Pelatihan Urban Farming dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Maggot di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru

Authors

  • Een Mardiyanti University of Sultan Ageng Tirtayasa
  • Kania Asri Liany Universitas Sultan Ageng Tirtayasa https://orcid.org/0009-0008-5331-603X
  • Rahmi Hidayati University of Sultan Ageng Tirtayasa

Keywords:

lahan tidur, urban farming, maggot, ketahanan pangan

Abstract

Pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini dilaksanakan di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, yang memiliki potensi lahan tidur cukup luas namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan utama kegiatan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur melalui penerapan urban farming terpadu serta mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga menggunakan maggot sebagai dekomposer alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan Komunitas Petani Tanah Garapan (Petagar) KSB dan warga sekitar. Kegiatan terbagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan urban farming berbasis integrated farming dan raise bed, serta pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan maggot. Evaluasi dilakukan melalui uji pre-test dan post-test terhadap 28 peserta, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (rata-rata pre-test 4,25 dan post-test 8,96; p-value = 0,00000 < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif dan cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta pelatihan. Kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal dapat menciptakan sistem pertanian perkotaan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. S. P. S. Sembiring and E. Gurusinga, “Pemanfaatan Lahan Tidur Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru Medan Timur,” Jurmal Ekon. Bisnis, Manaj. dan Akunt., vol. 3, no. 3, pp. 1040–1047, Nov. 2023, doi: doi.org/jebma.v3n3.3307.

[2] M. Fauzi, L. M. Hastiani, Q. R. Atur Suhada, and N. Hernahadini, “Pengaruh Pupuk Kasgot (Bekas Maggot) Magotsuka terhadap Tinggi Jumlah Daun, Luas Permukaan Daun dan Bobot Basah Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. Parachinensis),” Jun. 2022. [Online]. Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/

[3] N. R. Mutiarasari, “Diversifikasi Lahan Diversifikasi Lahan Marginal Dan Pekarangan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Tani Di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya,” Din. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 6, no. 1, pp. 203–211, Feb. 2022, doi: 10.31849/dinamisia.v6i1.9259.

[4] L. Amalia, A. Komariah, and E. Juliana, “Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Lahan Tidur dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Haurngombong Pamulihan Sumedang,” Bandung Conf. Ser. Econ. Stud., 2024. doi:10.29313/bcses.v4i2.12561

[5] N. W. Yuwono, Pemanfaatan Reaktor Biokompos Hi Untuk Menghasilkan Pupuk Organik Cair Dengan Bahan Limbah Sayur Dan Buah. In Prosiding Seminar Nasional “Kontribusi Akademisi dalam Pencapaian Pembangunan Berkelanjutan”; 2016 Feb 12; Universitas Brawijaya, Malang. Malang: Universitas Brawijaya; 2016. p. 1–8

[6] F. Septya, R. Rosnita, R. Yulida, and Y. Andriani, “Urban Farming Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Keluarga Di Kelurahan Labuh Baru Timur Kota Pekanbaru,” RESWARA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 1, pp. 105–114, Jan. 2022, doi: 10.46576/rjpkm.v3i1.1552.

[7] S. Salawati, S. Ende, M. Basir, I. Kadekoh, and A. R. Thaha, “Peningkatan Kadar Zn Beras Pecah-Kulit pada Sistem Penggenangan Berselang Melalui Aplikasi Pupuk Kandang Diperkaya Zn Heptahidrat,” J. Ilmu Pertan. Indones., vol. 26, no. 4, pp. 630–638, Oct. 2021, doi: 10.18343/jipi.26.4.630.

[8] A. F. Rodli and A. M. Hanim, “Strategi Pengembangan Budidaya Maggot Bsf Sebagai Ketahanan Perekonomian Dimasa Pandemi,” 2021. doi:10.51804/iej.v4i1.1584

[9] S. Herlinda, J. Milinia, and P. Sari, Sustainable Urban Farming: Budidaya Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucens) untuk Menghasilkan Pupuk, dan Pakan Ikan dan Unggas. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9, 2021.

Published

2025-12-22

How to Cite

[1]
E. Mardiyanti, K. Asri Liany, and R. Hidayati, “Pelatihan Urban Farming dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Maggot di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru”, j-dinamika, vol. 10, no. 3, pp. 445–450, Dec. 2025.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.