Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Electronic Medical Record di Poli Ortopedi dan Poli Jantung Rumah Sakit Premier Surabaya

Penulis

  • Eka Wilda Faida STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo Surabaya
  • Roihatul Jannah STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo Surabaya

Abstrak

Terdapat beberapa karyawan yang menggunakan Medical Record Konvensional (kertas) dan belum pernah dilakukan pengukuran kepuasan terhadap penggunaan Electronic Medical Record di Rumah Sakit Premier Surabaya. Perkembangan EMR di Indonesia perlahan-lahan berubah dari “paper-based†menjadi “less-paperâ€. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna Electronic Medical Record di poli ortopedi dan poli jantung Rumah Sakit Premier Surabaya dengan 6 unsur yakni kemudahan akses, kualitas, keamanan, fleksibel, efisien, connectivity. Sampel penelitian ini adalah total sampling, yaitu jumlah keseluruhan pengguna Electronic Medical Record di poli ortopedi dan poli jantung di RS Premier Surabaya berjumlah 56 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pengguna. Analisis data menggunakan skala likert, hasil penelitian terkait variabel kemudahan akses dengan persentase sebesar 86,16% termasuk dalam kategori sangat puas, variabel kualitas dengan persentase sebesar 82,92% termasuk dalam kategori sangat puas, variabel keamanan memperoleh persentase sebesar 69.98% termasuk dalam kategori puas, variabel fleksibel sebesar 66,63% termasuk dalam kategori puas, variabel efisien sebesar 72,43% kategori puas, variabel connectivity dengan persentase sebesar 67,63% termasuk dalam kategori puas. Hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat kepuasan penggunaan EMR di poli ortopedi dan poli jantung di RS Premier Surabaya dengan persentase tertinggi terdapat pada variabel kemudahan akses (86,16) dan terendah pada variabel fleksibel (66,63). Sebaiknya rumah sakit mengadakan rapat rutin untuk melakukan evaluasi antara IT dan user untuk evaluasi fleksibilitas EMR (Kemampuan sistem untuk mudah Beradaptasi) mencakup kepuasan dalam penggunaan sistem EMR, kemudahan fitur dalam sistem EMR, kemudian dapat mengikuti kemauan pengguna dan mudah dalam penggalian data pasien.

Referensi

. Firdaus, 2011. Analisis faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Migrasi Dari Medical RecordMenuju Elektronic Medical Record Di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Sistem Informasi. Vol 1 No. 2, Desember 2016

. Hasibuan, Malayu.S.P. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi Cetakan Kelima. Bumi Aksara Jakarta.

. Hatta, G, R. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: UI Press.Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Erlangga, Magelang.

. Klinicki, A dan Kreitner, R. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta : PT Salemba Emban Patria.

. Lestari, I. 2007. Perbendaan Kepuasan Kerja Ditinjau Dari Masa Kerja. Skripsi. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

. Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 340/MENKES/PER/III/2010tentangklasifikasi rumah sakit

. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 269/MENKES/PER/III/2008 tentang rekam medis

. Robbin, P, Stephen. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta : PT INDEKS kelompokGRAMEDIA

. Rachid, Z 1994. Computer Usage and Job Satisfaction.Information

. Management & Computer Security. “Journal of Managementâ€, Vol. 02 No. 2,pp.10-22.

. Sabarguna, B, S.2009. Keselamatan Dan Keamanan Pada Rekam Terkomputerisasi.

. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2008 tentang rumah sakit

. Undang-undang Republik Indonesia Nomor. 29 Tahun 2004 tentang praktik kedokteran

. Undang-undang Republik Indonesia Nomor. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

##submission.downloads##

Diterbitkan

18-12-2019