RANCANG BANGUN ALAT PENGERING MEDIA PADA PEMBUATAN PUPUK GRANUL ORGANIK MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL)

Authors

  • Edi Sucipto
  • Mulyadi Nyoto
  • joko hendariyono

Abstract

Penelitian dilakukan sebagai kelanjutan dari Bagan Road Map penelitian sebelumnya, yaitu  rancang bangun alat Disck Granulator skala laboratorium  pembuatan pupuk granul organik Mikro Organisme Lokal (MOL). Alat pengering media pada pembuatan pupuk granul  organik Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah peralatan yang digunakan dalam kegiatan proses pengeringan pada pembuatan pupuk organik dari hasil granulasi menggunakan alat Disk Granulator.Penelitian dilakukan dengan tujuan: (1) Merancang bangun alat pengering media pada pembuatan pupuk granul  organik Mikro Organisme Lokal; (2) Menyusun (SOP) pengoperasian alat pengering media pada pembuatan pupuk granul  organik Mikro Organisme Lokal; dan (3) Membandingkan kapasitas dan waktu alat pengering media pada pembuatan pupuk granul  organik Mikro Organisme Lokal. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Tanah pada bulan Juli-Desember 2019 dengan sumber dana PNBP Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian menggunakan metode pembandingan kapasitas dan lama waktu pemanasan setelah dilakukan perakitan desaint rancang bangun alat dan penyusunan SOP pengoperasian alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas alat sebanyak 50 kg dengan lama waktu 4 jam pada temparatur 1050C dapat menurunkan kadar air hingga 14 persen diharapkan dapat direkomendasikan sebagai Alat pengering media pada kegiatan praktikum Mahasiswa Politeknik Negeri Jember, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Kata kunci:  alat, pengering granul, rancang bangun, mol,  pupuk organik.

References

Hariatik 2014. Perbandingan unsur NPK pada pupuk organik kotoran sapi dan kotoran ayam dengan pembiakan Mikro Organisme Lokal (MOL). (Tesis). Program Studi Pendidikan Sains, Program Pasca Sarjana. Universitas Sebelas Maret Surakarta.(ID): Surakarta.

Hartatik W, Husnain, dan Widowati LR. 2015. Peranan Pupuk Organik dalam Peningkatan Produktivitas Tanah dan Tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan. 9(2):107-120.

Maksudi, Wigati S. dan Wiyanto E. 2015. Produksi pupuk organik padat dan cair dari sludge biogas dan bio-urin. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. 30(1):73-79.

Nicolas T, Broerie P dan Supardi M. 2016. Rekayasa alat pengering jagung sistem rotary. Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado. Jurnal Teknologi Industri. 8(2):107-116.

Roidah SI. 2013. Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO.1(1):32-41

Sucipto E dan Hendaryono J. 2018. Rancang bangun alat disck granulator skala laboratorium pembuatan pupuk granul organik mikro organisme lokal (MOL). Politeknik Negeri Jember.

Tri Wahyudi1 T, Junaidi. 2015. Rancang Bangun Alat Pengering Jagung Untuk Kelompok Tani Desa Kuala Dua. Jurnal ELKHA. 7(2):40-43.

Wahyono S, Sahwan FL dan Suryanto F. 2011. Membuat Pupuk Organik Granul dari Aneka Limbah. Jakarta.(ID): Agro Media Pustaka.

Warji, Budianto L dan Hardika G. 2013. Rancang bangun dan uji kinerja mesin granulator beras jagung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung. 2(2): 67-76.

Yance M. 2010. Uji Kinerja Mesin Pembuat Butiran Beras Imitasi Instan. (Skripsi). Fakultas Pertanian. Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung.(ID): Bandar Lampung.

Published

11-12-2019