PROGRAM DOKTOR MENGABDI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS MANGROVE DI DESA BANYUURIP KECAMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK JAWATIMUR

Authors

  • Muhammad Arif Rahman Universitas Brawijaya Malang
  • Defri Yona Universitas Brawijaya Malang
  • Nurin Hidayati Universitas Brawijaya Malang
  • Syarifah Hikmah Julinda Sari Universitas Brawijaya Malang
  • Iis Nur Rodliyah Universitas Brawijaya Malang

DOI:

https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i2.1109

Abstract

Sejak tahun 2013, Pemerintah Desa Banyuurip bersama dengan Kelompok Pelestari Mangrove dan Lingkungan Banyuurip mendirikan Kawasan Ekowisata dan Konservasi Mangrove yang dikenal dengan nama Banyuurip Mangrove Center (BMC). Selain sebagai tempat pembibitan dan pelestarian mangrove, kawasan ekowisata yang mulai dibuka pada tahun 2015 ini memiliki berbagai jenis mangrove dengan jenis yang mendominasi adalah Avicennia sp. dan Rhizophora. Saat buah mangrove melimpah, penduduk sekitar BMC kadang memanfaatkannya sebagai olahan seperti sirup dan jenang untuk dikonsumsi sendiri. Berangkat dari permasalahan ini, Program Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya Tahun 2018 dilakukan untuk membantu para pengelola ekowisata mangrove dalam memanfaatkan dan mengelola produk-produk mangrove untuk mengembangkan ekowisata mangrove yang telah berjalan. Kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan pengolahan produk mangrove oleh praktisi dari Lamongan yang telah sukses mengolah kopi mangrove serta tim dari KeSEMaT, Semarang yang telah memiliki banyak desa binaan dengan berbagai macam produk seperti stik mangrove, krupuk mangrove, cendol mangrove serta batik mangrove. Dengan adanya pemanfaatan dan pengelolaan produk mangrove, maka BMC diharapkan dapat menjadi satu paket tempat wisata yang lengkap, yakni wisata alam, wisata pendidikan, dan juga wisata ekonomi.

Kata kunci: BMC, Mangrove Jawa Timur, Produk Mangrove

Downloads

Download data is not yet available.

References

A’in, C., Suryanti, dan Sulardiono, B. 2017. Kandungan Gizi pada Produk Olahan Mangrove (KruMang, BoMang, dan SiMang) Produksi Kelompok Tani “Ngudi Makaryoâ€. Jurnal INFO. 19 (1). 24-33

Baderan, D.W.K., Hamidun, M.S., Lamangandjo, C., dan Retnowati, Y. 2015. Diversifikasi Produk Olahan Buah Mangrove Sebagai Sumber Pangan Alternatif Masyarakat Pesisir Toroseaje Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversity Indonesia. Gorontalo

Herwanti, S. 2015. Kajian Pengembangan Usaha Sirup Mangrove di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Hutan Tropis. 4 (1). 35-40

Noor, Y.R., Khazali, M., dan Suryadiputra, I.N.N. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetlands International Indonesia Programme. Bogor

Sabana, C. 2014. Kajian Pengembangan Produk Makanan Olahan Mangrove. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 14 (1). 40-46

Sahil, J., dan Soamole, I. 2013. Pemanfaatan Buah Mangrove Sebagai Sumber Makanan Alternatif di Halmahera Barat, Maluku Utara. Biogenesis. 1 (2). 91-96

Subekti, S. 2012. Pengelolaan Mangrove Sebagai Salah Satu Keanekaragaman Bahan Pangan. Prosiding SNST ke-3. Semarang

Yona, D., Hidayati, N., Sari, S.H.J., Amar, I.N., dan Sesanty, K.W. 2018. Teknik Pembibitan dan Penanaman Mangrove di Banyuurip Mangrove Center Desa Banyuurip Kecamatan Ujungangkah Kabupaten Gresik. J-Dinamika. 3 (1). 67-70

Published

2019-12-30

How to Cite

[1]
M. A. Rahman, D. Yona, N. Hidayati, S. H. J. Sari, and I. N. Rodliyah, “PROGRAM DOKTOR MENGABDI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS MANGROVE DI DESA BANYUURIP KECAMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK JAWATIMUR”, j-dinamika, vol. 4, no. 2, Dec. 2019.

Issue

Section

Article