PENGGUNAAN BAKTERI Lactobacillus plantarum PADA SILASE KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L) SEBAGAI PAKAN TERNAK (Use of Lactobacillus plantarum in Kepok Banana Peels Silage (Musa paradisiaca L) as Livestock Feed)

Nur Kholis, Dyah Laksito Rukmi, Yuni Mariani

Abstrak

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lactobacillus plantarum terhadap kualitas silase kulit pisang kepok. Desain eksperimental yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuannya yaitu silase tanpa inokulasi L. plantarum (T1), inokulasi 104CFU/ml (T2), 105CFU/ml (T3), dan 106CFU/ml (T4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan kering silase kulit pisang kepok tidak berbeda antar perlakuan. Perlakuan inokulasi L. plantarum mampu meningkatkan (P<0,05) kandungan protein kasar dan lemak kasar serta menurunkan (P<0,05) kandungan serat kasar dan nilai pH silase. Penambahan inokulasi  L. plantarum pada silase kulit pisang kepok mampu memperbaiki kualitas silase sebagai alternatif pakan ruminansia.

 

Kata kunci : Kulit Pisang Kepok, Lactobacillus plantarum, Silase

 

 

ABSTRACT

This study aims to determine the effect of the use of Lactobacillus plantarum on the banana kepok silage quality. The experimental design used in this study was Completely Randomized Design (CRD) using 4 treatments and 5 replications. The treatment was silage without inoculation L. plantarum (T1), inoculation 104 CFU/ml (T2), 105 CFU/ml (T3), and 106 CFU/ml (T4). The results showed that the dry material of kepok banana peels silage was not different between treatments. The inoculation treatment of L. plantarum was able to increase (P<0.05) of crude protein and crude fat content,  but decrease (P<0.05) crude fiber content and pH silage. The addition of L. plantarum inoculation to kepok banana peels could improve the quality of silage as an alternative ruminant feed.

 

Keywords: Kepok Banana Peels, Lactobacillus plantarum, Silage

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Andi, N.S. 2006. Karakteristik dan Persentase Keberhasilan Silase Rumput Gajah pada Berbagai Umur Pemotongan. Fakultas Pertania. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

AOAC. 2005. Official Methods of Analysis of AOAC International. AOAC International. Maryland.

Isfar, A.S.A. 2007. Studi Hispatologi Organ Hati Broiler yang Diberi Pakan Silase dan Ditantang Salmonella typhimurium. Fakultas Kedokteran Hewan. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Marhaenanto, E.M. 2009. Pemanfaatan Limbah Pisang sebagai Strategi Pengembangan Ternak Kambing. Fakultas Pertanian. Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

Ratnakomala, S., R. Ridwan, G. Kartina, dan Y. Widyastuti. 2006. Pengaruh Inokulum Lactobacillus plantarum 1A-2 dan 1BL-2 terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpurium). Pusat Penelitian Bioteknologi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.

Sandi, S., E.B. Laconib, A. Sudarman, K.G. Wiryawan, dan D. Mangundjaja. 2006. Kualitas Nutrisi Silase Berbahan Baku Singkong yang Diberi Enzim Cairan Rumen Sapi dan Leuconostoc mesenteroides. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sumarsih, S. C.I. Sutrisno, dan B. Sulistiyanto. 2009. Kajian Penambahan Tetes sebagai Aditif terhadap Kualitas Sensoris dan Nutrisi Silase Kulit Pisang. Pada Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan. Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro. Semarang.

Wulandari, S. 2004. Evaluasi Silase Hijauan Makanan Ternak dengan Penambahan Bakteri Asam Laktat Lactobacillus plantarum dan Perlakuan Pelayuan. Seminar Nasional Hasil Penelitian Dasar Tahun 2003. Jakarta.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.