Aplikasi Nutrien Bioorganik Cair Dalam Pengawetan Hijauan Segar

erfan kustiawan, - Nurkholis

Abstrak


Kebutuhan biaya pakan mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Penyediaan hijauan dibatasi oleh musim, pada musim
penghujan hijauan tersedia melimpah, sedangkan pada musim kemarau hijauan tidak cukup tersedia mengakibatkan harganya
mahal, Musim kemarau para peternak sering dihadapkan pada masalah kekurangan bahan pakan hijauan. Di daerah tropika
sering terjadi kemarau dimana pada musim ini terjadi kesukaran memperoleh hijauan sedangkan di musim hujan, hijauan
makanan ternak berlimpah-limpah, keadaan tersebut mendorong timbulnya usaha untuk mengawetkan hijauan dalam
bentuk segar. Pengawetan hijauan seperti halnya pada pembuatan silase, umumnya membutuhkan waktu yang relatif lama
yaitu 21 hari, sehingga membuat peternak enggan untuk melakukan proses pengawetan hijauan tersebut. Penamabahan
inokulan Bioorganik Cair lebih mempersingkat proses fermentasi yaitu 3-24 jam. Sehingga cara ini akan lebih efektif dan efisien
untuk diaplikasikan di kelompok peternak Sido Makmur Semboro. Pengawetan pakan hijauan disamping meningkatkan nilai
nutrien pakan, juga mengawetkan pakan dengan menggunakan teknologi fermentasi, yaitu menggunakan bakteri pembentuk
asam laktat. Selama proses fermentasi asam laktat terus diproduksi sehingga pH akan rendah yang tidak memungkinkan aktifitas
bakteri pembusuk berkembang, sehingga hijaun menjadi lebih awet.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Molyono S. 2011. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. Penebar Swadaya, Jakarta.

Nista, D. 2007. Teknologi Pengolahan Pakan: UMB, Fermentasi Jerami, Amoniasi Jerami, Silase, dan Hay.

Rukmana HR. 2005. Silase dan Permen Ternak Ruminansia. Kanisius, Yogyakarta.

Susetyo S. 1980. Padang Penggembalaan. Modul, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Syamsu, J.A., 2006. Kajian Penggunaan Starter Mikroba dalam Fermentasi Jerami Padi sebagai Sumber Pakan pada Peternakan Rakyat di sulawesi Tenggara. Prosiding Seminar Nasional Bioteknologi, Puslit Bioteknologi LIPI, Bogor.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.