PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN UMUR TELUR TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TELUR ASIN

Isti Rizky Latipah, Merry Muspita Dyah Utami, Joko Irsan Sanyoto

Abstrak

INTISARI

Penelitian konsentrasi garam dan umur telur terhadap tigkat kesukaan konsumen telur asin dilakukan dengan metode eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam dan umur telur terhadap tingkat kesukaan konsumen telur asin dan untuk mengetahui konsentrasi garam dan umur telur yang ideal agar mendapatkan telur asin yang disukai konsumen. Penelitian dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak, Politeknik Negeri Jember, dari tanggal 27 September 2016 sampai tanggal 25 Oktober 2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama konsentrasi garam (A) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu perlakuan dengan konsentrasi garam 25% (A25), konsentrasi garam 30% (A30) dan konsentrasi garam 35% (A30). Faktor kedua umur telur yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu umur 3 hari (B3) dan umur 14 hari (B14). Terdapat 6 kombinasi perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Uji kesukaan dilakukan secara langsung dengan panelis yang mencicipi telur asin. Panelis pada penelitian ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari karyawan dan mahasiswa Politeknik Negeri Jember serta masyarakat umum. Konsentrasi garam 35% dan umur telur 3 hari berpengaruh terhadap tingkat kesukaan konsumen pada warna dan kemasiran telur asin, sedangkan konsentrasi garam dan umur telur tidak berpengaruh terhadap tingkat kesukaan konsumen pada aroma dan rasa telur asin.

 

Kata kunci : Telur Asin, Garam, Umur Telur, Kesukaan Konsumen

 

 

ABSTRACT

This research is an experimental experience that aims to know the effect of salt concentration and the age of the eggs on the level of consumer preferences towards salted eggs and to know the ideal level of salt concentration and the age of the eggs to get consumers preferred salted eggs. The research was done in Poultry Production Laboratorium of Politechnic of Jember  from September 27th 2016 to October 25th 2016. The research design by Randomaized Complete Desaign (RCD) consisted of two factor. The first was salt concentration which contains 3 actions which are action of salt concentration 25% (A25), salt concentration 30% (A30) and salt concentration 35% (A30). The second, the age of the eggs contains 2 actions which are 3 days age (B3) and 14 days age (B14). There are 6 combination of action and each of action was redone 4 times so that able to gain 18 units of research. Preference research was directly done by taste the salted egg. People panelis for detect acceptance on this research is 30 people from workers and students of Politechnic of Jember and also citizens. The salt concentration  35% and 3 days egg age have significant effect toward consumer preferences on color and grity as the criteria, while salt concentrations and days egg age  have no effect toward consumer prference on smell and taste of salted egg

 

Keyword : Salted Eggs, Salt, The Age of the Eggs, Consumer Preferences

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Astawan, M. 2004. Bersahabat dengan Kolesterol. Tiga Serangkai. Surakarta.

Ekayani, I.A.P.H. 2011. Optimalisasi kadar garam dan media pemeraman dalam pembuatan telur asin bermutu. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. 8(1).

Indriani, W. 2008. Sifat fisik, kimia, dan organoleptik telur asin melalui penggaraman dengan tekanan dan konsentrasi garam yang berbeda. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Munir, I.M, dan R.S. Wati. 2012. Uji organoleptik telur asin dengan konsentrasi garam dan masa peram yang berbeda. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten. Banten.

Nursiwi, A., P. Darmadji, dan S. Kanoni. 2013. Pengaruh penambahan asap cair terhadap sifat kimia dan sensoris telur

Nursiwi, A., P. Darmadji, dan S. Kanoni. 2013. Pengaruh penambahan asap cair terhadap sifat kimia dan sensoris telur asin rasa asap. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian. 4(2).

Nuruzzakiah, H. Rahmatan, dan D. Syafrianti. 2016. Pengaruh konsentrasi garam terhadap kadar protein dan kualitas organoleptik telur bebek. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi. 1:1-9.

Prihartari, M. 2010. Pengaruh lama perendaman abu pelepah kelapa terhadap sifat fisik, organoleptik, daya simpan dan kadar kalsium telur asin (pemanfaatan abu pelapah kelapa sebagai alternatif pengganti garam dapur). Skripsi. Politeknik Kesehatan Yogyakarta. Yogyakarta.

Putri, I.S.I. 2011. Pengaruh penambahan ekstrak jahe (Zingiber officinale roscoe) terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, dan karakteristik sensoris pada telur asin. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Ramadani, E.M. 2008. Sifat fisik, kimia dan organoleptik telur asin dengan metode tekanan serta umur telur yang berbeda. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ristanto, S. 2013. Uji organoleptik dan mikrobiologi telur asin menggunakan perendaman lumpur sawah. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Utomo, B. 2006. Pengaruh umur telur terhadap kualitas kemasiran telur asin ynag diasin selama 14 hari. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wulandari, Z., Y. Haryadi, dan P.S. Harjosworo. 2002. Sifat organoleptik dan karakteristik mutu telur itik asin hasil penggaraman dengan tekanan. Jurnal Media Peternakan. 25(1)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.