Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Kotaanyar

Authors

  • Dian Fadilah Ayu Lestari Politeknik Negeri Jember
  • Indah Muflihatin Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/jremi.v2i1.2217

Abstract

Based on the results of a preliminary study conducted at the Kotaanyar Public Health Center, 30 medical records of inpatients in April and May 2019 are known, which were identified based on patient identification, important reports and their authentication, the average overall number of incompleteness was 720 (53.08%). The incompleteness of the medical record has an impact which results of administrative and clinical data are not accurate, This incompleteness also creates a loss in fulfilling the patient's right to the contents of their medical record, obstruction of reporting activities and submission of claims and cause the quality of health services are low. This study aims are to analyze the factors causing incomplete medical records of inpatients, determining priority causes of problems using USG (Urgency, Seriousness, Growth) and remedial efforts are using brainstorming. This type of research uses qualitative and data collection by observation, interviews, questionnaires and documentation. The results obtained that the priority cause of the incomplete medical records problem of inpatients are there is no SOP (Standard Operational Procedure). Efforts to fix the problem are making SOP, put the SOP in the inpatient unit where it can be reached, conduct socialization at any time and renew SOP according to the SOP renewal agreement.

Author Biography

Dian Fadilah Ayu Lestari, Politeknik Negeri Jember

Mahasiswa Prodi D4 Rekam Medik

References

Winarti dan Supriyanto S. 2012. Analisis Kelengkapan Pengisian dan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit. Surabaya: Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Vol: 1 No. 4. [2 Maret 2019]

Pamungkas T W, dkk. 2010. Analisis Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta. [3 Februari 2019]

Khoiriah, I. 2017. Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Jember : Skripsi. [17 Mei 2019]

Magentang F.R. 2015. Kelengkapan Resume Medis dan Kesesuaian Diagnosis Berdasarkan ICD 10 Sebelum dan Sesudah JKN di RSU Bahteramas. Jakarta : Jurnal Administrasi Rumah Sakit. [10 Januari 2018]

Indraswari G A P T. 2017. Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Lembar Discharge Summary di Ruang Rawat Inap Dahlia Garing Badan Rumah Sakit Umum Tabanan. Jember : Skripsi.

Wijayanti, M.Y. 2019. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Catatan Medis (KLPCM) Rawat Inap di Rumah Sakit Elizabeth Situbondo. Jember : Skripsi.

Wirajaya. 2019. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien pada Rumah Sakit di Indonesia. Bali : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 7 No. 2. [9 Desember 2019]

Pritantyara, H. 2017. Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap di RUMKIT TK.II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang Tahun 2017. Yogyakarta : Skripsi [11 Januari 2018]

Lihawa, dkk. 2015. Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Dokter di Ruang Rawat Inap RSI Unisma Malang. Malang : Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol 28, Suplemen No 2. [22 Mei 2019]

Maharani, dkk. 2015. Tinjauan Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Semarang Tahun 2015. Semarang : Jurnal [6 Januari 2020]

Kemenkes RI . 2014. Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Departemen Kesehatan RI. [5 Mei 2019]

Presiden RI. 2013. Undang-Undang Republik Indonesia No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jakarta. [11 Januari 2018]

Published

30-12-2020

How to Cite

Lestari, D. F. A., & Muflihatin, I. (2020). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Kotaanyar. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 134–142. https://doi.org/10.25047/jremi.v2i1.2217

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>