Intervensi Jus Bayam dengan Nanas terhadap Kadar Hemoglobin Tikus Wistar Anemia

Penulis

  • Annisa Maisaroh Politeknik Negeri Jember
  • Arinda Lironika Suryana Politeknik Negeri Jember
  • Firda Agustin Politeknik Negeri Jember

Abstrak

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari batas normal. Rendahnya kadar hemoglobin dikarenakan kurangnya ketersediaan zat besi di dalam tubuh.  Anemia dapat disebabkan oleh defisiensi asupan gizi serta gangguan penyerapan zat gizi dari makanan. Salah satu upaya dalam meningkatkan hemoglobin adalah dengan memberikan makanan yang cukup zat besi juga zat pendukung penyerapan zat besi seperti vitamin C. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan pemberian jus kombinasi bayam dengan nanas. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui efek intervensi jus bayam dengan nanas pada kadar hemoglobin tikus putih galur wistar anemia. Metode penelitian menggunakan (True Experimental) dengan Pretest-Posttest Control Group design. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 24 ekor tikus putih jantan galur wistar. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif tidak dikondisikan anemia, kelompok kontrol positif dikondisikan anemia diberikan nitrit sebanyak 25mg/200g BB tikus selama 18 hari dan diberi pakan standar, kelompok perlakuan dikondisikan anemia dengan diberikan nitrit sebanyak 25mg/200g BB tikus selama 18 hari kemudian diberikan jus bayam dengan nanas sebanyak 9,5 ml/hari selama 14 hari. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan uji Paired T-Test.  Hasil uji Paired T-Test sebelum dan sesudah intervensi jus bayam dengan nanas menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kelompok perlakuan dengan nolai p value kelompok kontrol negatif 0,056; kontrol positif 0,136 dan kelompok perlakuan 0,283. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu intervensi jus bayam dengan nanas tidak dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada tikus anemia.

Referensi

. Bakta, I.M. 2017. Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta: EGC

. Derave, W., danTaes, Y. 2009. Beware of the Pickle: Health Effects of Nitrate Intake. J Appl Physiol. Volume 107. Halaman1677.

. Fat Secret. 2018. Nanas. https: //www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/nanas [diakses 30 Juli 2018].

. Fatimah, S. 2009. Studi Kadar Klorofil Dan Zat Besi (Fe) pada Beberapa Jenis Bayam terhadap Jumlah Eritrosit Tikus Putih Anemia. Skripsi. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

. Gluhcheva, Y, I. Ivanov, E. Petrova, E. Pavlova, and I. Vladov. 2012. Sodium Nitrite-induced Hematological and Hemorheological Changes in Rats. Series on Biomechanics. Vol. 27, No. 3-4. Hal 53-58.

. Guyton, A.C. dan Hall, J. E. 2010. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran (edisi 11). Jakarta: EGC.

. Hoffbrand, A. V. dan Moss, P. A. H. 2016. Hoffbrand’s Essential Haematology (seventh edition). USA: John Wiley & Sons, Ltd.

. Hord, N.G., Tang, Y., Bryan, N.S. 2009. Food Sources of Nitrates and Nitrites: The Physiologic Context for Potential Health Benefits. Am J ClinNutr. Vol 90. Hal 110.

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

. Kiswari, R. 2014. Hematologi dan Transfusi. Jakarta: Erlangga.

. Kusumawati, D. 2016. Bersahabatn Dengan Hewan Coba. Cetakan ke 2. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

. McLean E., Cogswell M., Egli I., Wojdyla D., dan de Benoist B. 2009. Worldwide prevalence of anaemia, WHO Vitamin and Mineral Nutrition Information System, 1993–2005. Public Health Nutr, 12: 444–54.

. Robbins S.L., Kumar, V., dan Cotran, R.S,. 2013. Buku ajar Patofisiologi Edisi 7. Jakarta: EGC.

. Rumimper, E.A., Posangi, J., dan Wuisan, J. 2014. Uji efek perasan daun bayam merah (Amaranthus tricolor) terhadap kadar hemoglobin pada tikus wistar (Rattus norvegicus). Jurnal e-Biomedik (eBM), Vol 2, No 2.

. Sari, H.P., Endo Dardjito, Dian Anandari. 2016. Anemia Gizi Besi di Wilayah Kabupaten Banyumas. Jurnal Kesehatan Masyarakat vol 8. No 1. Hal: 16-31.

. Sembiring, A., Tanjung, M., dan Sabri, E.2013.PengaruhEkstrak SegarDaun Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) Terhadap JumlahEritrositdanKadar HemoglobinMencit Jantan (Mus musculus L.) Anemia Strain DDW Melalui Induksi Natrium Nitrit (NaNO2).Saintia Biologi. [e-journal] 1 (2): pp.60-65.

. Suudah, N. E., C. S. Yusrina., dan T. Dewi. 2015. Uji Efektivitas Ketepatan Waktu Pemberian Kombinasi Natrium Tiosulat dan Natrium Nitrit Sebagai Antidotum Ketoksikan Akut Kalium Sianida pada Mencit (Mus musculus). Dalam Jurnal Permata Indonesia. Vol.6, No.1. Hal 21-28. http://www.permataindonesia.ac.id/wp-content/uploads/2015/07/03.-Jurnal-PI_Evi-Chinthia-Trisna.pdf [diakses 30 Juli 2018]

. The George Mateljan Foundation. 2010. World Healthiest's Food Rating, serial online.

##submission.downloads##

Diterbitkan

18-12-2019