EVALUASI KETIDAKTEPATAN PEMBERIAN KODE REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RS PHC SURABAYA

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i2.2176

Abstrak

Kodefikasi merupakan kegiatan merubah diagnosis menjadi kode yang terdiri dari huruf dan angka. Ketidaktepatan pemberian kode dapat menghambat proses klaim asuransi dan menurunkan kualitas mutu rekam medis. Hasil studi pendahuluan menunjukan persentase jumlah ketidaktepatan pemberian kode diagnosis yaitu 4 dokumen dari total 10 dokumen rekam medis rawat jalan di RS PHC Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan pemberian kode berkas rekam medis rawat jalan di RS PHC Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan kulitatif. Sample penelitian sebanyak 44 berkas rekam medis rawat jalan bulan januari tahun 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketidaktepan kode pada berkas rekam medis rawat jalan sebesar 13 (29,5%) kode yang tidak tepat dan 21 (70,5%) kode yang tepat. Penyebab ketidaktepatannya yaitu kesalahan dalam pemberian kode suspect sebesar 15,4%, kesalahan pemberian kode kontrol dan terapi sebesar 61,5% dan kesalahan dalam pemberian karakter ke empat dalam kasus diabetes mellitus sebesar 23,1%. Faktor yang menyebabkan ketidaktepatan dalam pemberian kode pada rekam medis rawat jalan yaitu petugas kurang teliti dalam melakukan review rekam medis serta kesalahan dalam menentukan kasus lama dan kasus baru. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu melakukan audit koding rutin, perbaikan SOP, sosialisasi tata cara pengkodean yang benar, membuat catatan kode yangs ering digunakan serta memberikan reward dan punishment.

Referensi

Hatta, Gemala R. 2011. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hamid. 2013. Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosi Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Kasus Obstetri Gynecology Pasien Rawat Inap Di RSUD. Dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Retrieved from http://eprint.ums.ac.id

Karimah, R.N, Setiawan, D, Nurmalia, P.S. 2016. Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Gastroenteritis Acute Berdasarkan Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit Balung Jember. Journal of Agromedicine and Medical Sciences: Vol. 2 No. 2. Retrieved from http://jurnal.unej.ac.id/index.php/JAMS/article/download/2775/2236

Kemenkes, RI. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 269/MENKES/PER/III/2008 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Republik Indonesia.

Kemenkes, RI. 2017. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 377/Menkes/SK/III/2017 tentang Standar Profesi Perekam Medis. Jakarta: Republik Indonesia.

Puspitasari, N dan Kusumawati, D.R. 2017. Evaluasi Tingkat Ketidaktepatan Pemberian Kode Diagnosis Dan Faktor Penyebab Di Rumah Sakit X Jawa Timur. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo: Volume 3, No. 1. Retrieved from http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/download/77/75

Unduhan

Diterbitkan

2021-03-23

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

EVALUASI KETIDAKTEPATAN PEMBERIAN KODE REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RS PHC SURABAYA. (2021). J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 2(2), 271-278. https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i2.2176

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>