Hubungan morfologi telur dengan bobot telur dan bobot DOC dengan bobot badan ayam Kampung F1

Authors

  • Depison Depison Universitas Jambi
  • Redo Prawira Universitas Jambi
  • Gushariyanto Gushariyanto Universitas Jambi
  • Silvia Erina Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.25047/jipt.v5i1.2728

Keywords:

Kampung chicken, Egg weight, Egg measurements, Body weight

Abstract

This study aims to determine the relationship between egg morphology and egg weight and DOC weight with body weight of Kampung F1 chickens. The research material was 174 free-range chickens from hatching 315 eggs. The method used: experimental method. Data collected: egg size, egg weight, body weight, body weight gain, and body size. Data on egg size, egg weight, body weight, body weight gain and body size were analyzed using a t-test. The relationship between variables was analyzed regression and correlation analysis. Characteristics of body size and shape were analyzed principal component analysis. The results showed that egg size, egg weight, body weight, body weight gain and body size of male Kampung chickens were different (P <0.05) higher than females. Egg size affects egg weight, and DOC weight affects body weight at 4, 8, and 12 weeks of age. Egg size was positively correlated with male and female egg weights. DOC weight was positively correlated with body weight of Kampung chickens aged 4, 8, and 12 weeks. The closest correlation between egg size and egg weight was egg circumference (0.913), and DOC weight with body weight was weight at 4 weeks of age (0.936). In conclusion, the relationship between egg size and egg weight,  DOC weight and body weight were linear and  had appositive values.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, D., Iriyanti, N. & Mugiyono, . S. (2013). Pertumbuhan dan konsumsi pakan pada berbagai jenis itik lokal betina yang pakannya di suplementasi probiotik. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(2), 691–698. Retrieved from http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jip/article/view/639

Badaruddin, R., Syamsuddin, ., Astuty, F., & Pagala, M. A. (2017). Performa penetasan telur ayam hasil persilangan ayam Bangkok dengan ayam Ras Petelur. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 4(2), 1. https://doi.org/10.33772/jitro.v4i2.3225

Eriko, Jatmiko, & Nur, H. (2016). Pengaruh penggantian sebagian ransum komersial dengan dedak padi terhadap performa ayam Kampung. Peternakan Nusantara, 2(1), 27–33.

Habiburahman, R., Darwati, S., Sumantri, C., & Rukmiasih. (2020). Produksi telur dan kualitas telur ayam IPB D-1 G7 serta pendugaan nilai ripitabilitasny. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 8(2), 97–101. https://doi.org/10.29244/jipthp.8.2.97-101

Herlina, La O. N., & Muhammad, A. P. (2016). Bobot tetas dan fertilitas pada ayam Kampung dan hasil persilangannya JITRO, 3(3), 32–37. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33772/jitro.v3i3.2566

Irmaya, D., Depison, D., & Gushairiyanto, G. (2021). Quantitative characteristic of Indonesian native chickens at the age of 4 months. Livestock and Animal Research, 19(1), 108. https://doi.org/10.20961/lar.v19i1.43150

Kestaria, Nur, H., & Malik, B. (2016). Pengaruh substitusi pakan komersil dengan tepung ampas kelapa terhadap performa ayam Kampung. Jurnal Peternakan Nusantara, 2(1), 43–48.

Kostaman, T. & Sutedi, E. (2019). Performan ayam KUB umur 0-12 minggu di program bekerja desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. 718–724. https://doi.org/10.14334/pros.semnas.tpv-2019-p.718-724

Lestari, E. Ismoyowati, &Sukardi. (2013). Korelasi antara bobot telur dengan bobot tetas dan perbedaan susut bobot pada telur entok (Cairrina moschata) dan itik (Anas plathyrhinchos). Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(April), 163–169. Retrieved from http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jip/article/view/566

Mahmudi, M., Priyanto, R., & Jakaria, J. (2019). Karakteristik morfometrik sapi Aceh, sapi PO dan sapi Bali berdasarkan analisis komponen utama (AKU). Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 7(1), 35–40. https://doi.org/10.29244/jipthp.7.1.35-40

Mariandayani, Hariani, N. S., Dedy.D. S., Sumantri, S. &C. (2013). Keragaman fenotipik dan pendugaan jarak genetik pada ayam Lokal dan ayam Broiler menggunakan analisis morfologi (phenotypic variation and estimation genetic distance between local chicken and broiler chicken using morphological analysis). Jurnal Veteriner, 14(4), 475–484. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id

Nuraini, Hidayat, Z. &Yolanda, K. (2018). Performa bobot badan akhir, bobot karkas serta persentase karkas ayam Merawang pada keturunan dan jenis kelamin yang berbeda. Sains Peternakan, 16(2), 69–73. https://doi.org/10.20961/sainspet.v16i2.23236

Okatama, M. S., Maylinda, S.. &Nurgiartiningsih, V. M. A. (2018). Hubungan bobot telur dan indeks telur dengan bobot tetas itik Dabung di Kabupaten Bangkalan. Ternak Tropika Journal Of Tropical Animal Production, 19(1), 1–8. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2018.019.01.1

Pagala, M. A., Aku, A. S., Badaruddin, R., & Has, H. (2018). Karakteristik fenotip dan genotip gen gh (growth hormon) pada ayam Tolaki. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 5(2), 1. https://doi.org/10.33772/jitro.v5i3.4705

Paiman. (2019). Analisi korelasi dan regresi ilmu-ilmu peternakan.Yogyakarta: UPY Press.

Puteri, N. I., Gushairiyanto, and D. (2020). Growth patterns, body weight, and morphometric of kub chicken, sentul chicken and arab chicken. Buletin Peternakan, 44(3), 67–72. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v44i3.57016

Putri, A. B. S. R. N., Gushairiyanto, G., & Depison, D. (2020). Bobot badan dan karakteristik morfometrik beberapa galur ayam Lokal. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(3), 256. https://doi.org/10.33772/jitro.v7i3.12150

Rahmatullah, S. N. a., & , Z. Efendia , H. Mayulua, F. A. dan A. S. (2018). Perbandingan morfometrik ayam lokal kalimantan timur berdasarkan pendekatan analisis diskriminan. Peternakan Tropika Peternakan Tropika, 6(3), 817–828. Retrieved from https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/80a62e1b18443e312ea393947017b283.pdf

Rajab. (2013). Hubungan bobot telur dengan fertilitas, daya tetas, dan bobot anak ayam kampung. Agrinimal, 3(2), 56–60. Retrieved from https://ejournal.unpatti.ac.id

Sitanggang, E. N., Hasnudi, & Hamdan. (2016). Kampung , Ayam Bangkok , Ayam Katai , Ayam Birma , Ayam Bagon. Jurnal Peternakan Integratif, 3(2), 167–189. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/298313660%0A

Suhardi. (2013). Struktur dan kualitas telur ayam lokal khas dayak bagi pengembangan dan pelestarian plasma nutfah ternak unggas. Jurnal Peternakan, 10(2), 67–73. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v10i2.2321

Trisiwi, H. F. (2017). Pengaruh level protein pakan pada masa pertumbuhan terhadap penampilan pada awal peneluran ayam betina hasil persilangan ayam kampung jantan dan ayam ras petelur betina. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Hasil Ternak, 12(2), 61–68. https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2017.012.02.1

Ustadha, C. Sutopo, & I. S. K. (2016). Pengaruh perbedaan bobot telur terhadap bobot tetas dan mortalitas ayam kedu jengger merah dan ayam kedu jengger hitam. Agromedia, 34(2), 65–71. https://doi.org/https://doi.org/10.47728/ag.v34i2.177

Wahyudi. E., Gatot. C., & Agus, B. (2017). Studi kasus tingkat pemotongan kambing berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur dan bobot karkas di tempat pemotongan hewan kota malang. J. Ternak Tropika, 18(1), 69–76. https://doi.org/10.16285/j.rsm.2007.10.006

Wardono, H. P., Sugihono, C., Kusnadi, H. & S. (2014). Korelasi antara beberapa kriteria peubah produksi pada ayam buras. Prosiding Seminar Nasional “Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi,” 577–585. Retrieved from http://kalsel.litbang.pertanian.go.id

Yayu A., La O. N., & Amaluddin. I. (2020). Karakteristik telur ayam Kampung pada pemeliharaan tradisional di Kecamatan Tongkuno dan Tongkuno Selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 2(3), 295–299. Retrieved from http://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/16886

Yuniarinda, C., Edy, K., &Sri. K., & Program. (2019). Pengaruh bobot telur terhadap daya tetan dan bobot tetas itik Magelang generasi ke-4 di satuan kerja itik Banyubiru - Ambarawa. Jitp, 7(2), 1–4. Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/peternakan/article/view/6646

Published

31-10-2021

How to Cite

Depison, D., Prawira, R. ., Gushariyanto, G., & Erina , S. (2021). Hubungan morfologi telur dengan bobot telur dan bobot DOC dengan bobot badan ayam Kampung F1. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 5(1), 19–30. https://doi.org/10.25047/jipt.v5i1.2728