Kelompok Tani Kentang Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sukorejo Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso

- Kasutjuaningati, Liliek Dwi Soelaksini, Sri Rahayu, - Prayitno

Abstrak


Kegiatan pengabdian masyarakat IbM pada petani kentang di lereng gunung Ijen, kabupaten Bondowoso, berlangsung selama 8 bulan. Tujuan pengabdian adalah menciptakan kemandirian masyarakat petani dalam hal: (a) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani untuk memproduksi umbi bibit kentang bermutu (b) meningkatkan ketrampilan petani dalam pengaplikasikan SOP produksi bibit kentang bermutu dan SOP produksi umbi konsumsi sesuai GAP kentang berkualitas. (d) Meningkatkan kesejahteraan petani dengan memperbaiki pola perilaku bertani kentang sesuai dengan kearifan local. Target dari pelaksanaan IbM adalah dapat membantu Kelompok Tani Mitra-1 (“Usaha Tani 11”Sukorejo/Sumberwringin/Bondowoso) bisa mandiri sebagai penangkar benih kentang bermutu untuk memenuhi kebutuhan bibit petani sayuran disekitarnya (diwakili Kelompok Tani Mitra 2 “Makmur Tani”di desa Jampit, kecamatan Sempol). Metode dalam mencapai tujuan adalah penyuluhan, pelatihan dan demostrasi plot di lahan kelompok tani untuk mendapatkan umbi bibit kentang bermutu. Bahan tanam/bibit kentang bersertifikat yang digunakan diperoleh dari BPPT Karangploso, Malang, diuji coba di POLIJE, selanjutnya teknik perbanyakan diinovasikan ke kelompok tani dilokasi pengabdian IbM. Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu daerah penghasil pertanian utamanya sayuran yang berpotensi untuk dikembangkan di Jawa Timur. Pada kesempatan ini, dengan kegiatan IbM yang dilakukan oleh staf pengajar POLIJE berhasil membantu kemandirian masyarakat setempat meningkatkan produksi kentang melalui pembelajaran bagaimana memproduksi dan menghasilkan bibit kentang bermutu berbasis kearifan local.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiningsih, S.J., 2000. Peranan Bahan Organik Tanah Dalam Sistem Usaha Tani Konservasi. Materi Pelatihan Revitalisasi Keterpaduan Usaha Ternak dan Sistem Usaha Tani. Bogor.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. 2004. Teknologi Budidaya Kentang industry di Lahan Sawah Dataran Medium Kabupaten Sleman D.I. di Yogyakarta

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2006. Prosedur Operasional Standar Budidaya Kentang Varietas Granola (Solanum tuberosum L ). Kabupaten Bandung Propinsi Jawa Barat

Erfandi, M.D., Nur dan Budhyastaro, T., 1997. Perbaikan Sifat Fisik Tanah dengan Strip Veriver dan Pupuk Kandang Perubahan dan Komunikasi Hasil Penelitian Tanah dan Agroklimat. Cisarua. Bogor.

Gustianty LR. 2008. Kajian Tentang Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas granola Asal Biji Botani Melalui Uji Perkecambahan dan Pengaturan penanaman di Lapangan. Thesis. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Sahat S dan hidayat IM. 1996. Teknik Perbanyakan Umbi Bibit Kentang Secara Cepat. Balai Penelitian tanaman Sayuran. Lembeng




DOI: https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v1i2.285

DOI (PDF): https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v1i2.285.g270

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2016 J-Dinamika



J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.