Integrasi Smart Farming, Akuaponik, dan Pencetakan DTF untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata Keranggan

Authors

  • Heru Suwoyo Universitas Mercu Buana
  • Julpri Andika Universitas Mercu Buana https://orcid.org/0000-0002-0272-3865
  • Rizky Dinata Universitas Mercu Buana https://orcid.org/0000-0002-4985-706X
  • Nazori Agani Zakaria Universitas Budi Luhur
  • Racmat Muwardi Universitas Mercu Buana
  • Firoos Safana Putra Universitas Mercu Buana
  • Alwan Jibran Universitas Mercu Buana

Keywords:

Community Service, Smart Farming, Aquaponics, DTF Printing, Keranggan Eco-Tourism, Village Empowerment

Abstract

Desa Wisata Keranggan memiliki potensi besar di bidang pertanian, perikanan, dan kerajinan lokal; namun, keterbatasan akses terhadap teknologi dan pasar membatasi perkembangan ekonomi. Berdasarkan keberhasilan program tahun 2024 yang berfokus pada produksi hilir melalui penyediaan dan pelatihan peralatan seperti pemotong keripik singkong, laser engraver, CNC router, printer 3D, mesin cetak jipang, penggiling sampah organik untuk pakan maggot, dan mesin bubut pelepah pisang untuk kerajinan, program tahun 2025 bertujuan mencapai kemandirian bahan baku. Pada tahun 2025, inisiatif dilanjutkan dengan penerapan smart farming, akuaponik, dan pencetakan DTF, yang secara simultan mendukung pertanian, budidaya ikan dan sayuran, serta pengembangan produk kreatif. Implementasi melibatkan dosen lintas universitas dan asisten mahasiswa, memastikan transfer teknologi yang efektif dan berkelanjutan. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi, kemandirian bahan baku, diversifikasi produk, dan nilai ekonomi lokal. Artikel ini menjelaskan motivasi, urgensi, metodologi, implementasi teknologi, dan dampak sosial-ekonomi yang dirasakan oleh warga dan pelaku usaha lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Y. Wahyu and W. Sari, “Optimalisasi Fasilitas Wisata Demi Keberlanjutan Kampung Ekowisata Keranggan di Tangerang Selatan,” Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, vol. 2, no. 4, p. 14, Jul. 2025, doi: https://doi.org/10.47134/pjpp.v2i4.4453.

[2] H. Suwoyo, R. Dinata, Nazori, J. Andika, P. W. Kusuma, E. Mahardika, R. A. Lestari and M. Ilham, “Development Of Cassava Chip Production In The Keranggan Eco- Tourism Village By Implementing Creative And Innovative Technology”, ICCD, vol. 6, no. 1, pp. 638-645, Nov. 2024, doi: https://doi.org/10.33068/iccd.v6i1.805.

[3] H. Suwoyo, J. Andika, R. Dinata, N. A. Zakaria, A. Jibran, F. S. Putra and Alwani, “Technology-Based Community Empowerment: Smart Farming, Aquaponics, And DTF Applications In Keranggan Ecotourism”, ICCD, vol. 7, no. 1, pp. 473-480, Oct. 2025, doi: https://doi.org/10.33068/iccd.v7i1.898

[4] R. Pramono and D. M. Lemy, L. Soemarni, A. Pramezwary, Y Kristiana, “Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat,” Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), vol. 2, pp. 1471–1477, Dec. 2019, doi: https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v2i0.340.

[5] Romano, Nasaruddin, R. Husna, and Mujiburrahmad, “Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Peningkatan Kualitas Sayur Hidroponik dan Pengembangan Smart Farming pada Ismulia Farm”, ajad, vol. 4, no. 3, pp. 485–493, Dec. 2024, doi: 10.59431/ajad.v4i3.382.

[6] M. R. K. Negara, M. Milal, M. P. Simanjuntak, D. A. Putri, S. K. Hapsari, D. P. Chairani, Y. N. L. Respati and N. Istiqomah, “Akuaponik Sebagai Solusi Untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bejen Kabupaten Karanganyar,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 2, no. 2, pp. 263–272, Apr. 2024, doi: https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i2.808.

[7] M. F. Ammar, Lisma, A. Ahmad, N. Syamsi, Atmayani, Irfan, M. A. Rusdianto and Sapar, “Meningkatkan Kreativitas Usaha Sablon Baju DTF”, ULINA, vol. 2, no. 2, pp. 8–14, Jul. 2024, doi: 10.58918/ulina.v2i2.244.

[8] M. Rimawan, M. Hardiyanti, M. Badar, A. Mustainbillah, and I. Fitriani, “Pengembangan dan Pelatihan Produk Kacang Tanah dan Singkong untuk meningkatkan Pedapatan UMKM Desa Ntonggu di Masa Pendemic Covid 19,” Jurnal IPMAS, vol. 1, no. 2, pp. 46–51, 2021, doi: https://doi.org/10.54065/ipmas.1.2.2021.30

[9]R. Budi et al., “Peningkatan Kapasitas Bisnis Industri Kreatif pada Manajemen Pemasaran Berbasis Inovasi dan Teknologi,” Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 93–102, Jul. 2025, doi: https://doi.org/10.61142/samakta.v2i2.242.

[10] S. Saad, A. Farisi, and N. Ferdinand, “Optimalisasi Potensi dan Peningkatan Daya Saing UMKM Cileungsi Melalui Program Pengabdian Masyarakat,” Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, no. 1, pp. 8–13, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.56457/jabdimas.v1i1.49.

[11] S. Irianto, V. S. A. Budiarti, S. Harmanto, dan S. S. Rahayu, “Diseminasi Teknologi Industri Kreatif dan Rekayasa Lingkungan dalam Upaya Menuju Desa Inovasi Budaya di Desa Gemampir Kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten,” Jurnal DIANMAS, vol. 8, no. 2, 2019.

[12] U. Khasanah et al., “Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat: Teori Dan Implementasi,” Penerbit Tahta Media, 2024.

[13] G. Aditya, D. Astutik, L. H. Annisa, G. Yabestania, and T. J. Kristiyanto, “Assistance in strengthening women’s MSME communities through a community development and community organization approach,” Community Empowerment, vol. 10, no. 1, pp. 153–161, Feb. 2025, doi: https://doi.org/10.31603/ce.12325.

[14] A. Y. Prastowo et al., “Pendampingan Guru dalam Menyusun Asesmen Berdasarkan Kebutuhan Peserta Didik,” Abdimas Galuh, vol. 6, no. 2, pp. 1555–1555, Sep. 2024, doi: https://doi.org/10.25157/ag.v6i2.15373.

[15] T. Alamsyah et al., “Keberlanjutan Sanggar Tani Muda Desa Semoyo: Meningkatkan Kemandirian Petani Muda melalui Pemanfaatan Teknologi Pertanian Modern,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 2, no. 8, pp. 3276–3284, Oct. 2024, doi: https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1442.

[16] N. P. Sari, N. A. Rizqi, Juliyah, and N. Hasyim, “Pendampingan Pengembangan Usaha Kerajinan Tumbu di Dusun Bango, Payaman dengan Participatory Action Research,” Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 1, pp. 115–125, Jun. 2024, doi: https://doi.org/10.55352/oppotunity.v2i1.875

[17] D. Y. Setyawan Desi et al., “Pelatihan Dan Implementasi Iot Smart Farming Pada Kelompok Tani Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan,” J-ABDI Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 3, no. 1, pp. 43–50, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.53625/jabdi.v3i1.5731

[18] B. S. Nuswantoro, K. L. Rohmah, D. R. Rahmawati, Y. Purwansyah, and F. S. R. Aisya, “Pelatihan Pengembangan Bisnis Melalui Metode Diversifikasi Produk Bagi UMKM,” SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 1, pp. 43–50, Jan. 2024, doi: https://doi.org/10.55681/swarna.v3i1.113.

[19] S. I. Selvia, I. F. Danasari, N. M. W. Sari, B. R. A. Febrilia, and S. Mulyawati, “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendampingan Eksplorasi Potensi dan Masalah di Desa Wisata Tetebatu Kecamatan Sikur Lombok Timur,” Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 48–55, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.35311/jmpm.v4i1.178.

[20] S. A. Novitasari et al., “Evaluasi Efektivitas Program Pembaruan Fasilitas Desa Dalam Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat DesA,” Eastasouth Journal of Impactive Community Services, vol. 1, no. 03, pp. 157–162, Jul. 2023, doi: https://doi.org/10.58812/ejimcs.v1i03.137.

Downloads

Published

2026-10-29

How to Cite

[1]
H. Suwoyo, “Integrasi Smart Farming, Akuaponik, dan Pencetakan DTF untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata Keranggan”, j-dinamika, vol. 11, no. 1, pp. 132–138, Oct. 2026.

Issue

Section

Article

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.