Perancangan dan Implementasi Sistem Deteksi Sumbatan Otomatis pada Greenhouse dengan Instalasi Aeroponik Berbasis Internet of Things (IoT) sebagai Penunjang Praktikum di Laboratorium Teknik Tata Air
DOI:
https://doi.org/10.25047/plp.v5i1.6556Keywords:
Aeroponik, Internet of Thing (IoT), ESP32Abstract
Metode pertanian kontemporer yang dikenal sebagai aeroponik memungkinkan tanaman tumbuh tanpa media tanah, dengan penyemprotan larutan nutrisi langsung ke akar. Salah satu masalah utama dengan aeroponik adalah kemungkinan terjadi sumbatan pada saluran distribusi nutrisi, yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan sistem deteksi sumbatan otomatis yang bergantung pada Internet of Things (IoT) pada fasilitas budidaya aeroponik. Sistem yang dikembangkan menggunakan sensor aliran dan tekanan untuk memantau aliran larutan nutrisi dalam waktu nyata. Mikrokontroler ESP32 mengirimkan data ke platform IoT seperti Blynk atau ThingsBoard. Jika ada sumbatan yang menyebabkan anomali aliran, pesan akan dikirim. Dalam penelitian ini, luaran yang ditargetkan adalah alat deteksi sumbatan yang digunakan untuk kebutuhan praktikum mahasiswa Keteknikan Pertanian. Berdasarkan temuan peneliti terdahulu, dapat disimpulkan bahwa penyumbatan nozzle terjadi karena sumbatan partikel. Partikel kecil nutrisi ab-mix menggumpal dan menumpuk di area nozzle, menyebabkan penyumbatan. Dengan sensor yang berbasis IoT yang menggunakan ESP32, android dapat menerima pemberitahuan dari jarak jauh. Jika terjadi sumbatan pada nozzle, akan ada pemberitahuan "Sumbat Nutrisi Kurang", dan jika tidak, akan ada pemberitahuan "Deras Nutrisi Cukup". Untuk tanaman selada, sistem penyumbatan nozzle dan kontrol jarak jauh berbasis IoT berfungsi dengan baik dan memberikan notifikasi 2,5 detik untuk setiap penyumbatan nozzle. Sensor pendeteksi penyumbatan nozzle memantau efektifitas nozzle secara real-time dengan akurasi 80% dan memastikan penggunaan air konstan dengan tekanan 0,2 bar. Sistem panen selada aeroponik dengan sensor penyumbatan nozzle meningkatkan hasil panen, dengan HS 28 dan bobot selada 100 gram hingga 200 gram per batang.
Downloads
References
Fadilah H, Ramadhan A. Sistem Monitoring Nutrisi pada Tanaman Aeroponik Menggunakan NodeMCU. Jurnal Ilmiah Elektrokomputika. 2021;9(1):33–40.
Fitriani Y, Wahyudi D. Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT dengan Peringatan Kerusakan Pompa. Jurnal Ilmiah Teknik dan Komputer. 2021;6(3):212–220.
L. Zhou, J. Xu, and W. Liu, “Optimization of Aeroponic Nutrient Spray Pressure for Lettuce Growth,” Agricultural Engineering International: CIGR Journal, vol. 24, no. 2, pp. 100–107, 2022.
Mulyadi T, Kurniawan D, Syahputra R. Monitoring Larutan Nutrisi Hidroponik Menggunakan ESP32 Berbasis IoT. Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Elektro. 2022;5(1):14–20.
Nguyen, T. T., Pham, H. L., & Tran, D. T. (2023). IoT-based aeroponic system for nutrient delivery optimization in smart agriculture. International Journal of Advanced Smart Systems and Applications, 5(1), 45–53.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 dimas sujono, Mirma Prameswari, Audina Uffila Dewi , Miftahul Huda, Hendro Agus, Rorintha Pecky Nindyawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
