Kajian Pembuatan Cookies dengan Penambahan Tepung Daun Kelor dan Biji Wijen untuk Mencegah Anemia

Penulis

  • Renna Arini Reddina Karani Politeknik Negeri Jember
  • Huda Oktafa

DOI:

https://doi.org/10.25047/harena.v1i3.2690

Abstrak

ABSTRAK

            Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia, khususnya di negara sedang berkembang. Anemia dengan defisiensi zat besi disebut dengan anemia besi. Anemia mempunyai dampak negatif terhadap perkembangan fisik dan kognitif penderitanya, sehingga upaya pencegahan sangat dibutuhkan. Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan tinggi zat besi. Salah satu bahan makanan yang tinggi zat besi yaitu daun kelor dan biji wijen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan zat gizi terutama zat besi pada cookies dengan penambahan tepung daun kelor dan biji wijen sebagai makanan selingan untuk mencegah anemia. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 formulasi perlakuan yaitu P1 (68% tepung daun kelor dan 32% biji wijen), P2 (60% tepung daun kelor dan 40% biji wijen), P3 (52% tepung daun kelor dan 48% biji wijen), P4 (44% tepung daun kelor dan 56% biji wijen), dan P5 (36% tepung daun kelor dan 64% biji wijen) dan pada setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi jumlah penambahan tepung daun kelor yang digunakan maka semakin tinggi kandungan zat besi yang dihasilkan yaitu berkisar antara 5,75- 9,12 mg/100 gram. Penambahan tepung daun kelor dan biji wijen berpengaruh signifikan terhadap kandungan zat besi tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik tekstur cookies. Hasil uji organoleptik hedonik dan mutu hedonik menunjukkan bahwa cookies dari P1 hingga P5 memiliki warna hijau muda hingga hijau sangat muda, memiliki aroma yang langu, wijen agak lemah hingga kuat, wijen lemah, rasa wijen agak kuat, bertekstur agak renyah sampai sangat renyah dan cenderung sangat disukai panelis. Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah perlakuan P5 (36% tepung daun kelor dan 64% biji wijen).

Kata kunci: Anemia besi, daun kelor, biji wijen, zat besi

Downloads

Diterbitkan

19-10-2021

Cara Mengutip

Reddina Karani, R. A., & Oktafa, H. (2021). Kajian Pembuatan Cookies dengan Penambahan Tepung Daun Kelor dan Biji Wijen untuk Mencegah Anemia. HARENA : Jurnal Gizi, 1(3), 118–127. https://doi.org/10.25047/harena.v1i3.2690