ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP RUMAH SAKIT PUSAT PERTAMINA
DOI:
https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i2.2013Abstrak
Proses penyelenggaraan rekam medis melalui beberapa rangkaian kegiatan diantaranya ialah pendaftaran, pengolahan data rekam medis, audit isi rekam medis, pengarsipan dan penyajian informasi. Salah satu faktor yang mendukung dalam kegiatan pengolahan berkas rekam medis yaitu pengembalian berkas rekam medis pasien yang telah selesai mendapat pelayanan kesehatan dari unit rawat inap. Terdapat keterlambatan pengembalian sebesar 323 berkas dari 1276 berkas di RS Pusat Pertamina. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Pusat Pertamina dengan teori perilaku yang terdiri dari predisposing factor, enabling factor, dan reinforcing factor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah perawat, petugas distributor dan petugas monitoring file pulang rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi diri dari petugas pengisi rekam medis baik dokter maupun perawat dan motivasi diri dari petugas distributor yang kurang dapat menjadi penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis pasien rawat inap, jumlah petugas distributor yang kurang dan jarak ruang rawat inap dengan ruang rekam medis yang cukup jauh dapat menyebabkan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis pasien rawat inap, Sikap dan perilaku petugas monitoring file pulang rawat yang tidak meminta berkas rekam medis yang belum kembali untuk segera dikembalikan dapat menyebabkan keterlambatan pengembalian. Solusi yang didapat dari permasalahan yaitu meningkatkan motivasi diri dengan meningkatkan kesadaran akan tanggungjawab dalam melakukan pekerjaan, serta melakukan perhitungan ulang untuk petugas distributorReferensi
Aufa, Badra Al. 2018. Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Ketidaktepatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS X Bogor. Jurnal Vokasi Indonesia, Vol.6, No.2
Budi, Savitri C. 2011. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Yogyakarta: Quantum Sinergis Media
Farlinda, Sustin., R. Nurul, dan S. A. Rahmadani. 2017. Pembuatan Aplikasi Filling Rekam Medis Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 1
Hikmah, Faiqatul., R. A. Wijayanti1, dan M. J. C. Laksono. 2017. Desain Formulir Asesmen Nyeri dalam Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Daerah Balung Jember Tahun 2016. Jurnal Kesehatan
Mudiono, D. R. P, dan M.C. Roziqin. 2019. Evaluasi Penerapan SIMRS Ditinjau dari Aspek Kualitas Informasi, Penggunaan Sistem dan Organisasi di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Jurnal Kesehatan, Vol. 7 No. 3
Noviatun, Upin. 2016. Tinjauan Ketepatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Bathesda Yogyakarta Periode Bulan Januari sampai Bulan Maret 2016. Skripsi. Stikes Bhakti Husada Mulia
Putriana, Nila., S. Nurchayati, dan S. Utami. 2015. Hubungan Motivasi Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan Pemberian Obat Oral. JOM Vol 2 No 1
Rachmani, Enny. 2010. Analisis Keterlambatan Penyerahan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Polri dan TNI Semarang. JURNAL VISIKES, Vol. 9, No. 2
Rakhmaningrum, Kanthi dan B. Nudji. 2016. Hubungan Motivasi Kerja Terhadap Kepatuhan dalam Pengembalian Berkas Rekam Medis do Seksi Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo. Jurnal Manajemen Kesehatna STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo, Vol.2 No.2
Widjaya, L. 2014. Modul 2B Sistem Rekam Medisdan Manajemen Informasi Kesehatan tentang Pengarsipan Rekam Medis. Jakarta.
Winarti, Stefanu S. 2013. Analisis Kelengkapan Pengisian dan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, Volume 1 Nomor 4



