IbM KELOMPOK PENGGUNA AIR BERSIH DESA PAKEL MELALUI TEKNOLOGI FILTER BETON PASIR

Zulis Erwanto, Wahyu Naris Wari, Yuni Ulfiyati

Abstrak


Desa Pakel, Kabupaten Banyuwangi mengalami permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warganya. Sumber mata air utama yang digunakan oleh warga Desa Pakel terletak di daerah perbukitan dengan konstruksi bangunan penangkap mata air yang sederhana. Lokasi mata air berada di tengah hutan dan terletak di kemiringan bukit menyebabkan air yang tertampung berpeluang mengalami pencemaran dan kandungan sedimen yang tinggi apalagi pada saat musim penghujan. Mitra dalam kegiatan IbM adalah Pengelola kelompok pengguna air minum Desa Pakel Kabupaten Banyuwangi.
Sesuai prioritas kebutuhan maka ditawarkan solusi permasalahan yang dihadapi Mitra yakni dengan penyuluhan tentang teknologi penjernihan dan pengolahan air bersih, dan rancang bangun instalasi filter beton pasir. Manfaat yang diperoleh berupa pemahaman tentang pentingnya kesehatan dalam pengolahan air bersih dengan sistem instalasi pengolahan air bersih menggunakan teknologi filter beton pasir.
Berdasarkan hasil sosialisasi dan penyuluhan pengolahan air bersih di Desa Pakel tanggal 24 September 2016 di Balai Desa Pakel, pengolahan air bersih dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih melalui proses penjernihan air dengan instalasi teknologi filter beton pasir yang ditempatkan di dalam reservat. Filter beton pasir merupakan salah satu unit proses dalam instalasi pengolahan air (IPA) yang terbuat dari bahan dari kerikil, pasir beton, arang aktif, dan mortar pasir silica dengan perbandingan 1 PC : 10 PS yang disusun sedemikian rupa untuk menghilangkan kekeruhan air. Berhubung instalasi penempatan filter tersebut di dalam tandon dengan tekanan kecil maka filter beton pasir yang digunakan menggunakan ukuran partikel lebih dari 1-2 mm dengan ketebalan 15 cm agar kuantitas debit airnya tetap sesuai dengan kapasitasnya dan sirkulasinya biar cepat. Bahan yang digunakan sebagai filter terbuat dari pipa PVC Ø 4” dengan ketinggian 50 cm menyesuaikan diameter pipa outlet. Filter terdiri dari 4 tabung pipa. Teknologi filter beton pasir ini merupakan bentuk prototype filter untuk percontohan di Desa Pakel dan bisa dibuat skala rumah tangga di tiap-tiap rumah atau diinstalasi sebelum masuk ke hidran umum.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Baruth E.E (Technical Editor), 2005, Water Treatment Plant Desain, AWWA & ASCE, 4th edition, McGraw-Hill, Inc., Newyork.

Crittenden, J., Trussel, R. R., Hand, D. W., Howe, K. J., and Tchobanoglous, G., 2005, Water Treatment.: Principles and Desain, 2nd edition, John Wiley & Sons, Inc., Newyork.

Huang J. Y. C. and Basagoiti, J., 1989, Effect of Solid Property on Rates of Solid Disloggement, J. Environmental Engineering, ASCE, Vol.115 No.1.ISSN. 0733-9372.

Kamulyan, B., Nurrochmad, F., Triatmadja, R., and Sunjoto, 2009, Capacity of Concrete Sand Filter to Treat High Turbid Water, disajikan pada konferensi internasional Sustainable Development for Water and Waste Water Treatment, 14-15 Desember 2009, Yogyakarta.

Kamulyan, B., Nurrochmad, F., Triatmadja, R., and Sunjoto, 2011, The Head Loss Development and Turbidity Removal of The Filtration using Concrete Sand Filter With Various Cement to Sand Ratio, disajikan pada konferensi internasional Enviromental Pollution and Public Health – iCCBEE, 17-20 May 2012, Yogyakarta.

Triatmadja, R., 2008, Kajian Awal Prospek Filter Beton Pasir Sebagai Teknologi Tepat Filtrasi Air Bersih, disajikan pada Seminar Nasional Teknologi Tepat Guna Penanganan Sarana Prasarana di Indonesia, Yogyakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.