PERAN DAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM MEMBERDAYAKAN PETERNAK AYAM PETELUR DI KABUPATEN JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.25047/jii.v15i3.11Abstract
Prospek usaha peternakan ayam ras petelur di Indonesia dinilai sangat baik dilihat dari pasar dalam negeri maupun luar negeri, jika ditinjau dari sisi penawaran dan permintaan. Di sisi penawaran, kapasitas produksi peternakan ayam ras petelur di Indonesia masih belum mencapai kapasitas produksi yang sesungguhnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi peternakan ayam ras petelur diindonesia yaitu meningkatkan produksi peternakan ayam ras petelur yang ada dengan membuka usaha peternakan ayam petelur di empat Kecamatan Kabupaten Jember yaitu Kalisat, Jenggawah, Sumberbaru dan Mayang yang tidak mendirikan usaha peternakan ayam petelur dengan meningkatkan sumber daya manusia salah satu faktornya yaitu melalui peran, inovasi dan kinerja penyuluh dalam meningkatkan produksi dan keberdayaan peternak ayas petelur. Penelitian ini menggunakan metode sensus atau complete enumeration, dengan populasi sampel keseluruhan 57 peternak ayam ras petelur di 19 Kecamatan Kabupaten Jember. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah SEM dengan Parsial Least Square (PLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh, kinerja penyuluh dan inovasi penyuluh berpengaruh secara langsung dan signfikan terhadap keberdayaan peternak kemudian peran dan inovasi penyuluh berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kinerja penyuluh.Downloads
References
Abidin, Z., 2003. Meningkatkan Produktivitas Ayam dan Itik Ras Petelur. Cetakan Pertama. PT Agromedia Pustaka. Jakarta. 1, 7, 23.
Amstrong, Jim and Robin Ford., 2002. Public Sector Innovation and Public Interest issues, http://www.innovation.cc/discussion paper/ Pub Sector Innovation and Public Interest, htm, March 13, 2004, p. 1. (Download 9 September 2014).
Ani. L, dan Jahi. A., 2006. Kinerja Penyuluh Pertanian di Beberapa Kabupaten Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 2. ISSN: 1858-2664. Institut Pertanian Bogor.
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta.
Badan Litbang Pertanian. 2006. Pemupukan Fosfat dan Kalium Tanah Sawah, di Kab. Pemalang. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta.
Bahua, M.I., A. Jahi, P.S. Asngari, A. Saleh dan I.G.P Purnaba. 2010. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian dan Dampaknya pada Prilaku Petani Jagung Di Provinsi Gorontalo. Jurnal Ilmiah Agropolitan. Vol 3, No. 1, April 2010; 293 -303.
Bandura, Albert., 1986. Social foundations thought and action a social cognitive and theory practice. Hall inc. New Jersey.
Bekti et al., 2008. Kinerja Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) Dalam Pengembangan Beras Organik Menuju Terwujudnya Kabupaten Sragen Sebagai Sentra Beras Organik. Agritexts No. 24. Semarang.
Browne M.W. dan R. Cudeck (1993),â€Testing Structural Equation Model, Sage, Publication.
Byrne, B.M. (1998). SEM With LISREL, PRELIS, SIMPLIS : Basic Consepts, Application, and Programming. New Jersey : Lawrence Erlbaum Associates (LEA).
Departemen Pertanian. 2002. Gerakan Industrialisasi Pertanian di Pedesaan “(GERINDA 2020)â€. Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian. Jakarta.
Diamantopoulos. A, J. Siguaw., 2000. Introducing LISREL. SAGE, London.
Dina Lesmana., 2007. Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian Kota Samarinda. EPP Vol. 4 No. 2:24-31. Universitas Mulawarman. Samarinda.
Dyne, V. L, and Graham, J.W., 2005. “Organizational Citizenship Behavior; Construct Redefinition Measurement and Validationâ€. Academy Management Journal. 37, (4),765-802.
Ekaningtyas Kushartanti., 2001. Keefektifan Media Cetak Pada Diseminasi dan Adopsi Teknologi Jagung Bisma di Kabupaten Semarang. Thesis Program Pasca Sarjana UGM Yogyakarta.
Fawziah S., S.Bachrein., 2005. Penyelenggaraan fungsi informasi dan Komunikasi serta diseminasi hasil pengkajian BPTP. Pross. Lokakarya Pertemuan Regional BPTP.
Ferdinand, A.T., 1999. Strategic Pathways Toward Sustainable Competitive Advantage. Unpublished DBA Thesis, Southern Cross, Lismore, Australia, pp. 52.
Firmansyah, H., 2012. Ketercapaian Indikator Keberdayaan Masyarakat dalam Program Pemberdayaan Fakir Miskin (P2FM) di Kota Banjarmasin. Jurnal Agribisnis Pedesaan Vol. 2 Nomor 02
Ghozali, Imam., 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam., 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19 (edisi kelima). Semarang: Universitas Diponegoro.
Hair, Joseph F. et al., 1998. Multivariate Data Analysis. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.
Haryono, Siswoyo dan Wardoyo, Parwoto. 2013. Structural Equation Modelling untuk Penelitian Manajemen menggunakan Amos 18. Jawa Barat : PT. Intermedia Personalia Utama.
Hurley, Robert F. and G. Thomas M. Hult., 1998. Innovation, Market Orientation, and Organizational Learning: an Integration and Empirical Examination, Journal of Marketing, Vol. 62, (July 1998), pp. 42 54.
Ilham, T. 2010. Diversifikasi Pangan dan Penyuluhan Pertanian Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan Nasional. Kompas. Diakses 8 Januari 2010.
Indriantoro, dan Supomo, 2002. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi Pertama. Yogyakart: BPFE.
Istiningsih., 2008. Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman dan Bantul di Era Otonomi Daerah. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol. 4 No. 1. ISSN: 1858-1226. Yogyakarta.
Kartasapoetra, A.G. 1994. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Bumi Aksara.
Keban, Yeremias. T. 2004. Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Konsep, Teori, dan Isu. Yogyakarta. Gava Media.
Klausmeier, HJ. & Goodwin, W., 1975. Learning and Human Abilities: Educational
Psychology. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Kusmiyati, Maryani dan Kusnadi. 2010. Kinerja Penyuluh Pertaian PNS Dalam Melaksanakan Tupoksi Di Kabupaten Bogor. Jurnal Penyuluhan. Vol. 5. No 1: 87-103.
Latan, Hengky, 2012, Structural Equation Modeling, Konsep dan Aplikasi Menggunakan Program Lisrel 8.80. Penerbit Alfabeta. Bandung.
Leonard-Barton., 1995. Well Spring of Knowledge. Hardvard Business School Press, NJ USA.
Malian, A. H. 2004. Kebijakan Perdagangan Internasional Komoditas Pertanian Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. Vol 2, 135-156
Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Mardikanto, Totok. 1994. Dasar-dasar Teori Penyuluhan Pertanian. UNS Press. Surakarta.
Marliati et al., 2008. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Memberdayakan Petani. Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 2. ISSN: 1858-2664. Institut Pertanian Bogor.
Mosher, A.T. 1997. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jakarta: Yasa Guna.
McKenna. E and Beech. N., 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi terjemahan. Andi, Yogyakarta.
Musyafak Ahmad dan Tatang M.Ibrahim., 2005. Strategi Percepatan Adopsi dan Difusi Teknologi Pertanian dalam Prima Tani. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, Vol.1.No.1, Maret 2005.
Nova et al., 2011. Kajian Kinerja Penyuluh Pertanian Di Wilayah Kerja Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Amurang Timur. Jurnal Penelitian.
Padmowihardjo, S. 2004. Menata Kembali Penyuluhan Pertanian di Era Pembangunan Agribisnis. Jakarta: Departemen Pertanian.
Prawirosentono, Suryadi., 1999. Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.
Puji H, Surung. M. Y, dan Wahab. A., 2011. Analisis Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Jurnal Agrisistem Vol. 7 No. 2. ISSN: 2089-0036. Gowa.
Rasyid, M.A., 2001. Sangat Diperlukan Kegiatan Penyuluhan Pertanian. Ekstensia. Vol 13 tahun VII. September 2001.
Rennekamp, R.A., 2001. An Examinition of Customer Satisfaction in the Kentucky Cooperative Extension Service. Journal of Extension Volume 39 No. 2.
Risna, Rosni. M, dan Mariani., 2012. Peran Penyuluhan Pertanian Terhadap Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Padi Berdasarkan Kelas 1 Kemampuan Kelompok Tani di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jurnal Agribisnis Pedesaan. Vol. 2 No. 3.
Roza. Y, Kausar, dan Marjelita L., 2012. Dampak Kegiatan Penyuluhan Terhadap Perubahan Perilaku Petani Sayuran di Kota Pekanbaru. Indonesian Journal of Agricultural Economics (IJAE) Vol. 3 No. 1. ISSN: 2087-409X. Pekanbaru.
Saadah, Sulili. A, Deserama. dan R. D., 2011. Peranan Penyuluhan Pertanian Terhadap Pendapatan Petani yang Menerapkan Sistem Tanam Jajar Legowo. Jurnal Agrisistem, Vol. 7 No. 2. ISSN: 2089-0036.
Sapar et al., 2011. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Pada Kinerja Penyuluh Pertanian dan Dampaknya Pada Kompetensi Petani Kakao di Empat Wilayah Sulawesi Selatan.
Setiana. L. 2005. Teknik Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat. Bogor: Ghalia Indonesia.
Sugiono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, 2008. Metode Penelitian Bisnis. Cetakan kedua belas, CV Alfabeta, Bandung.
Sumardjo., 1999. â€Transformasi Model Penyuluhan Pertanian Menuju Pengembangan Kemandirian Petani: Kasus di Propinsi Jawa Baratâ€. Disertasi Doktor. Bogor: Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Sumarni, Murti dan Salamah Wahyuni, 2006. Metodologi Penelitian Bisnis, CV Andi Offset, Yogyakarta.
Syahputra, A. W dan Hariadi, S. S., 2012. Pengaruh Peran Penyuluh dan Kearifan Lokal Terhadap Adopsi Inovasi Padi Sawah di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. KANAL, Vol. 1 Hal. 1-101. Yogyakarta.
Van den Ban, A.W dan H. S. Hawkins., 1999. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.
Wibowo., 2007. Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).