penuaan Aktif) bagi Pengelola dan Masyarakat. Jakarta: Komnas Lansia.

. Krisnatuti D, Yenrina R. 2008. Diet Sehat Untuk Penderita Asam Urat. Jakarta: Penebar Swadaya.

. Lemeshow S.1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan, Gadjah Mada University, Yogyakarta.

. Matsubara M, Chiba h, Maruoka S, Katayose S. 2002. Elevated Serum Leptin Concentrations In Women With Hyperuricemia. J atheroscler Thromb; 9:28-34.

. Nasoetion A et al. 1992. Laporan Pelaksanaan: Peningkatan Partisipasi Aktif Masyarakat Pedesaan dalam Pengembangan Sistem Pangan dan Gizi. Bogor: Dirjen Pembangunan Desa Departemen Dalam Negeri bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

. Putra TR. 2006. Hiperurisemia. In: Sudoyo dkk (ed). Buku Ajar Ilmu Peyakit Dalam Jilid II Edisi IV. Jakarta: FKUI

. Singer N. 2005. Diagnosis of gout: clinical, laboratory, and radiologic findings. Am J Manag Care. 2005 Nov; 11.

. Tehupeiory ES. 2006. Artritis Pirai (Artritis Gout) dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi IV. Jakarta : Pusat Penerbitan.

. Williams PT. 2008. Effects of diet, physical activity and performance, and body weight on incident gout in ostensibly healthy, vigorously active men. Am J Clin Nutr. 2008;87:1480–1487.

. Xiong, et. al. 2003. Serum Uric Acid is Associated With Dietary and Lifestyle Factors in Elderly Women In Suburban Guangzhou in Guangdong Province Of South China. The Journal of Nutrition, Health & Aging, Volume 17, Number 1, 2013.

. Yenny HE. 2006. Prevalensi penyakit kronis dan kualitas hidup pada lanjut usia di Jakarta Selatan. Universa Medicina. 2006;25.

. Yuqing Z, Chen C, Choi H, Chaisson C, Hunter D, Niu J, Neogi T. 2012. Purine-rich foods intake and recurrent gout attacks. Annals of the Rheumatic Disease: 10.1136/annrheumdis-

##submission.downloads##

Diterbitkan

18-12-2019