Edukasi Pembuatan Pupuk Polychar Plus Granule Sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan di Desa Seputih

Authors

  • Ni Nengah Putri Adnyani Politeknik Negeri Jember
  • Descha Giatri Cahyaningrum Politeknik Negeri Jember
  • Ramadhan Taufika Politeknik Negeri Jember
  • Dian Hartatie Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/sejagat.v3i1.7125

Keywords:

Biochar, Polychar Plus Granule, Pupuk organik, Pertanian Berkelanjutan, Desa Seputih

Abstract

Ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik masih menjadi salah satu permasalahan dalam penerapan pertanian berkelanjutan di Desa Seputih, Kabupaten Jember. Di sisi lain, limbah biomassa pertanian dan kotoran ternak yang tersedia di lingkungan masyarakat belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku pupuk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk Polychar Plus Granule sebagai solusi pemanfaatan limbah lokal dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan observasi, sosialisasi, pemaparan teori, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui praktik formulasi pupuk berbasis biochar, kompos kotoran hewan, pupuk anorganik, dan perekat alami menggunakan proses granulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah edukasi, ditunjukkan oleh meningkatnya kategori pengetahuan baik menjadi 71,43% dan peningkatan skor rata-rata pemahaman sebesar 87%. Peserta juga mampu memahami fungsi pupuk granul berbasis biochar sebagai pembenah tanah, penyedia hara, dan pupuk lepas lambat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pembuatan Polychar Plus Granule efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.

References

[1] M. Yusuf et al., “Edukasi pembuatan pupuk organik berbasis zero waste,” Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025.

[2] N. Hayati et al., “Program desa mitra: Penerapan zero waste agriculture melalui pembuatan pupuk organik cair biokultur dan biourin,” Jurnal Abditani, 2020.

[3] J. O. Ighalo et al., “Biochar for ameliorating soil fertility and microbial diversity,” iScience, 2025.

[4] N. Haddad, A. R. Al Tawaha, R. Alassaf, W. Alkhoury, M. Abusalem, and R. Al-Sharif, “Sustainable agriculture in Jordan – A review for the potential of biochar from agricultural waste for soil and crop improvement,” Journal of Ecological Engineering, vol. 25, no. 9, pp. 190–202, 2024, doi: 10.12911/22998993/191186.

[5] Z. Zhu et al., “The biological effects of biochar on soil’s physical and chemical properties,” Sustainability, vol. 17, no. 5, p. 2214, 2025.

[6] C. Wang et al., “Biochar-based slow-release of fertilizers for sustainable agriculture: A mini review,” Environmental Technology & Innovation, 2022.

[7] M. G. B. Santos et al., “Biochar as a feedstock for sustainable fertilizers,” Agriculture, vol. 15, no. 8, p. 894, 2025.

[8] S. Sugiyarto, D. G. Cahyaningrum, N. P. Adnyani, R. Taufika, and Q. Qonitah, “Penerapan formulasi pembuatan pupuk Polychar Plus Granule di Tefa Rintisan Rumah Organik,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, vol. 5, no. 3, 2025.

[9] D. G. Cahyaningrum et al., “Growth response of cocoa seedlings (Theobroma cacao L.) using local organic resources,” Agrovigor, 2024.

[10] Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pertanian Republik Indonesia, 2019.

[11] M. Churiyah, B. A. Dharma, dan Sholikhan, “Optimalisasi Pemberdayaan Kelompok Urban Farminguntuk meningkatkan ketehanan Panfan pasca pandemi covid 19”, Portal riset dan inovasi pengabdian masyarakat, Vol. 2 No. 1, pp 79-89,2022 https://ojs.transpublika.com/index.php/PRIMA/article/view/456/382

[12] P. H. Setyarini, S.Fajriani, M. Roviq, D.H.Sulistyarini, dan D. Aisyah, “Pengenalan dan Pembelajaran Urban Farming melalui Sistem Hidroponik Deep Flow Technique (DFT) pada Siswa siswi Sekolah Dasar dan Menengah di Kota Malang”, Dulang: Jurnal Pengandian Kepada Masyarakat, Vol. 3 No. 2, PP 90-96, 2023. https://ejournal.polman-babel.ac.id/index.php/dulang/article/view/303/211

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Adnyani, N. N. P., Cahyaningrum, D. G., Taufika, R., & Hartatie, D. (2026). Edukasi Pembuatan Pupuk Polychar Plus Granule Sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan di Desa Seputih. SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.25047/sejagat.v3i1.7125

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.