PKM Batik: Pengembangan Potensi Batik Ponorogo

Bambang Widiyahseno, Ida Widaningrum, Ekapti Wahjuni Djuwitaningsih, Sugianti -

Abstrak


Dahulu Ponorogo terkenal dengan batiknya. Generasi penerus pembatik yang tersisa, kondisinya banyak dari keluarga kurang mampu atau prasejahtera. Untuk melestarikan batik Ponorogo dan memberdayakan masyarakat juga untuk memberikan lapangan pekerjaan, melalui Program Kemitraan Masyarakat ini mereka berkeinginan untuk merintis dan mengembangkan kembali batik khas Ponorogo tersebut. Metode yang digunakan, adalah pelatihan dan pendampingan. Mitra dilatih tidak hanya ketrampilan membuat batik tulis, namun divariasikan dengan batik cap dan batik ciprat. Mereka dilatih dan diberi beberapa bentuk variasi model perpaduan batik antara tulis dan ciprat juga antara tulis dan cap, dan filosofi dasar pewarnaan. Program ini memperoleh tanggapan bagus, mereka antusias belajar sampai melampaui waktu. Setelah menyaksikan langsung hasilnya, pemerintah Kelurahan meminta mereka untuk dibuatkan batik seragam bagi perangkat dan ibu-ibu PKK (Pendidikan Kesejahteraan Keluarga) dengan dibantu bahannya. Untuk keberlanjutan dari program ini akan dilakukan pendampingan secara intensif dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo bagian Kewirausahaan. Dibentuk kelompok dan kepengurusan sehingga mereka dapat belajar bersama dan bermitra dengan pengusaha batik dalam menerima pesanan pekerjaan. Jangka panjang diharapkan kelompok ini dapat memproduksi batik secara mandiri atau berkelompok. Dengan begitu maka dapat menambah pendapatan keluarga mereka. Disisi lain juga melestarikan batik tulis sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Ponorogo.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BPS Kabupaten Ponorogo. 2016. Ponorogo dalam Angka, http://ponorogokab. bps.go.id/, diakses, tgl. 5 Mei 2017.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ponorogo. 2014. Profil Kecamatan Babadan Tahun 2014

Iskandar, Eni Kustiyah. 2017. Batik Sebagai Identitas Kultural Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Gema, Tahun xxx/52/Agustus 2016-Januari 2017. ISSN: 0215-3092

Riyanto, D. 2002. Proses Batik. Solo. CV.ANEKA.

Sa’du, A.A. 2013. Buku Praktis Mengenal dan Membuat Batik. Yogyakarta, Pustaka Santri.

Sutrisno. 2012. Tinjauan Sosial Terhadap Berkurangnya Tenaga Pembatik Pada Industri Batik. Journal of Economic Education 1(1) 2012.

http://www.rumahbatik.com/artikel/105--sejarah-batik-di-indonesia.html

https://infobatik.id/sejarah-batik-ponorogo/

https://fitinline.com/article/read/batik-ponorogo/




DOI: https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v5i1.1428

DOI (PDF): https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v5i1.1428.g1403

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2020 J-Dinamika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.