PENGARUH PEMBERIAN AMPAS TAHU FERMENTASI SEBAGAI PAKAN KONVENSIONAL TERHADAP BIAYA PRODUKSI ITIK PEDAGING (The Effect of Fermented Tofu Waste as Conventional Feed on the Cost of Duck Production)

Agus Hadi Prayitno, Budi Prasetyo, Anang Sutirtoadi, Ahmad Sa'Roni

Abstrak

INTISARI

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas tahu fermentasi (ATF) sebagai pakan konvensional terhadap biaya produksi itik pedaging. Sebanyak 200 ekor day old duck (DOD). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan pakan. Setiap perlakuan masing-masing terdiri dari 5 kali ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari 10 ekor DOD. Perlakuan penelitian yaitu: P0(100% BR1), P1(90% BR1 dan 10% ATF), P2(80% BR1 dan 20% ATF), dan P3(70% BR1 dan 30% ATF). Parameter yang diuji yaitu biaya produksi, pendapatan, dan income over feed cost. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil yang berbeda dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT 1% dan 5%). Pemberian ATF sampai level 30% dalam pakan berpengaruh (P<0,05) terhadap biaya pakan dan sangat berpengaruh (P<0,01) terhadap income over feed cost, namun tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Pemberian ATF dalam pakan sampai level 30% sebagai pakan konvensional dapat menurunkan biaya produksi dalam pemeliharaan itik pedaging.

 

Kata kunci: Ampas Tahu Fermentasi, Pakan Konvensional, Biaya Produksi, Itik Pedaging

 

 

 

ABSTRACT

This study was conducted to determine the effect of fermented tofu waste (ATF) as conventional feed on the cost of broiler duck production. 200 day old ducks (DOD) were maintained. The experimental design used a completely randomized design (CRD) consisting of 4 feed treatments. Each treatment consisted of 5 replications. Each replication consisted of 10 DOD. The research treatments were: P0 (100% BR1), P1 (90% BR1 and 10% ATF), P2 (80% BR1 and 20% ATF), and P3 (70% BR1 and 30% ATF). The parameters were production costs, income, and income over feed costs. The results were analyzed using analysis of variance (ANOVA). Different results continued using the Least Significant Difference test (LSD 1% and 5%). Giving ATF to level 30% in feed had an effect (P <0.05) on feed costs and was highly significant (P <0.01) on income over feed costs, but does not affect income. Giving ATF in feed up to level 30% as conventional feed can reduce production costs in maintaining of ducks.

 

Keywords: Fermented Tofu Waste, Conventional Feed, Production Costs, Ducks

Kata Kunci

Ampas Tahu Fermentasi, Pakan Konvensional, Biaya Produksi, Itik Pedaging

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. 2011. Pemanfaatan Ampas Tahu Sebagai Pakan Unggas. http://disnak.jatimprov.go.id/web/layananpublik/readtehnologi/811/pemanfaatan--as-tahu-sebagai-pakan-unggas. Diakses tanggal 14 Juli 2017.

Kamilah, D.I. 2015. Analisis Fungsi Keuntungan Usaha Ternak Itik Pedaging (Sensus Di Kelompok Bahana Putra Mandiri dan Prima Karya Mandiri Kabupaten Tasikmalaya). Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Padjajaran. Bandung.

Kateran, P.P. 2002. Kebutuhan gizi itik petelur dan itik pedaging. Wartazoa. 12(2):37-46.

Lembong, J.E., N.M. Santa, A. Makalew, dan F.H. Elly. 2015. Analisis break even point usaha ternak itik pedaging (studi kasus pada usaha itik milik kelompok masawang di desa talikuran kecamatan remboken). Jurnal Zootek. 35 (1):39-45.

Maghfiroh, K., I. Mangisah dan V. D. Y. B. Ismadi. 2012. Pengaruh penambahan sari jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam ransum terhadap kecernaan protein kasar dan retensi nitrogen pada itik magelang jantan. Animal Agriculture Journal. 1(1):669-683.

Masruhah, L. 2008. Pengaruh Penggunaan Limbah Padat Tahu dalam Ransum terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan, dan Konversi Pakan Ayam Kampung (Gallus domesticus) Periode Grower. Skripsi. Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Malang.

Misnadi, 2009. Pemanfaatan Ampas Tahu pada Unggas. https://fdokumen.com/document/pemanfaatan-ampas-tahu-pada-unggasdoc.html. Diakses tanggal 14 Juli 2017.

Muharlien. 2008. Respon penggantian pakan starter ke finisher terhadap kinerja produksi dan presentase karkas pada tiktok. Jurnal Ternak Tropika. 9(2):52-60.

National Research Council (NRC). 1994. Nutrient Requirement Of Poultry, 9th Revised Edition. National Academy Press. Washington DC.

Nuraini. 2009. Performa broiler dengan ransum mengandung campuran ampas sagu dan ampas tahu yang difermentasi dengan Neurospora crassa. Media Peternakan. 32(3):196-203.

Rasyaf, M. 2006. Beternak Itik Komersial. Cetakan ke-21. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Setiawan, A. dan R. Rusdjijati. 2014. Peningkatan kualitas biogas limbah cair tahu dengan metode taguchi. Prosiding SNATIF Ke-1. Fakultas Teknik, Universitas Muria Kudus. Hal. 35-40.

Sibbald, I.R. 1987. Estimation of bio available amino acids in feeding stuffs for poultry and pigs: a review with emphasis on balance experiment. The Canadian Veterinary Journal. 67(2):221-301.

Supriyadi. 2009. Panduan lengkap Itik. Cetakan ke-1. Penebar Swadaya. Jakarta.

Wakhid, A. 2010. Buku Pintar Beternak dan Bisnis Itik. Cetakan ke-1. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.