PENGEMBANGAN LARUTAN DAUN BINAHONG SEBAGAI ANTISEPTIC MENGATASI MASTITIS PADA SAPI PERAH DI KELOMPOK TERNAK GIRI MUKTI, TASIKMALAYA

Dwi Wijayanti, Firgian Ardigurnita

Abstrak


Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menjadikan kelompok ternak Giri Mukti di desa Guranteng kecamatan Pageurageung kabupaten Tasikmalaya menjadi kelompok ternak dengan tingkat produktivitas dan reproduksi yang tinggi dengan penurunan penyakit mastitis. Tujuan khusus dari setiap rencana tahun pengabdian masyarakat adalah pengenalan, pengecekan status reproduksi dan pembuatan larutan daun Binahong sebagai antibakteri (mastitis). Metode yang digunakan adalah survey, transfer teknologi dan plot demonstrasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternative dalam penanggulangan, pencegahan gangguan reproduksi dan kesehatan khususnya mastitis dengan penggunaan tanaman herbal yaitu daun binahong. Permasalahan turunnya produksi susu, penyakit mastitis dan kurangnya perhatian peternak terhadap perkembangan sapi teratasi dengan obat antiseptic yang berasal dari daun binahong.

 

 Keywords— Daun Binahong, Mastitis, Teat Dipping dan Sapi Perah.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Reswati, Jaswandi dan E. Nurdin. 2014. Performa Reproduksi Sapi Perah di Sumatera Barat Reproduction Performance of Dairy Cows in West Sumatra. Jurnal Peternakan Indonesia. 16 (3):157-165.

Sugiri, Y.D. dan A. Anri. 2010. Prevalensi patogen penyebab mastitis sub klinis (Staphylococcus aureus dan Streptococcus agalactiae) dan patogen penyebab mastitis subklinis lainnya pada peternak skala kecil dan menengah di beberapa sentra peternakan sapi perah di Pulau Jawa.

Suryowardojo, P. 2012. Penampilan kandungan protein dan kadar lemak susu pada sapi perah mastitis Friesian Holstein. J. Experimental Life Sci. 2: 42-48.

Pyorola, S. and S. Taponen. 2009. Coagulase-negative Staphylococci emerging mastitis pathogen. Veterinary Microbiology. 134: 3-8.

Kurniawan, I., S. Sarwiyono, dan P. Surjowardojo. 2013. Pengaruh teat dipping menggunakan dekok daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap tingkat kejadian mastitis. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 23: 27-31.

Karlina C.Y., Ibrahim M., Trimulyono G. 2013. Aktivitas antibakteri ekstrak herba krokot (Portulaca oleracea L.) terhadap Staphylo-coccus aureus dan Escherichia coli.E. Journal UNESA Lentera-Bio. 2 (1): 87–93.

Abrar, M., I W. T. Wibawan, B. P. Priosoeryanto, M. Soedarwanto, dan F. H. Pasaribu. 2012. Isolasi dan karakterisasi hemaglutinin Staphylococcus aureus penyebab mastitis subklinis pada sapi perah. Jurnak Kedokteran Hewan. 6 : 16-21.

Wijayanti, D., E.T.Setiatin, and E. Kurnianto. 2017. Study on postpartum estrus of guinea pigs (Cavia cobaya) using Anredera cordifolia leaf extract. Vet.Word. 10(4):375-379.




DOI: https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1087

DOI (PDF): https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1087.g1281

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2019 J-Dinamika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.