Penyebab Pending Klaim Berdasarkan Aspek Diagnosis dan Ketepatan Kode Diagnosis

Penulis

  • Oktamianiza Oktamianiza STIKES Dharma Landbouw Padang
  • Rahmadhani Rahmadhani STIKES Dharma Landbouw Padang
  • Yulfa Yulia STIKES Dharma Landbouw Padang
  • Vitratul Ilahi STIKES Dharma Landbouw Padang
  • Kalasta Ayunda Putri STIKES Dharma Landbouw Padang
  • Fenty Salma Juwita STIKES Dharma Landbouw Padang

DOI:

https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i4.4884

Kata Kunci:

Accuracy of diagnosis, diagnosis code, completeness of diagnosis and pending claims

Abstrak

Klaim BPJS pending terjadi dikarenakan adanya penolakan berkas oleh verifikator BPJS kesehatan. Permasalahan pending klaim dsebabkan oleh karena adanya keselahan terhadap penetapan diagnosis utama, penulisan diagnosis yang tidak lengkap dan ketepatan kode. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan penyebab terjadinya pending klaim, diantaranya dari aspek diagnosis yaitu ketepatan diagnosis utama dan kelengkapan penulisan diagnosis serta aspek ketepatan kode diagnosis. Penelitian bersifat deskriptif dan jumlah populasi adalah rekam medis pending klaim rawat inap tahun 2023 sebanyak 35 rekam medis, sampel ditetapkan secara total sampling. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi penyebab pending klaim. Hasil penelitian terhadap 35 pending klaim didapatkan ketepatan penetapan diagnosa utama yang tidak tepat 19 (54,3%), penulisan diagnosis yang tidak lengkap 31 (88,6%), dan ketepatan kode diagnosis yang tidak tepat 29 (82,9%). Diharapkan kepada dokter yang bertanggung jawab dalam penetapan dan penulisan diagnosis agar dapat memperhatikan kebenaran diagnosis pada rekam medis dan koder agar dapat menetapkan kode diagnosis secara benar berdasarkan ICD-10 dan ICD-9 CM.

Referensi

Pemerintah Indonesia, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Jakarta: Pemerintah Indonesia, 2018.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 76 Tahun 2016 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016.

B. Pranayuda, I. Haryanti, Y. Utomo, and H. Madiistriyatno, “Analisis Penyebab Pending Klaim Pasien BPJS Kesehatan dalam Pengajuan Klaim di Rumah Sakit Umum Persahabatan,” Blantika Multidiscip. J., vol. 1, no. 4, pp. 305–313, 2023.

H. Setiyawan, S. Nugroho, and A. Widyawati, “Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Berdasarkan Kode ICD-10 Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Pleret Bantul,” J. Ilmu Kesehat. Bhakti Setya Med., vol. 7, no. 1, pp. 8–13, 2022.

U. Shalatiya, L. Widjaja, L. Indawati, and N. Yulia, “Tinjauan Kelengkapan Penulisan dan Ketepatan Kode External Cause Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Siloam Hospital Kebon Jeruk,” COMSERVA Indones. J. Community Serv. Dev., vol. 2, no. 3, pp. 287–299, Jul. 2022, doi: 10.59141/comserva.v2i3.249.

C. J. Muroli, T. B. W. Rahardjo, and A. G. Kodyat, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Pending Klaim Rawat Inap Oleh BPJS Di RSAB Harapan Kita Jakarta Barat Tahun 2019,” J. Manaj. dan Adm. Rumah Sakit Indones., vol. 4, no. 2, pp. 191–197, Oct. 2020, doi: 10.52643/marsi.v4i2.1040.

W. A. Santiasih, A. Simanjorang, and B. Satria, “Analisis Penyebab Pending Klaim Bpjs Kesehatan Rawat Inap Di RSUD Dr.Rm Djoelham Binjai,” J. Healthc. Technol. Med., vol. 7, no. 2, pp. 1381–1394, 2021.

M. Darden, I. McCarthy, and E. Barrette, Hospital Pricing and Public Payments. Cambridge: National Bureau of Economic Research, 2018.

A. Pratama, H. Fauzi, Z. N. Indira, and P. P. Adi, “Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap Akibat Koding Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedirman Kebumen,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 8, no. 1, pp. 124–134, Feb. 2023, doi: 10.52943/jipiki.v8i1.1225.

N. Putri, R. Semiarty, and N. A. Syah, “Health Insurance (BPJS-Kesehatan) late payment for hospital inpatient claims - a case study in West Sumatra,” Ber. Kedokt. Masy. (BKM J. Community Med. Public Heal., vol. 36, no. 12, pp. 351–357, 2020, doi: https://doi.org/10.22146/bkm.61240.

L. Widyaningrum, “Ketepatan Reseleksi Diagnosa Dan Kode Utama Berdasarkan Aturan Morbiditas Pembiayaanjaminan Kesehatan Ina-CBGS,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 3, no. 2, pp. 27–31, 2015, doi: https://doi.org/10.33560/jmiki.v3i2.81.

A. N. Kusumawati and Pujiyanto, “Faktor – Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap di RSUD Koja tahun 2018,” Cermin Dunia Kedokt., vol. 47, no. 1, pp. 25–28, 2020, doi: https://doi.org/10.55175/cdk.v47i1.7.

R. Daniyah and A. Susanto, “Keakuratan Kodefikasi Diagnosis Pasien Bpjs Kesehatan Rawat Inap dengan Kasus Pending Klaim (Dispute) di Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen Malang,” J. Med. Rec. Heal. Inf., vol. 1, no. 2, pp. 1–8, 2020.

I. W. G. Arimbawa, N. P. L. Yunawati, and I. A. P. F. Paramita, “Hubungan Kelengkapan Penulisan Diagnosis Terhadap Keakuratan Kode ICD-10 Kasus Obstetri Triwulan III Pasien Rawat Inap Di RSU Premagana,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 10, no. 1, pp. 31–35, Mar. 2022, doi: 10.33560/jmiki.v10i1.370.

N. Maimun, J. Natassa, W. V. Trisna, and Y. Supriatin, “Pengaruh Kompetensi Coder terhadap Keakuratan dan Ketepatan Pengkodean Menggunakan ICD 10 di Rumah Sakit X Pekanbaru Tahun 2016,” KESMARS J. Kesehat. Masyarakat, Manaj. dan Adm. Rumah Sakit, vol. 1, no. 1, pp. 31–43, Mar. 2018, doi: 10.31539/kesmars.v1i1.158.

Sulandari, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaksesuaian Kode Diagnosis Penyakit Pasien Poli Umum pada Rekam Medis dengan SIMPUS di Puskesmas Purwoharjo,” Politeknik Negeri Jember, 2022.

Y. F. Nanjo, B. H. Kartiko, and N. L. G. A. N. Yudha, “Analisis Pengaruh Ketidaketepatan Kode Diagnosis dan Kode Tindakan Pasien Rawat Inap Peserta Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Tarif di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar,” J. Heal. Care Media, vol. 6, no. 2, pp. 86–94, 2022.

Diterbitkan

2024-07-11

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Penyebab Pending Klaim Berdasarkan Aspek Diagnosis dan Ketepatan Kode Diagnosis. (2024). J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 5(4), 282-287. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i4.4884

Artikel Serupa

1-10 dari 97

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.