Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit X

Authors

DOI:

https://doi.org/10.25047/j-remi.v7i1.5909

Keywords:

Delay, Medical Record Return, Inpatient Care, Medical Record, Hospital Management

Abstract

Delays in the return of inpatient medical records at Hospital X reached 25.01%, which is far below the required standard of 100% completion within 2×24 hours. This study aims to analyze the factors contributing to these delays using a qualitative approach. The main informants were medical record officers, and data were collected through interviews, observations, and documentation, with validity ensured through source and method triangulation. The findings show that predisposing factors include mismatched educational background, limited knowledge, and staff attitudes related to the completeness of signatures from attending physicians and nurses. Enabling factors involve the long distance between inpatient wards and the medical record unit, as well as the absence of elevator facilities for transporting records. Reinforcing factors include the lack of penalties for delayed returns and insufficient understanding of the physical form and standard operating procedures for medical record return. Improvement efforts include staff training, socialization of medical record completeness requirements, procurement of dedicated transport facilities for records, and regular revision and dissemination of standard operating procedures. The hospital is advised to strengthen monitoring, improve inter-unit coordination, provide efficient record transportation systems, and implement a reward and punishment mechanism to enhance the timeliness of inpatient medical record returns.

References

[1] Giyatno and M. Y. Rizkika, “Analisis Kuantitatif Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Inap dengan Diagnosa Fracture Femur di RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 5, no. 1, pp. 62–71, Feb. 2020, doi: 10.52943/jipiki.v5i1.349.

[2] F. Rakhmawati et al., “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap RSUD Bangil,” J. Rekam Medis Manaj. Infomasi Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 39–45, Jun. 2023, doi: 10.53416/jurmik.v3i1.136.

[3] F. R. Ikawati, A. Ansyori, and R. D. Prisusanti, “Tinjauan Literatur Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyediaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia,” J. Rekam Medis dan Inf. Kesehat. Indones., vol. 1, no. 1, pp. 32–36, 2021, doi: https://doi.org/10.62951/jurmiki.v1i1.5.

[4] Kunnati, R. Iryadi, A. Supriadi, and R. F. Rachman, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap RSUD Cideres,” J. Kesehat. Pertiwi, vol. 6, no. 1, pp. 17–22, 2024.

[5] R. S. Fadilla, P. Fannya, N. Yulia, and L. Widjaja, “Analisis Faktor Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit (Literature Review),” Vitalitas Medis J. Kesehat. dan Kedokt., vol. 1, no. 3, pp. 164–173, Jul. 2024, doi: 10.62383/vimed.v1i3.556.

[6] S. Nababan and N. Harepa, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pendistribusian Rekam Medis Ke Poliklinik Rawat Jalan di RSUD Doloksanggul,” J. Heal. Technol. Med., vol. 7, no. 1, pp. 549–561, 2021.

[7] Erlindai, “Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS Estomihi Medan Tahun 2019,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 4, no. 2, pp. 626–636, Dec. 2019, doi: 10.52943/jipiki.v4i2.86.

[8] M. E. Septiani and E. Roselina, “Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap: Capaian Standar Mutu dan Faktor Penyebab Keterlambatan,” J. Adm. Bisnis Terap., vol. 4, no. 2, pp. 92–97, Jun. 2022, doi: 10.7454/jabt.v4i2.1027.

[9] A. Dewi, I. N. Sulrieni, C. Rahmatiqa, and F. Yuniko, “Literature Review: Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis di Rumah Sakit,” Indones. Heal. Inf. Manag. J., vol. 9, no. 1, pp. 21–29, Jun. 2021, doi: 10.47007/inohim.v9i1.234.

[10] F. Erawantini, E. A. Agustina, N. Nuraini, and R. D. C. Dewi, “Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 10, no. 1, pp. 94–104, 2022.

[11] B. Al Aufa, “Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Ketidaktepatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS X Bogor,” J. Vokasi Indones., vol. 6, no. 2, pp. 41–46, Dec. 2018, doi: 10.7454/jvi.v6i2.124.

[12] A. R. Fadillah, N. Nuraini, F. Erawantini, and E. Rachmawati, “Analisis Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso,” J-REMI J. Rekam Med. dan Inf. Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 64–72, Dec. 2020, doi: 10.25047/j-remi.v2i1.2213.

[13] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013.

[14] M. Simatupang, A. Situmeang, and D. M. Tarihoran, Promosi Kesehatan. Lombok: Penerbit P4I, 2022.

[15] S. Sugiarsi, R. Z. Sholikhah, and E. Novitayanti, “Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap,” Indones. J. Heal. Inf. Manag., vol. 1, no. 2, pp. 1–4, Nov. 2021, doi: 10.54877/ijhim.v1i2.26.

[16] W. C. Rachmawati, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Malang: Wineka Media, 2019.

[17] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2008.

[18] K. S. Hallatu, F. Erawantini, A. Deharja, and I. Muflihatin, “Analisis Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit: Literatur Review,” J-REMI J. Rekam Med. dan Inf. Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 96–108, Dec. 2021, doi: 10.25047/j-remi.v3i1.2454.

[19] G. Alfiansyah et al., “Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit,” Jenggala J. Ris. Pengemb. dan Pelayanan Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 54–63, 2023.

[20] Z. Hasanah, L. Putri, and N. Heltiani, “Tinjauan Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Dari Ruang Rawat Inap Mawar Ke Bagian Assembling Di Rumah Sakit Bhayangkara,” J. Manaj. Inf. Kesehat., vol. 7, no. 2, pp. 76–87, 2022, doi: https://doi.org/10.51851/jmis.v7i2.343.

[21] D. S. Zahro, G. Alfiansyah, N. Nuraini, and A. Rahagiyanto, “Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Saki,” J. Penelit. Kesehat. “SUARA FORIKES,” vol. 13, no. 4, pp. 931–938, 2022.

[22] T. W. Sandika and U. M. F. Sari, “Tinjauan Pelaksanaan Pendistribusian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Khusus Paru Tahun 2018,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 3, no. 2, pp. 493–497, Dec. 2019, doi: 10.52943/jipiki.v3i2.68.

[23] H. Handoko, Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BPFE, 2012.

[24] I. Dzakirah, D. R. P. Mudiono, M. W. Santi, and E. Selviyanti, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember,” J-REMI J. Rekam Med. dan Inf. Kesehat., vol. 4, no. 3, pp. 148–156, Jun. 2023, doi: 10.25047/j-remi.v4i3.3804.

Downloads

Published

2025-12-26

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit X. (2025). J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 7(1), 73-82. https://doi.org/10.25047/j-remi.v7i1.5909

Similar Articles

101-110 of 274

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>