PERBANYAKAN AGENS HAYATI CENDAWAN BEAUVERIA BASSIANA SEBAGAI PENGENDALI HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (PBKO) DI DESA DURJO KARANGPRING KECAMATAN SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER

Penulis

  • Irma Wardati
  • Dyah Nuning Erawati
  • Abdurrahman Salim

Abstrak

Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Durjo Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.  Mitra kegiatan pengabdian ini adalah petani kopi rakyat yang tergabung dalam kelompok tani Sumber Kembang yang diketuai oleh Bapak Kasim yang mempunyai total anggota 157 orang dengan usaha di bidang budidaya tanaman kopi. Agens hayati cendawan Bv sebagai insektisida hayati hama PBKo relatif aman, mudah dan murah tetapi belum diketahui  kegunaannya secara luas oleh masyarakat petani sehingga cocok diterapkan oleh mitra petani kopi rakyat di Desa Durjo Karangpring Kecamatan Sukorambi Jember. Produk agens hayati yang akan dikembangkan diharapkanakan membuka peluang wirausaha baru di bidang produk insektisida hayati hama PBKo yang berwawasan lingkungan. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, demplot aplikasi di lapang, pendampingan dan evaluasi. Luaran yang dihasilkan adalah produk agens hayati kemasan 100 gram, publikasi ilmiah, publikasi di media elektronik dan peningkatan pemahaman dan ketrampilan mitra dalam mengembangkan agens hayati untuk hama PBKo. Hasil yang telah dicapai melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah : 1) Petani mitra memperoleh tambahan wawasan, pengetahuan dan keterampilan terkait pemanfaatan dan perbanyakan cendawan B. bassiana sebagai agens hayati pengendali hama PBKo; 2) Petani mitra berpeluang untuk menjadi wirausaha baru dalam hal produksi biakan agens hayati cendawan B. bassiana; 3) Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat membuka peluang untuk dilanjutkan dalam bentuk kerjasama lainnya antara Masyarakat Kelompok Tani Kopi Rakyat “Sumber Kembang†di Desa Durjo Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember dengan Politeknik Negeri Jember.

 

Kata Kunci— agens hayati, Beauveria bassiana, hama PBKo

Referensi

Habibah, A.N. 2017. Latar Belakang Sejarah Kopi. repository.unpas.ac.id/30615/1/ BAB%20I.pdf [5 Mei 2019].

Anwar, J.M. 2018. Perkembangan Kopi di Indonesia dan Dunia. repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/22420/7.%20BAB%20III.pdf?sequence=7&isAllowed=y [5 Mei 2019].

Dinas Perkebunan Jawa Timur. 2015. Profil Perkebunan Durjo Kabupaten Jember. www.disbun.jatimprov.go.id/dbdata/dwnlad/ stakeholder/jember/PBS%20JEMBER-Durjo.pdf [7 Mei 2019].

Trisnadi, R.K. 2018. Hama Penggerek Buah (Hypothenemus hampei) merupakan Hama Penting Penyebab Petani Merugi. dkpp.probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2018/03/Hama-Hypothenemus-hampei.pdf [7 Mei 2019]

Saintif. 2018. Beauveria bassiana Fungi Penjerat Serangga yang Ampuh. https://saintif.com/penjerat-serangga/ [9 Mei 2019].

Widayat, W. dan D.J. Rayati. 1993. Hasil Penelitian Jamur Entomopatogenik Lokal dan Prospek Penggunaannya Sebagai Insektisida Hayati. Makalah Simposium Patologi Serangga. PEI Cabang Yogyakarta.Yogyakarta. 13 p.

##submission.downloads##

Diterbitkan

11-12-2019