Evaluasi Program Posyandu TFC (Theurapetic Feeding Center) sebagai Upaya Penanganan Balita Gizi Buruk di Puskesmas Bumijawa Kabupaten Tegal

Penulis

  • Nora Rahmanindar Politeknik Harapan Bersama
  • Nilatul Izah Politeknik Harapan Bersama
  • Juhrotun Nisa Politeknik Harapan Bersama

Abstrak

Salah satu indikator kesehatan pencapaian dalam MDG’s adalah status gizi balita, ibu yang kurang gizi saat hamil atau anaknya mengalami kekurangan gizi pada usia 2 tahun pertama, pertumbuhan serta perkembangan fisik dan mentalnya akan lambat. TFC merupakan tempat pemberian makanan tambahan disertai dengan terapi diet dan medis pada anak penderita gizi buruk yang bertujuan menurunkan angka kematian balita. Perawatan di TFC dilakukan beberapa aspek yaitu aspek medis, nutrisi dan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui bagaimana evaluasi program posyandu TFC dalam penanganan balita gizi buruk di Puskesmas Bumijawa dan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan posyandu TFC di Puskesmas Bumijawa. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara yang mendalam sesuai dengan pedoman wawancara. Jumlah responden pada penelitian ini 8 orang yang terdiri dari 2 informan kunci dokter penanggungjawab dan coordinator gizi, 4 informan utama yaitu 2 orang petugas kesehatan bidan dan petugas gizi, 2 orang kader posyandu TFC, serta 2 informan triangulasi ibu yang membawa anak balita gizi buruk ke posyandu TFC. Hasil Penelitian menunjukan bahwa komponen input dalam pelaksanaan posyandu TFC di Puskesmas Bumijawa terdiri dari tenaga, dana, sarana dan prasarana, standar operasional prosedur dan tugas pokok fungsi sudah maksimal dilaksanakan dengan baik serta ada pembagian tugas masing-masing tim. komponen proses, bahwa perencanaan di Posyandu TFC Puskesmas Bumijawa sudah baik, komponen output dalam pelaksanaan posyandu TFC di Puskesmas Bumijawa sudah maksimal karena melibatkan Dinas Kesehatan dan petugas gizi, bidan, dokter, lintas sektor dan lintas program, sudah melibatkan seluruh petugas yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan gizi buruk yang ada di posyandu TFC.

Referensi

. Adriwasti Masro, dkk. Implementasi penanggulangan gizi buruk di wilayah kerja puskesmas sungai limau kabupaten padang pariaman. Jurnal kesehatan masyarakat, september 2013-maret 2014, vol 8 n0.1

. Desi Nurfatimah. Pengaruh TFC terhadap perubahan status gizi (BB/U dan TB/U) balita gizi kurang di Kabupaten Sukoharjo. Media Publikasi Penelitian, 2017, volum 15, no.1

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011.Pedoman Pelayanan Anak Gizi Buruk. Jakarta: Bumi Aksara.

. Krisnansari. Nutrisi dan Gizi buruk. Mandala of Health. Volum 4 nomor 1. Januari 2010

. Luluk Ria Rakhma, 2017. Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu balita pada program Therapeutic Feeding Centre (TFC) Di Sukoharjo Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 8 nomor 2 (2017) 66-72.

. Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

. Nurul Maulina. 2012. Interaksi Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Implementasi Program Penangulangan Gizi Buruk Di Kota Surabaya : Kajian Biopolitik. Jurnal politik muda, vol 2. No 1 hal 147-157

. Purnama, 2015. Evaluasi Program Perbaikan Gizi masyarakat pada dinas kesehatan di Kabupaten Bulungan. Tesis Universitas terbuka

. Ratih Sulistyoningsih, 2012. Evaluasi program pemberian makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Lokal terhadap perbaikan status gizi balita kecamatan pontianak timur tahun 2012.

. Satori, Djam’an dan Aan Komariah, 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung :Alfabeta.

. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

. Sukardi. 2011. Metodologi Penelitian

. Supariasa, dkk. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Kedokteran: ECG, 2002

. Tuti Hadiyanti, dkk. Faktor yang mempengaruhi pemulihan gizi buruk pada balita di Therapeutic Feeding Centre (TFC) Puskesmas Losari Kabupaten. Unimus

##submission.downloads##

Diterbitkan

18-12-2019