Penerapan Teknologi Tepat Guna Penghancur Sampah Alat Suntik di UPTD Puskesmas Semberberas Muncar Banyuwangi

DIAN RIDLO PAMUJI

Abstrak


Limbah medis sangat penting untuk dikelola secara benar, hal ini mengingat limbah medis termasuk kedalam kategori limbah berbahaya dan beracun. Salah satu limbah medis yang berbahaya adalah alat suntik atau disposable syringe. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2013, alat suntik merupakan alat kesehatan sekali pakai. Penggunaan yang berulang antar pasien dari alat suntik dapat menularkan penyakit. Kegiatan di rumah sakit maupun di Pusat Kesehatan Masyarakat atau PUSKESMAS akan menghasilkan banyak limbah medis salah satunya disposable syringe atau alat suntik. Limbah tersebut harus segera dihancurkan agar tidak membahayakan manusia di sekitarnya. Puskesmas Sumberberas merupakan salah satu unit pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Muncar yang menghasilkan sampah medis seperti disposable syringe atau alat suntik  kurang lebih 10 Kg per bulan yang harus di olah atau dihancurkan. Saat ini Puskesmas Sumberberas belum memiliki penghancur alat suntik sendiri untuk mengolah sampah medis khususnya alat suntik sehingga harus bekerjasama dengan pihak eksternal yaitu PT. Pria Mojokerto. Dalam merancang mesin melibatkan mitra dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin. Tahap awal kegiatan pengabdian ini adalah melakukan survey untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan melakukan studi literatur untuk mendapatkan solusi atas permasalahan mitra. Setelah solusi permasalahan mitra didapatkan, langkah selanjutnya melakukan perancangan mesin yang dibutuhkan yaitu mesin penghancur alat suntik. Mesin penghancur alat suntik ini diharapkan dapat membantu mitra dalam mengolah limbah medis khususnya limbah alat suntik.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2013 Tentang Peta Jalan Pengembangan Industri Alat Kesehatan.

Batan, L.I., 2012. Desain Produk. Edisi Pertama. Guna Widya, Surabaya.

Sularso, 1997. Dasar – dasar Perencanaan dan Pemeliharaan Elemen Mesin. Pradnya Paramita, Jakarta.

Verlag, W.G., 1966. Westerman Tables. Wiley Eastern Limited.




DOI: https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1135

DOI (PDF): https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1135.g1230

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2019 J-Dinamika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.