Peningkatan Literasi Jaminan Kesehatan Nasional Sebagai Social Health Insurance pada Siswa SMA di Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v10i3.6362Keywords:
JKN literacy, social health insurance, peer-to-peer, role playAbstract
Literasi tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kalangan remaja, khususnya siswa SMA, masih tergolong rendah. Pemahaman terhadap sistem jaminan kesehatan sejak dini penting untuk mendorong kesadaran dan kepesertaan aktif di masa mendatang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa SMA mengenai JKN dan konsep asuransi kesehatan sosial melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi edukasi menggunakan booklet, simulasi role play dengan tiga skenario kepesertaan JKN, serta pembuatan video pendek oleh siswa terpilih sebagai JKN Student Ambassadors. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 7 Semarang dengan total peserta 104 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan setelah intervensi edukasi. pendekatan edukasi yang interaktif dan kontekstual dapat secara efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap sistem jaminan kesehatan sosial serta membentuk karakter sebagai agen literasi di lingkungan sekitarnya.
Downloads
References
[1] Presiden Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. 2004.
[2] C. R. A. Saputro and F. Fathiyah, “Universal Health Coverage: Internalisasi Norma di Indonesia,” Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional (JJKN), vol. 2, no. 2, pp. 204–216, Dec. 2022, doi: 10.53756/jjkn.v2i2.108.
[3] M. H. Jamal, A. F. Abdul Aziz, A. N. Aizuddin, and S. M. Aljunid, “Successes and obstacles in implementing social health insurance in developing and middle-income countries: A scoping review of 5-year recent literatures,” Front Public Health, vol. 10, Oct. 2022, doi: 10.3389/fpubh.2022.918188.
[4] M. W. Dewi and D. Sulistyani, “Perbandingan Premi Asuransi Kesehatan Peserta BPJS Badan Usaha dengan Asuransi Kesehatan Swasta,” Jurnal Akuntansi dan Pajak, vol. 16, no. 01, Feb. 2017, [Online]. Available: https://www.jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jap/article/view/20
[5] H. Thabrany, Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014.
[6] Pemerintah Pusat Indonesia, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Indonesia, 2024.
[7] S. L. Tsuroyya and C. Maharani, “Systematic Literature Review: Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta PBPU dalam Membayar Iuran JKN,” Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, vol. 12, no. 4, p. 193, Dec. 2023, doi: 10.22146/jkki.87944.
[8] S. K. Naha, R. W. Sirait, and Y. Kenjam, “Factors Related to Compliance in Paying Contribution Among National Health Insurance Mandiri Members in Oesapa Village, Kupang City,” Media Kesehatan Masyarakat, vol. 4, no. 3, pp. 378–386, 2022.
[9] N. Thi Thuy Nga, G. FitzGerald, and M. P. Dunne, “Family-Based Social Health Insurance for Informal Workers in Vietnam: Willingness to Pay and Its Determinants,” Asia Pacific Journal of Public Health, vol. 30, no. 6, pp. 512–520, Sep. 2018, doi: 10.1177/1010539518799785.
[10] H. Ishikawa, M. Kato, and T. Kiuchi, “Declines in health literacy and health-related quality of life during the COVID-19 pandemic: a longitudinal study of the Japanese general population,” BMC Public Health, vol. 21, no. 1, p. 2180, Dec. 2021, doi: 10.1186/s12889-021-12092-x.
[11] P. Hadi Pratama et al., “Pemahaman Masyarakat Pedesaan Terhadap Manfaat Asuransi Kesehatan di Indonesia: Literature Review,” PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 7, no. 1, 2023.
[12] C. P. Amadea and B. B. Rahardjo, “Pemanfaatan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Puskesmas,” Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, vol. 2, no. 1, pp. 7–18, Mar. 2022, doi: 10.15294/ijphn.v2i1.51551.
[13] M. Y. Sitohang and M. W. Ghani, “The Urgency of Health Insurance Literacy for Indonesian People: Between Smoking and Paying JKN Premium,” Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, vol. 5, no. 3, pp. 101–112, Dec. 2022, doi: 10.14710/jphtcr.v5i3.13746.
[14] A. T. Purnamasari, R. Safitri, and H. D. Ningrum, “Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Polehan Kecamatan Blimbing Kota Malang,” Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR), vol. 1, no. 1, Mar. 2024.
[15] R. Ovany, H. Hermanto, and T. Suprianto, “Hubungan Pengetahuan Dengan Motivasi Menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Puskesmas Panarung,” Jurnal Surya Medika, vol. 6, no. 1, pp. 138–142, Aug. 2020, doi: 10.33084/jsm.v6i1.1628.
[16] Victor E D Palapessy and Rini Susanti, “Empowering Siswa SMA Menjadi Agen Perubahan dalam Promosi Pelayanan Kesehatan Digital,” Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 3, no. 4, pp. 140–148, Nov. 2024, doi: 10.58192/karunia.v3i4.2687.
[17] Tribun Jawa Barat, “Tingkatkan Literasi Siswa Akan Jaminan Sosial, BPJS Kesehatan Lakukan Workshop ke Sekolah-Sekolah,” Jabar Tribunnews, Jakarta, 2024.
[18] Tribun Jawa Tengah, “BPJS Kesehatan Semarang Gencarkan Program JKN di Sekolah-sekolah,” Tribun Jateng News, 2024.
[19] A. H. Elhilu, M. El-Setouhy, A. S. Mobarki, M. M. Abualgasem, and M. A. Ahmed, “Peer Role-Play Simulation: A Valuable Alternative to Bedside Teaching During the COVID-19 Pandemic,” Adv Med Educ Pract, vol. Volume 14, pp. 257–264, Mar. 2023, doi: 10.2147/AMEP.S399531.
[20] S. Dodd et al., “School-based peer education interventions to improve health: a global systematic review of effectiveness,” BMC Public Health, vol. 22, no. 1, p. 2247, Dec. 2022, doi: 10.1186/s12889-022-14688-3.
[21] F. A. Okanlawon and M. C. Asuzu, “Effect of peer education intervention on secondary school adolescents’ reproductive health knowledge in Saki, Nigeria.,” Afr J Med Med Sci, vol. 40, no. 4, pp. 353–60, Dec. 2011.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Chatila Maharani, Intan Zainafree, Adi Nur Cahyono, Bambang Wahyono, Lely Tri Pangesti, Nadia Syukria, Emilia Van Den , Azzahra Nur Azizah, Ella Alsriansyah, Akhmal Raziq Kharazi, Ari Praneza Ahmad, Earlene Nadhira Dewanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of articles published on J-Dinamika is held by the author (Copyright by Authors) under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). So that the author who will publish the manuscript at J-Dinamika does not need a copyright transfer agreement that must be submitted to the editorial.


