Pendekatan Sistem Dalam Pengelolaan Rekam Medis di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo

Authors

  • Tias Agustin Ayuningrum Politeknik Negeri Jember
  • Rossalina Adi Wijayanti Politeknik Negeri Jember
  • Atma Deharja Politeknik Negeri Jember
  • Maya Weka Santi Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/jremi.v1i4.2199

Keywords:

rekam medis, pengelolaan, pendekatan sistem, rumah sakit

Abstract

Pengelolaan rekam medis di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo kurang optimal. Hal tersebut dibuktikan pada Juni 2019, terjadi ketidaklengkapan pengisian rekam medis di bagian assembling sebesar 66,67%. Selanjutnya, pada bagian coding terjadi pengembalian klaim BPJS pada triwulan 1 tahun 2018 sebanyak 131 berkas. Selain itu, pada bagian filling ditemukan bahwa ruang penyimpanan tidak cukup untuk menampung dokumen rekam medis, sehingga ada dokumen yang ditumpuk di lantai. Tujuan penelitian ini menganalisis pengelolaan rekam medis melalui pendekatan sistem. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu kepala rekam medis, petugas assembling, petugas coding, dan petugas filling. Penelitian ini menggunakan metode USG untuk prioritas masalah. Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah petugas rekam medis masih kurang dan ada petugas yang tidak berkualifikasi pendidikan rekam medis, serta ada petugas yang belum mendapatkan pelatihan. Hasil penelitian juga didapatkan bahwa buku ekspedisi rawat inap dan komputer untuk pelaporan belum tersedia. Selain itu, ruang penyimpanan terasa panas dan jumlah rak penyimpanan masih kurang. Standar prosedur operasional rekam medis juga kurang disosialisasikan. Hasil penelitian pada proses assembling ditemukan terjadi ketidaklengkapan pengisian rekam medis. Selain itu, pada proses coding terjadi kekosongan pengisiandiagnosa dan tindakan serta tulisan dokter tidak terbaca. Hasil dari prioritas masalah dapat disimpulkan bahwa yang menjadi masalah utama dalam pengelolaan rekam medis adalah kurang optimalnya fasilitas filling, dimana ruang penyimpanan terasa panas dan rak penyimpanan masih kurang. Saran yang diberikan adalah melakukan pengadaan AC dan pencatatan grafik suhu ruangan secara rutin serta meningkatkan dukungan manajemen dalam penyediaan rak penyimpanan.

References

Arif, M. R. 2018. Pengelolaan Arsip Rekam Medis di Rumah Sakit Aminah Tangerang. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40622. [01 Januari 2020]

Budi, S. C. 2011. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Yogyakarta: Quantum Sinergis Media.

Budi, S. C. 2015. "Pentingnya Tracer Sebagai Kartu Pelacak Berkas Rekam Medis Keluar dari Rak Penyimpanan". Indonesian Journal of Community Engangement. Vol. 1. No. 01. Hal. 121-132. https://jurnal.ugm.ac.id/jpkm/article/download/16959/11148. [15 Agustus 2019]

Deharja, A. dan Swari, S. J. 2017. Desain Formulir Assesment Awal Medis Gawat Darurat Berdasarkan Standar Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di Rumah Sakit Daerah Balung Jember. Prosiding. Hal. 358-363. Jember : Politeknik Negeri Jember. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/prosiding/article/view/813/582. [06 Mei 2020]

Depkes RI. 2002. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2006. Pedoman Penyelenggaraan Rekam Medis Rumah Sakit. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2007. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 377/MENKES/SK/III/2007 Tentang Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dinia, M. R. dan Nudji, B. 2017. "Perancangan Ulang Tata Letak Ruang Unit Rekam Medis dalam Peningkatan Produktivitas Kerja di Rumah Sakit Paru Surabaya". Jurnal Manajemen Kesehatan. Vol. 3. No. 1. Hal. 39-48. http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/78. [20 November 2020]

Erawantini, F. dan Nurmawati, I. 2017. Pendidikan dan Pelatihan pada Petugas Rekam Medis Sebagai Persiapan Menjadi Clinical Instructure (Ci) di Puskesmas Jelbuk. Prosiding. Jilid 3. No. 1. Jember : Politeknik Negeri Jember. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/prosiding/article/view/693/533. [06 Mei 2020]

Fauziah, U. dan Sugiarti, I. 2014. "Gambaran Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Ruang VII Triwulan IV Tahun 2013". Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. Vol. 2. No. 1. Hal. 90-94. http://jmiki.aptirmik.or.id/index.php/jmiki/article/view/42. [17 Mei 2019]

Giyana, Frenti. 2012. "Analisis Sistem Pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang". Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 1. No. 2. Hal. 48-61. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm. [17 Maret 2019]

Gouw, L. dan L. Indrawati. 2017. "Tinjauan Kompetensi Koder dalam Penentuan Kode Penyakit dan Tindakan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati". Jurnal INOHIM. Vol. 5. No. 1. Hal 22-29. https://inohim.esaunggul.ac.id/index.php/INO/article/view/122. [05 Desember 2019]

Griffin, R. W. 2004. Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Hikmah, F., Nuraini, N., dan Dewi, Z. I. 2016. "Desain Tata Ruang Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Abdoer Rahem Situbondo Tahun 2016." Jurnal Kesehatan. Jilid 4. No. 2. Hal. 69-85. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/jurnal_kesehatan/article/download/351/pdf. [14 Maret 2019]

Kemenkes RI. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340/MENKES/PER/III/2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Sistem Indonesian Case Base Groups (INA-CBGS). Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Marsum, A., Windari, Subinarto, dan Candra, N. F. 2018. "Tinjauan Keterlambatan Retensi Dokumen Rekam Medis di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri". Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Vol 1. No. 1. Hal 21-26. http://ejournal.poltekes-smg.ac.id/ojs/index.php/RMIK/article/view/3576. [01 November 2019]

Mathar, I., Nurlina, dan Puspa. 2019. Perancangan Ulang Tata Kelola Ruang Filling Berdasarkan Ilmu Ergonomi di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Prosiding Call For Paper SMIKNAS. Hal. 177-181. Surakarta : Universitas Duta Bangsa. http://ojs.udb.ac.id/index.php/smiknas/article/view/716. [07 November 2019]

Mustika, M. 2014. Aspek Keamanan pada Pengelolaan Dokumen Rekam Medis di Filing Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang. Skripsi. Universitas Dian Nuswantoro. http://mahasiswa.dinus.ac.id. [16 Desember 2019]

Nugraheni, S. W. dan Ruslinawati, Y. 2013. "Tinjauan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Inap Penyakit Typhoid Fever di RSUD Banyudono Boyolali Tahun 2012". Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan. Vo. 3. No. 3. Hal 51-62. https://www.ejurnalinfokes.apikescm.ac.id/index.php/infokes/article/view/116. [01 Desember 2019]

Nuraini, Novita. 2015. "Analisis Sistem Penyelenggaraan Rekam Medis di Instalasi Rekam Medis RS “X†Tangerang Periode April-Mei 2015". Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia. Jilid 1. No.3. journal.fkm.ui.ac.id/arsi/article/download/2180/718. [17 Maret 2019]

Pamungkas, F. dan Hariyanto, T. 2014. "Identifikasi Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi". Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol. 28. No. 2. Hal. 124-129. https://jkb.ub.ac.id/index.php/jkb/article/view/2049. [23 Desember 2019]

Pradana, F. 2014. "Studi tentang Pengelolaan Pasar Tradisional pada Unit Pasar Merdeka Kota Samarinda". Jurnal Ilmu Administrasi Negara. Vol. 2. No. 4. https://ejournal.an.fisip-unmul.ac.id/site/?p=1031. [01 April 2019]

Prasasti, T. I. dan Santoso, D. B. 2017. "Keamanan dan Kerahasiaan Berkas Rekam Medis di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen". Jurnal Kesehatan Vokasional. Vol. 2. No. 1. Hal. 135-139. http://journal.ugm.ac.id/jkesvo. [08 Desember 2019]

Presiden RI. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta : Presiden Republik Indonesia.

Pujihastuti, A. dan Sudra, R. I. 2014. "Hubungan Kelengkapan Informasi dengan Keakuratan Kode Diagnosis dan Tindakan pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap". Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. Vol. 8. No. 1. Hal. 25-30. https://jmiki.aptirmik.or.id/index.php/jmiki/article/view/25. [05 Desember 2019]

Rusliyanti, N. K. L., Hidayat, A. R., dan Seha, H. N. 2016. "Analisis Ketepatan Pengkodean Diagnosis Berdasarkan ICD-10 dengan Penerapan Karakter Ke-5 pada Pasien Fraktur Rawat Jalan Semester II di RSU Mitra Paramedika Yogyakarta". Jurnal Permata Indonesia. Vo. 7. No. 1. Hal 26-34. http://permataindonesia.ac.id. [05 November 2019]

Shinta, S., Nurul, S. dan Hakim, L. 2016. "Pengaruh Implementasi Standar Prosedur Operasional Pengembalian Rekam Medis di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat". Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol. 29. No. 3. Hal. 265-268. http://jkb.ub.ac.id/index.php/jkb/article/view/1680. [28 November 2019]

Sari, D. O. 2013. Deskripsi Penyebab Keterlambatan Pelaporan Eksternal Rumah Sakit di Rumah Sakit Islam Kendal Periode Tahun 2013. Skripsi. Universitas Dian Nuswantoro. https://mahasiswa.dinus.ac.id. [08 Desember 2019]

Winarti dan Supriyanto, S. 2013. "Analisis Kelengkapan Pengisian dan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit". Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. Vol. 1. No. 4. Hal 345-351. journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jakic9989245fafull.pdf. [14 April 2019]

Published

15-10-2020

How to Cite

Ayuningrum, T. A., Wijayanti, R. A., Deharja, A., & Santi, M. W. (2020). Pendekatan Sistem Dalam Pengelolaan Rekam Medis di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 400–411. https://doi.org/10.25047/jremi.v1i4.2199

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>