UPAYA PERBAIKAN KELENGKAPAN PENGISIAN HASIL PENUNJANG PADA RINGKASAN PULANG PASIEN RAWAT INAP UNTUK MENCEGAH PENGEMBALIAN KLAIM BPJS DI RSUD IBNU SINA KABUPATEN GRESIK

Authors

  • Ermin Nurhayati "Politeknik Negeri Jember"

Keywords:

perilaku, ketidaklengkapan pengisian hasil penunjang, DPJP dan MPP.

Abstract

Kelengkapan pengisian hasil penunjang  pada  ringkasan pulang pasien rawat inap  adalah hal yang penting untuk kelengkapan Klaim BPJS. Karena jika terjadi ketidaklengkapan pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap bisa menyebabkan pengembalian klaim BPJS.DPJP adalah Dokter penanggung Jawab Pelayanan Pasien yang wajib mengisi kelengkapan hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap. Jika DPJP berhalangan untuk pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap boleh diwakilkan sama MPP. Tujuan penelitian ini untuk melakukan upaya perbaikan pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap untuk mencegah pengembalian klaim BPJS  di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik dengan mengidentifikasi faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap ditinjau dari teori perilaku Green kemudian menentukan prioritas masalah dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) lalu menyusun upaya perbaikan melalui Brainstroming. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara 5 responden, kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas masalah ketidaklengkapan pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien rawat inap yaitu banyaknya pasien yang dirawat oleh DPJP . Saran yang diberikan yaitu melakukan pembinaan terhadap DPJP dan mengadakan pelatihan minimal inhouse training kepada DPJP dan MPP tentang kelengkapan pengisian hasil penunjang pada ringkasan pulang pasien pulang rawat inap  untuk mencegah pengembalian klaim BPJS, Perlu membuat SPO kelengkapan pengisian ringkasan pulang pasien rawat inap untuk kesuksesan klaim BPJS, Perlu diadakan SEMARAK REAL TIME lagi untuk memberikan apresiasi kepada DPJP dan MPP

References

Daftar Pustaka

Amirin, S. A. (2001). Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar, hal 5 Page 2.46

Apriyanti, D. (2016). Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG’s Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta Analysis of Correlation of Medical Record Fulfilling and INA-CBG’S costing at Teratai Inpatient Instalatio. 2, 10. http://journal.fkm.ui.ac.id/arsi/article/view/2201

Arikunto, S. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Hadisaputro, S., Nizar, M., & Suwandono, A. (2011). Epidemiologi Manajerial Teori dan Aplikasi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hartono, J. (2010). Metodologi Penelitian Bisnis Edisi 6. Yogyakarta: BPFE

Hatta, G. R. (2008). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Diponegoro

-------------. (2012). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan Edisi Revisi 2. Jakarta: Universitas Diponegoro

Karmila. (2019). Faktor - Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Fishonediagram Di Puskesmas Jetis Ponorogo. Karmila, 1–10.

Kemenkes RI. (2010). Klasifikasi Rumah Sakit. 116. Jakarta : Departemen Kesehatan

----------------. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta : Departemen Kesehatan

Lintang S, S. K., & Akbar, F. (2012). Hubungan Antara Masa Kerja Dokter Dengan Kelengkapan Pengisian Data Rekam Medis Oleh Dokter Yang Bertugas Di Puskesmas Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang Periode 1-31 Oktober 2011. In Jurnal Kedokteran Diponegoro (Vol. 1, Issue 1).

M. Endradita, G. (2017). Panduan Case Manager di Rumah Sakit. In PT. Cipta Mulya Medika.

Medis, R. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : MENKES /269a / 2008 Tentang Rekam Medis. Permenkes 269, 269, 1–8.

Notoatmodjo, S. (2003). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Nuraini, N., Wijayanti, R. A., Putri, F., Alfiansyah, G., Deharja, A., & Santi, M. W. (2019). Optimalisasi Manajemen Penanganan Klaim Pending Pasien Bpjs Rawat Inap Di Rumah Sakit Citra Husada Jember. Kesmas Indonesia, 11, 24–35. http://jos.unsoed.ac.id/index.php/kesmasindo/article/view/1314/1031

Oktalisa, W. (2014). Gambaran Faktor Predisposisi, Pendukung Dan Pendorong Pada Masyarakat Dalam Pemanfaatan Klinik Sanitasi Di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Tahun 2014. Pontificia Universidad Catolica Del Peru, 8(33), 44.

Oktober, S., Eny, Y., & Rachmani, E. (2010). Dengan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di Poliklinik Neurologi Rsup Dr . Kariadi. 9(1), 49–57.

Rakhman, I. (2019). Evaluasi Hasil (Outcome) Pelatihan Ppi Dasar Bagi Perawat Rumah Sakit Umum (Rsu) Haji Surabaya Tahun 2016 – 2018.

Revitasari, A. (2016). Identifikasi Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Berdasarkan Teori Motivasi Ekspektansi. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 4(2), 86. https://doi.org/10.20473/jaki.v4i2.2016.86-96

RI, D. (1997). Pedoman Penyelenggaraan Rekam Medis di Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan

Riyantika, D. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Lembar Resume Medis Pasien Rawat Inap. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 69–73. https://doi.org/10.30994/sjik.v7i1.153

RSIS. (2018). Pedoman Pelayanan Rekam Medis RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung Alfabeta

Tenaga, K. menteri. (2004). Penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja Dan Penetapan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja Dan Ganti Kerugian Di Perusahaan. 1227.

Utomo, A. E. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Resume Medis Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Dr. Soegiri Lamongan. Jurnal Indonesian Of Health Information Management (INOHIM), 4(2), 63–69.

Wijayanti, M. (2018). Gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan early warning score di siloam hospitals makassar = overview of factors associated with implementation early warning score at siloam hospitals makassar.

Zaenal Sugiyanto, Hidayati, M., & Dewi, R. M. (2006). Kelengkapan Data Rekam Medis Lembar Resume Rawat Inap Di Rs Ungaran Tahun 2005. Semarang:Universitaas Dipenogoro, 3(2), 72–82. http://journal.piksi.ac.id/index.php/INFOKES/article/view/46

Downloads

Published

09-12-2021

How to Cite

Nurhayati, E. (2021). UPAYA PERBAIKAN KELENGKAPAN PENGISIAN HASIL PENUNJANG PADA RINGKASAN PULANG PASIEN RAWAT INAP UNTUK MENCEGAH PENGEMBALIAN KLAIM BPJS DI RSUD IBNU SINA KABUPATEN GRESIK. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(1). Retrieved from https://publikasi.polije.ac.id/index.php/j-remi/article/view/2475

Issue

Section

Artikel