Desain Alat Peraga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan Konfigurasi Stand-Alone Photovoltaic (SAPV) sebagai Media Penunjang Kegiatan Praktikum di Laboratorium
DOI:
https://doi.org/10.25047/plp.v5i1.6719Keywords:
Topologi PLTS, Konfigurasi Stand-Alone Photovoltaic, Sistem Off-grid, Modul Fotovoltaik, Solar Home System, Kelistrikan ModernAbstract
Acara praktikum solar home system pada mata kuliah Teknik Tenaga Surya belum berjalan optimal karena keterbatasan alat peraga yang terintegrasi sehingga mahasiswa kesulitan memahami prinsip kerja sistem PLTS secara menyeluruh. Hal ini menurunkan efektivitas pembelajaran, partisipasi aktif, serta kreativitas mahasiswa, sehingga tujuan pembelajaran sulit dicapai secara maksimal. Dari hasil penelitian ini telah didesain alat peraga PLTS berbasis konfigurasi Stand-Alone Photovoltaic (SAPV) yang terintegrasi untuk mendukung kegiatan kuliah praktik Teknik Tenaga Surya dan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap instalasi listrik modern serta prinsip kerja PLTS secara langsung. Berdasarkan hasil pengujian, sistem fotovoltaik mandiri (SAPV) ini bekerja sesuai prinsipnya, yaitu dari modul surya menghasilkan listrik DC dari matahari, daya DC disimpan dalam baterai melalui SCC, lalu dari baterai masuk ke charge controller dan selanjutnya melewati power inverter untuk disalurkan ke beban AC. Dengan demikian, alat peraga ini siap dipakai sebagai media penunjang pada praktikum solar home system di laboratorium Listrik dan Pembangkitan Daya.
Downloads
References
[1] Alhafadhi, L., Teh, J. Advances in reduction of total harmonic distortion in solar photovoltaic systems: a literature review. Int J Energy Res. 2020;44(4):2455 70. Al-Juboori, SS. Stand-Alone Photovoltaic System. Energy Sci Technol. 2017; 6:141-63.
[2] Arranz-Gimon, A. et al. A review of total harmonic distortion factors for the measurement of harmonic and interharmonic pollution in modern power systems. Energies. 2021;14(20):6467.
[3] Boxwell, M. The Solar Electricity Handbook–2017 Edition: A simple, practical guide to solar energy–designing and installing solar photovoltaic systems. Greenstream Publishing; 2017.
[4] Dunkoff, W. How to Choose an Inverter for an Independent Energy System. Home Power. 2001;(82):74-8.
[5] Dunlop, JD. Batteries and Charge Controller in Stand-Alone Photovoltaic System Fundamentals and Applications. Florida Solar Energy Centre, FSEC-CR-1292–01. 1997; 2:1-71.
[6] Hanif, MA., Nadeem, F., Tariq, R. & Rashid, U. Renewable and Alternative Energy Resources. Academic Press; 2021.
[7] Jeka, F., Risnita, R., Jailani, MS. & Asrulla, A. Kajian Literatur dalam Menyusun Referensi Kunci, State Of The Art, dan Keterbaharuan Penelitian (Novelty). J Pendidikan Tambusai. 2023;7(3):26466-74.
[8] Marin, M. Rancang Bangun Modul Praktikum Pembangkit Listrik Tenaga Surya [dissertation]. Makassar: Politeknik Negeri Ujung Pandang; 2021.
[9] Rahman NHA, et al. Design and development of three stages maximum power tracking solar charge controller. Indones J Electr Eng Comput Sci. 2020;18(3):1270-8.
[10] Ramadhani B. Instalasi pembangkit listrik tenaga surya Dos & Don’ts. Jakarta: GIZ; 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abubakar Amran, Hengki Purwanto, Siti Rodiyah Andary, Ahmad Fanani, Agus Nur Salim, Suprapto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
