PKM Screening Infeksi Soil Transmitted Helmints (STHs) pada Kelompok Petugas Sampah di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Propinsi Jawa Timur

Asmuji Asmuji Asmuji, Ali Usman Usman

Abstrak


Pendahuluan: Mitra merupakan kelompok petugas sampah selalu bersinggungan dengan sampah rumah tangga yang merupakan media yang sangat baik bagi perkembangbiakan mikroorganisme, termasuk cacing dalam kelompok  Soil Transmitted Helminths (STHs). Dengan demikian Mitra merupakan kelompok yang mempunyai risiko tinggi mengalami infeksi cacing kelompok STH ini. Rentannya Mitra mengalami infeksi cacing didukung dengan data 100% Mitra tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terstandar. Sewaktu bekerja, 100% Mitra tidak menggunakan masker, 100% tidak menggunakan sarung tangan yang kedap air, 75% tidak memakai sepatu atau alas kaki yang terstandar, 100% tidak menggunakan pelindung badan yang kedap air, 100% tidak mencuci tangan dengan antiseptic sesegera mungkin setelah bersentuhan dengan sampah. Bahkan pada saat memegang makanan atau merokok, mitra tidak melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir terlebih dahulu. Solusi: Melakukan screening, memberikan pendidikan kesehatan dan juga memberikan bantuan APD kepada Mitra. Target: Mitra terdeteksi sejak dini terinfeksi cacing STHs, pengetahuan mitra semakin baik, perilaku hidup bersih dan sehat semakin baik. Metode pelaksanaan: pelaksanaan pengabdian dilaksanakan mulai dari tahap persiapan (mengurus perijinan), tahap pelaksanaan (pemeriksaan telur cacing dan hemoglobin, pendidikan kesehatan dan informasi tentang PHBS, pemberian APD), dan tahap evaluasi. Hasil: Hasil screening 9 orang positif terdapat telur cacing pada sampel kukunya, 26 negatif. 9 orang yang positif ditemukan telur cacing pada kukunya mempunyai kadar Hb yang rendah bila dibanding dengan yang telur cacingnya negatif. Mitra juga antusias dalam mengikuti pendidikan kesehatan dan mau menggunakan APD pada saat melakukan pekerjaannya. Kesimpulan: Perilaku hidup bersih dan sehat Mitra masih sangat rendah. Pendidikan/penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku mitra tentang PHBS.


Referensi


Pullan, R. L., Smith, J. L., Jasrasaria, R., & Brooker, S. J. 2014. Global Number of infection and disease burder of soil transmitted helminth infection in 2010. Parasit Vectors, 7(37).

Mulasari, S. A., & Maani, D. 2013. Relationship Between Habits To Use Personal Protective Equipment And Personal Hygiene With Occurrence Of Helminths Infection On Garbage Workers in Yogyakarta City. Jurnal Ekologi Kesehatan, 12(2), 161 – 170.

Ottay, R. I. 2010. Hubungan Antara Perilaku Pemulung dengan Kejadian Penyakit Cacingan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sumompo Kota Manado. Jurnal Biomedik, 2(1), 38–43.

Sudomo, M. 2008. Penyakit Parasitik yang Kurang Diperhatikan di Indonesia. Jakarta.

Dinkes Propinsi Jawa Timur 2001. Buku pedoman pelaksanaan PHBS bagi pengelola program di wilayah kabupaten/kota

Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan. Teori dan Aplikasi. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.




DOI: https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1095

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2019 J-Dinamika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.