PARASIT GASTROINTESTINAL PADA SAPI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI PROGO YOGYAKARTA (The Gastrointestinal Parasites Cows on Progo Watershed in Yogyakarta)

Yudhi Ratna Nugraheni, Dwi Priyowidodo, Joko Prastowo, Eryl Sri Rohayati, Ana Sahara, Aan Awaludin

Abstrak

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parasit gastrointestinal pada sapi yang berlokasi di daerah aliran Sungai Progo. Penelitian ini menggunakan feses sapi sebanyak 63 sampel yang diambil dari daerah aliran Sungai Progo. Pemeriksaan feses menggunakan metode sentrifuse, dan Parfitt Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  63 sampel feses sapi yang diperiksa, 25 diantaranya terinfeksi cacing jenis Fasciola sp., 7 ekor Paramphistomum sp., 14 Strongyle, dan 9 Coccidiosis.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi parasit gastrointestinal pada sapi di aliran Sungai Progo yang dominan adalah kejadian Fasciolosis sebesar 40%, infestasi nematodiasis jenis Strongyle 22%, Coccidiosis 14%, dan infestasi Paramphistomum sp.11%.

 

Kata kunci: Coccidiosis, Fasciola sp., Parampistomum sp., Strongyle

 

 

ABSTRACT

The aim of study was investigate gastrointestinal disease on cow fed forage from Progo watershed. Sixty three feses samples were taken from cows on Progo watershed. The method of feses analysis used was sentrifuge and Parfitt Bank. The results showed that 63 samples of cows feces were examined, among 25 were infected by Fasciola sp., 7 Paramphistomum sp., 14 Strongyle, and 9 Coccidiosis. The conclusion was the prevalence of gastrointestinal disease in cows was dominant incidence of Fasciolosis by 40%, Strongyle 22%, 14% Coccidiosis, and Paramphistomum sp.11%.

 

Keywords: Coccidina, Fasciola sp., Parampistomum sp., Strongyle

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Arsani, N.M., I.K. Mastra, N.K.H Saraswati, Yunanto, dan I.G.M Sutawijaya. 2015. Epidemiologi helminthiasis pada ternak sapi di Provinsi Bali. Buletin Balai Besar Veteriner Denpasar. 27(87).

Aryandrie, D.F., P.E. Santosa, and S. Suharyati. 2015. Tingkat infestasi cacing hati pada Sapi Bali di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(3): 134–139.

Darmin, S., P.F. Yuliza, dan M. Sirupang. 2016. Prevalensi Paramphistomiasis pada Sapi Bali di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 2: 149–161.

Das, Meena, D.K. Deka, S. Islam, P.C. Sarmah, and K. Bhattacharjee. 2016. Gastrointestinal nematode larvae in the grazing land of cattle in Guwahati Assam. Veterinary World. 9: 1343–1347.

Hamid, P.H., Y.P. Kristianingrum, J. Prastowo, and L.M.R. Silva. 2016. Gastrointestinal parasites of cattle in Central Java. American Journal of Animal and Veterinary Science. 11(3): 119-124.

Handayani, P., P.E. Santosa, dan Siswanto. 2015. Tingkat infestasi cacing saluran pencernaan pada Sapi Bali di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(3): 127–133.

Huang, C., L. Wang, C. Pan, C. Yang, and C. Lai. 2014. Investigation of gastrointestinal parasites of dairy cattle around Taiwan. Journal of Microbiology, Immunology, and Infection. 47(1): 70–74.

Junaidi, M., P. Sambodo, dan D. Nurhayati. 2014. Prevalensi nematoda pada Sapi Bali di Kabupaten Manokwari. Buletin Veteriner Udayana. 9(2): 195-201.

Karim, W.A., A. Farajallah, and B. Suryobroto. 2016. Exploration and prevalence of gastrointestinal worm in buffalo from West Java, Central Java, East Java and Lombok, Indonesia. Aceh Journal of Animal Science. 1(1): 1-15.

Lestari, A.A.I.T.J., I.B.W. Adnyana, dan I.B.M. Oka. 2017. Prevalensi dan gambaran patologi infestasi cacing Paramphistomum spp. pada rumen Sapi Bali yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar. Indonesia Medicus Veterinus. 6(1): 20–29.

Marskole, P., Y. Verma, A.K. Dixit, and M. Swamy. 2016. Prevalence and burden of gastrointestinal parasites in cattle and buffaloes in Jabalpur, India. Veterinary World. 9(11): 1214–1217.

Nnabuife, H.E., A.D. Dakul, G.I. Dogo, O.K. Egwu, P.R. Weka, I.N. Ogo, E.O. Onovoh, B.O. Obaloto. 2013. A study on helminthiasis of cattle herds in Kachia Grazing Reserve (KGR) of Kaduna State , Nigeria. Veterinary World. 6: 936–40.

Virgi, A.R.J., S. Susilowati, dan S. Joesdarto. 2015. Pengaruh tatalaksana kandang terhadap infeksi helminthiasis saluran pencernaan pada pedet peranakan Simental dan Limousin di Kecamatan Yosowilangun Lumajang. Agroveteriner 3(2): 114–200.

Widyaningrum,Y., D. Ratnawati, dan T.A. Sulistya. 2015. Helminthiasis saluran pencernaan pada pedet Sapi Ongole di lokasi penelitian sapi potong. Seminar Nasional Teknologi Pertanian dan Veteriner. http://peternakan.litbang. pertanian.go.id/fullteks/semnas/pro14-36.pdf?secure=1. Diakses tanggal 20 Desember 2017.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.