ANALISIS SALURAN PEMASARAN AYAM BURAS DI KABUPATEN BANYUWANGI (Analysis Marketing channel of local chicken in Banyuwangi Regency)

Anang Febri Prasetyo, Bayu Aminulloh Fatah

Abstrak

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemasaran ayam buras, mengetahui margin pemasaran, keuntungan dan tingkat efisiensi pada masing-masing saluran pemasaran ayam buras yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Jumlah responden yaitu sebesar 195 yang terdiri dari peternak, pengepul, pedagang besar, rumah potong ayam (RPA), pengecer, dan konsumen. Metode yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 bentuk saluran pemasaran ayam buras di Kabupaten Banyuwangi yaitu saluran 1 (peternak ke konsumen), saluran 2 (peternak ke pengepul dan konsumen), saluran 3 (peternak ke pengepul ke pedagang besar dan konsumen), saluran 4 (peternak ke pengepul ke pedagang besar ke RPA ke pengecer ke konsumen). Total margin pemasaran paling besar terdapat pada saluran 4 yaitu sebesar Rp51.000,00 paling kecil terdapat pada saluran 1 sebesar Rp0,00. Jumlah keuntungan terbanyak pada pemasaran ayam buras di Kabupaten Banyuwangi yaitu pada RPA saluran 4 sebesar Rp15.433,33 per ekor dan keuntungan terkecil pada pedagang pengepul saluran 2 sebesar Rp5.893,37 per ekor, persentase keuntungan terbesar dari pemasaran ayam buras yang ada di Kabupaten Banyuwangi yaitu pada RPA saluran 4 sebesar 31%, dan persentase keuntungan terkecil terdapat pada peternak saluran 1 sebesar 5%. Tingkat efisiensi pemasaran ayam burasdi Kabupaten Banyuwangi berdasarkan biaya pemasaran dan saluran pemasaran dinyatakan efisien.

 

Kata Kunci: Saluran Pemasaran, Margin, Keuntungan, dan Efisiensi Pemasaran

 

 ABSTRACTThe aim of the study was to determine the forms of marketing channels for local chickens, find out the size of the margins and the benefits of each party involved in the marketing of local chickens, find out the level of efficiency in each form of local chicken marketing channels in Banyuwangi regency. The number of respondents is as many as 195 respondents consisting of breeders, collectors, wholesalers, Chicken Slaughterhouses, retailers and consumers. The method used is descriptive analysis method and mathematical analysis. The results showed that there were 4 forms of marketing channels for local chickens in Banyuwangi Regency. Channel 1 (breeders to consumers), channel 2 (breeders, collectors and consumers), channel 3 (breeders, collectors, wholesalers and consumers), channel 4 (breeders, collectors, wholesalers, Chicken Slaughterhouses, retailers and consumers). The largest total marketing margin was in channel 4, which was Rp51,000.00 and the smallest total margin was in channel 1 of Rp0,00. The highest number of profits in the marketing of local chickens in Banyuwangi Regency was in channel 4 Chicken Slaughterhouse of Rp15,433.33 per chicken and the smallest profit in channel 2 traders is Rp5,893.37 per chicken, for the largest percentage of profit from the marketing of local chickens in the Regency Banyuwangi is in channel 4 Chicken Slaughterhouse at 31% and for the smallest percentage of profit is channel 1 farmer by 5%. The level of marketing efficiency of native chickens in Banyuwangi Regency based on marketing costs and marketing margins is declared efficient. Keywords: Marketing Channels, Margin, Profit and Marketing Efficiency

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. 2015. Populasi Ternak Banyuwangi. https://banyuwangikab.bps.go.id/statictable/2015/02/04/104/populasi-ternak-2008---2015.html. [25 September 2018]

Jumiati, E., D.H. Darwanto, dan S. Hartono, 2013. Analisis saluran pemasaran dan marjin pemasaran kelapa dalam di daerah perbatasan Kalimantan Timur. Jurnal Agrifor. 12(1): 1-10.

Limbong, W.H. dan P. Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. Jurusan Ilmu-Ilmu Sosial Pertanian. Fakultas Pertanian. Insitut Pertanian Bogor. Bogor.

Mandak, Y., Rorimpandey, Waleleng, B.P.O.V. dan Oroh, F.N.S. 2017. Analisis margin pemasaran ayam broiler di pasar tradisional Kota Manado (study kasus di pasar bersehati Calaca dan Pinasungkulan Karombasan).” Jurnal Zootek. 3(1): 70-79.

Rais, F. 2013. Beef Marketing Efficiency In Gorontalo City.” Jurnal Fakultas Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 1(1): 1-10.

Rasyaf, M. 1991. Memelihara Ayam Buras.Kasinius. Yogyakarta.

Rosmawati, H. 2011.Analisis efisiensi pemasaran pisang produksi petani di Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Argonobis.. 3(5): 1-9.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.