IBM KELOMPOK TANI KOPI RAKYAT

Mochamat Bintoro, Yuslaili Ningsih

Abstrak


Luasan tanaman kopi tua dan rusak di Kabupaten Probolinggo seluas 660,93 ha dimana 420,97 ha (63,70%) terdapat di Kecamatan Tiris, meskipun demikian produktivitasnya petani kopi di Kecamatan Tiris mempunyai produktifitas tertinggi yaitu 11,52 kuintal/ha bila dibandingkan dengan kecamatan lainnya yang sebesar 7,11 sampai 8,01 kuintal/ha. Hal ini dikarenakan lokasi pertanaman > 500 m dpal dan kesuburan daerah sangat mendukung. Kelompok tani kopi rakyat “Temporan Jaya” dan “Sumber Rizki” terletak di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo dengan luasan dan jumlah anggota berturut-turut 37 orang dan 31 ha serta 53 orang dan 70,93 ha yang kedua didirikan pada tahun 1992 dan 1995, sehingga umur tanaman kopi rakyat di kedua kelompok ini lebih dari 20 tahun. Menurut Ucu Sumirat (tth) dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka), usia ideal tanaman kopi produktif adalah 5 hingga 20 tahun. Tanaman kopi tua menyebabkan produktifitasnya turun hingga mencapai 30%. Berdasarkan kondisi di atas, kedua mitra IbM ini bersedia dan berkeinginan kuat melaksanakan program peremajaan di atas lahan perkebunan kopi dengan menggunakan bibit kopi sertifikasi dari ICCRI. Beberapa bibit yang direkomendasikan adalah: Kopi Robusta Klon SA 436, Kopi Robusta Klon BP 939, Kopi Robusta Klon BP 534, Kopi Robusta Klon BP 936, Kopi Robusta Klon SA 203, dan BP 42 yang mempunyai produktivitas tinggi dan tahan penyakit nematoda. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pengadaan bibit kopi yang mempunyai produktivitas tinggi (BP 42) dan pelatihan yang meliputi pembuatan lubang tanam, penanaman, dan teknik perbanyakan tanaman kopi. Adapun luaran dan hasil yang telah dicapai adalah tumbuhnya gairah petani kopi, bibit kopi robusta BP 32, dan lubang tanam yang siap ditanami pada awal musim hujan tahun ini.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BPS, 2012. Jember dalam Angka. Badan Pusat Statistik. Kabupaten Jember.

Hulupi, dan Mawardi, 1999. Komposisi Klon-klon Kopi Robusta yang Sesuai untuk Kondisi Iklim Basah. Proseding lokakarya dan ekspose teknologi perkebunan. Palembang (II): 169 – 180.

Mawardi, S. 1986. Memilih klon-klon unggul kopi yang sesuai untuk daerah tertentu. Warta Pusat Penelitian Perkebunan Jember. No. 3- 48 hal.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 2003. Klon-Klon Unggul Kopi Robusta dan Beberapa Pilihan Komposisi Klon Berdasarkan Kondisi Lingkungan. No Seri 02.022.2-303.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 2008. Perbanyakan Klonal Kopi. No Seri 02.004.05.

Puslitkoka. 2006. Pedoman Teknis Tanaman Kopi. 96 hal. Jember.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


J-DINAMIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit pertama kali bulan Juni 2016, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Redaksi J-DINAMIKA mengundang para penulis untuk mengirimkan jurnal hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan. Pendapat yang dimuat pada jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat redaksi.