ANALISA PERFORMA MENARA PENDINGIN PADA PT. GEO DIPA ENERGI UNIT DIENG

Danial Ahmad Fauzi, Bayu Rudiyanto

Abstrak


Menara pendingin dewasa ini sangat diperlukan dalam rangka efisiensi dan konversi energi dimana digunakan suatu alat atau unit untuk sirkulasi air pendingin. Fungsi menara pendingin adalah memproses air panas menjadi air dingin, sehingga dapat digunakan kembali sebagai sprint pada maen condensor dan bisa diinjeksikan kembali. Selain itu menara pendingin juga berfungsi untuk unit pembuangan akhir yang berupa uap atau gas ke atmosfer. Menara pendingin memanfaatkan air dan udara pada proses perpindahan panas yang dibuang keatmosfer. Kinerja menara pendingin dievaluasi untuk mengkaji tingkat approach dan cooling range saat ini, identifikasi area terjadinya pemborosan energi dan memberikan saran perbaikan. Pada Penelitian ini, akan diteliti hasil nilai range, approach, efektifitas, kapasitas pendingin, laju penguapan air ke udara, perbandingan cair/gas (L/G), perpindahan panas menara pendingin dan integrasi stepwish. Hasil penelitian analisa performa menara pendingin didapatkan nilai range16,4830C – 18,4240C, nilai approach 5,017 0C – 5,728 0C dan nilai Efektifitas 76,688 %.  Kapasitas pendingin 152,1507 m3.0C/jam – 170,0676 m3.0C/jam, Kehilangan penguapan sebesar 273,8712 m3/jam – 306,1216 m3/jam, nilai L/G saat ini 0,8139 – 1,0492. Harga  adalah 4513,5344 kW/ (kJ/kg beda entalphi) dan mampu melepas kalor pada menara pendingin (Cooling Tower) sebesar 26,853 MW.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Budihardjo. Nasruddin. Nugraha, H, M. 2015. Experimental And Simulation Study On The Performance Of Counter Flow Closed Cooling Towers Systems.Journal Of Technology, 3. Hlm 365-379.

Firyanto, R.. 2005. Distribusi Udara Dalam Water Cooling Tower. Jurnal Teknik Kimia, 2. Hlm. 1-4.

Fisenko, S., Petruchik, A., Solodukhin, A. 2002. Evaporative Cooling Of Water In A Natural Draft Cooling Tower. Journal Of Heat And Mass Transfer, 45. Hlm. 4683-4694.

Handoyo, Y. 2015. Analisa Performa Cooling Tower LCT 400 Pada PT. XYZ, Tambun Bekasi. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 3. Hlm. 38-52.

Ilvana M, S. 2009. Analisa Perhitungan Karakteristik dan Efektifitas Homon Cooling Towers. Universitas Diponegoro. Semarang.

Kiewit/Holt Indonesia L.L.C. 1996. Dieng Geothermal Project Uni 1 Fo Himpunan California Energy Ltd. Data Book Volume IV. Java. Indonesia.

Kiewit/Holt Indonesia L.L.C. 1996. Dieng Geothermal Project Uni 1 Fo Himpunan California Energy LtdData Book Volume V. Java. Indonesia.

Mulyono. 2012. Analisa Beban Kalor Menara Pendingin Basah Induced-Draft Aliran Lawan Arah. Jurnal Teknik, 5. Hlm. 145-151.

Pratiwi, P, N., Nugroho, G., Hamidah. 2014. Analisa Kinerja Cooling Tower Induced Draft Tipe LBW W-300 Terhadap Pengaruh Temperatur Lingkungan. Jurnal Teknik Pomits, 7. Hlm. 1-6.

Santosa, P., Awwaluddin, M., Suwardiyono. 2012. Perhitungan Kebutuhan Coling Tower Pada Rancang Bangun Untai Uji Sistem Kendali Reaktor Riset. Jurnal Rekayasa Perangkat Nuklir, 1. Hlm 34-41.

Shah, P., Tailor, N. 2015. Merkel’s Method For Design Induced Draft Cooling Tower. Journal Impact Factor, 6. Hlm. 63-70.

Sumedi, N., Simon, H., Djuwantoko. 2012. Strategi Pengelolaan Pegunungan Jawa : Studi Kasus Pegunungan Dieng Jawa Tengah, Indonesia. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 1. Hlm 36-49.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.