Efisiensi Pengelolaan Tempat Tidur Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Jhonson di RS X Lampung
DOI:
https://doi.org/10.25047/j-remi.v6i4.5908Kata Kunci:
Barber Johnson, BTO, AvLOS, TOI, BORAbstrak
Ketidakseimbangan pemanfaatan tempat tidur di beberapa unit rawat inap Rumah Sakit X menimbulkan tantangan dalam efisiensi layanan, seperti waktu tunggu yang panjang dan peningkatan risiko infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi pengelolaan tempat tidur di Rumah Sakit X tahun 2024 menggunakan metode Grafik Barber Johnson. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan sensus harian rawat inap. Indikator yang dianalisis meliputi Bed Occupancy Rate (BOR), Average Length of Stay (AvLOS), Turn Over Interval (TOI), dan Bed Turn Over (BTO). Hasil menunjukkan BOR sebesar 75,91%, AvLOS sebesar 2,91 hari, TOI sebesar 0,92 hari, dan BTO sebesar 95,56 kali per tahun. Berdasarkan Grafik Barber Johnson, hanya BOR dan BTO yang memenuhi standar efisiensi, sedangkan AvLOS dan TOI berada di bawah standar. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat keterisian dan frekuensi pemakaian tempat tidur sudah optimal, durasi rawat inap yang terlalu singkat dan waktu kosong tempat tidur yang terlalu cepat perlu dievaluasi ulang. Penelitian ini memberikan masukan bagi manajemen rumah sakit dalam merancang kebijakan optimalisasi layanan rawat inap secara berkelanjutan.
Referensi
[1] Z. Fitriani, F. A. Susanti, and H. Hardiana, “Efisiensi Pengelolaan Tempat Tidur Instalasi Rawat Inap Menggunakan Grafik Barber Johnson Di Rumah Sakit X Tahun 2023,” JMIAK J. Manaj. Inf. dan Adm. Kesehat., vol. 7, no. 1, pp. 10–17, 2024, doi: https://doi.org/10.32585/jmiak.v7i1.5058.
[2] Sabran, M. Kurniawan, and S. D. Setiadi, “Analisis Kebutuhan Tempat Tidur Di Bangsal Merak RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun 2022-2024,” J. Rekam Med. Manaj. Inf. Kesehat., vol. 1, no. 1, pp. 64–72, Apr. 2022, doi: 10.47134/rmik.v1i1.19.
[3] K. M. Wirajaya, M. K. P. Resmiani, and P. I. Farmani, “Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur pada Ruang Rawat Inap Isolasi COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Udayana,” J. Manaj. Kesehat. Yayasan RS.Dr. Soetomo, vol. 10, no. 1, pp. 1–16, Apr. 2024, doi: 10.29241/jmk.v10i1.1784.
[4] N. Isnaini, A. D. Fitriani, Nuraini, Sudiro, and I. Anggraini, “Penilaian Turn Over Interval (TOI) Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit,” J. Promot. Prev., vol. 7, no. 3, pp. 494–503, 2024, doi: https://doi.org/10.47650/jpp.v7i3.1298.
[5] L. M. Sari, D. Nasrulloh, N. I. Fadhlika Q, and M. R. Fahlepi, “Tinjauan Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Berdasarkan Indikator (BOR, AVLOS, TOI, BTO) Bangsal Kelas III,” Babul Ilmi J. Ilm. Multi Sci. Kesehat., vol. 15, no. 2, pp. 25–35, Jun. 2023, doi: 10.36729/bi.v15i2.1131.
[6] J.-N. Kim and I.-H. Oh, “Optimizing Hospital Bed Capacity and Resource Allocation Using Inflow and Outflow Indices for Effective Healthcare Management,” Inq. J. Heal. Care Organ. Provision, Financ., vol. 61, pp. 1–15, Jan. 2024, doi: 10.1177/00469580241304244.
[7] L. Bosque-Mercader and L. Siciliani, “The association between bed occupancy rates and hospital quality in the English National Health Service,” Eur. J. Heal. Econ., vol. 24, no. 2, pp. 209–236, Mar. 2023, doi: 10.1007/s10198-022-01464-8.
[8] F. Castagna et al., “Hospital bed occupancy rate is an independent risk factor for COVID-19 inpatient mortality: a pandemic epicentre cohort study,” BMJ Open, vol. 12, no. 2, pp. 1–8, Feb. 2022, doi: 10.1136/bmjopen-2021-058171.
[9] T. Pamungkas, Purwadhi, and N. Handayani, “Upaya Peningkatan Bed Occupancy Rate Pelayanan Rawat Inap dengan Quantitative Strategic Planning Matrix,” ManBiz J. Manag. Bus., vol. 4, no. 1, pp. 18–40, Jan. 2025, doi: 10.47467/manbiz.v4i1.5837.
[10] A. Nusantari and B. Hartono, “Analisis Faktor Determinan Efisiensi Nilai Bed Occupancy Ratio (BOR) dengan Fishbone Analysis,” Muhammadiyah Public Heal. J., vol. 1, no. 2, pp. 89–100, 2021.
[11] I. D. Putri and A. Fauzi, “Analisis Pengaruh Tingkat Hunian Pasien (BOR), Anggaran Biaya Operasional Dan Rasio Aktivitas Terhadap Kinerja Keuangan Berdasarkan Kemampuan Pendapatan PNBP Menutupi Biaya Operasional Badan Layanan Umum(BLU) Rumah Sakit Provinsi DKI Jakarta,” J. Ilm. Wahana Akunt., vol. 12, no. 1, pp. 43–63, 2017, doi: doi.org/1021009/wahana-akuntansi/12.1.04.
[12] B. Rajamaki, M. Koponen, S. Hartikainen, and A.-M. Tolppanen, “Length of hospital stay after hip fracture and readmission rates of persons with and without Alzheimer’s disease: a matched cohort study,” BMC Geriatr., vol. 20, no. 1, pp. 1–10, Dec. 2020, doi: 10.1186/s12877-020-01609-5.
[13] C. E. Aubert et al., “Association of patterns of multimorbidity with length of stay,” Medicine (Baltimore)., vol. 99, no. 34, pp. 1–7, Aug. 2020, doi: 10.1097/MD.0000000000021650.
[14] J. B. Cunningham, W. G. Kernohan, and T. Rush, “Bed occupancy, turnover intervals and MRSA rates in English hospitals,” Br. J. Nurs., vol. 15, no. 12, pp. 656–660, Jun. 2006, doi: 10.12968/bjon.2006.15.12.21398.
[15] N. Heltiani and E. D. Lestari, “Analisa Bed Trun Over (BTO) Di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu Periode 2019,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 9, no. 2, pp. 105–112, Oct. 2021, doi: 10.33560/jmiki.v9i2.312.
[16] Azlina, “Analisis Pelaporan Kematian Gross Death Rate (GDR) Dan Net Death Rate (NDR) Di Rumah Sakit X Tahun 2021,” J. ofHospital Manag. Heal. Sci., vol. 3, no. 2, pp. 36–40, 2022, doi: https://doi.org/10.55583/jhmhs.v3i2.505.
[17] A. Kristijono, N. T. Saputro, and A. N. Triutomo, Statistik Fasyankes. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Yogyakarta, 2021.
[18] I. G. A. N. P. Pradnyantara, R. Januansyah, H. N. Seha, and N. Faidah, “Transformasi Efisiensi Pelayanan Rawat Inap: Analisis Multi-Dimensi Menggunakan Indikator Barber Johnson,” Bali Med. J., vol. 11, no. 1, pp. 17–30, Jul. 2024, doi: 10.36376/bmj.v11i1.390.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Etanaulia Marsim, Susilo Setiawan, Rizka Dwiyovita, Yessiana Luthfia Bahri, Mukhtidatul Latifah, Syifa Annisa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



