Rancang Bangun Ruang Aseptik Terintegrasi Fermentor Sangat Sederhana (FSS) untuk Perbanyakan Beauveria bassiana Media Cair

Authors

  • Kaidi Politeknik Negeri Jember https://orcid.org/0009-0008-9502-983X
  • Totok Dwi Sukmayoga Politeknik Negeri Jember
  • Yuliatiningsih Politeknik Negeri Jember
  • Frisilia Meidy Reiarnis Politeknik Negeri Jember
  • Agustin Jaka Putri Politeknik Negeri Jember
  • Yenni Suprapti Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/plp.v5i1.6876

Keywords:

Fermentor, FSS, Perbanyakan Agensia Hayati, Rancang Bangun, Ruangan FSS

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peningkatan keberhasilan perbanyakan agensia hayati Beauveria bassiana pada media cair dengan mengatasi faktor kontaminasi selama proses inokulasi. Masalah utamanya adalah ruang kerja yang tidak aseptik dan terpisah antara laminar air flow dengan alat Fermentor Sederhana (FSS) skala Laboratorium. Tujuan penelitian adalah: (1) Merancang bangun ruangan aseptik yang terintegrasi dengan instalasi FSS, (2) Menyusun SOP untuk ruangan tersebut, dan (3) Menguji efektivitas ruangan aseptik FSS pada perbanyakan Beauveria bassiana. Penelitian deskriptif ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Politeknik Negeri Jember (Juni-November 2025). Pengamatan visual dan perhitungan persentase keberhasilan perbanyakan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) Rancangan ruangan instalasi FSS berhasil digunakan untuk inokulasi dan perbanyakan, (2) SOP yang disusun dapat diterapkan, dan (3) Pengujian ruangan menghasilkan tingkat keberhasilan perbanyakan yang sangat tinggi, yaitu 91,7% - 100%. Manfaat dari Rancang bangun ruangan alat FSS pada perbanyakan agensia hayati ini dapat direkomendasikan sebagai ruangan tempat kegiatan praktikum, penelitian, produksi perbanyakan agensia hayati media cair di Laboratorium Perlindungan Tanaman.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Kaidi, Politeknik Negeri Jember

Produksi Pertanian

Jurnal Pengembangan Kompetensi Potensi Laboratorium

References

Arifin, M. (2022). Pengendalian Hama Terpadu:Pendekatan dalamMewujudkanPertanianOrganik Rasional. Iptek TanamanPangan,7(2), 98–107.

Baruno, A. (2021). Ideguru : Jurnal KaryaIlmiah Guru Modifikasi Laminar sebagaiAlat Pembelajaran Biologi SMAMateriMikroorganisme Laminar ModificationasSenior High School Learning ApparatusonMicroorganism Subject. 6(1), 44–49.

Harjanto, S. (2017). Peran Laminar Air FlowCabinet dalamUji Mikroorganismeuntuk Menunjang KeselamatanKerja Mahasiswa di Laboraturium Mikrobiologi. Metana, 13(2), 55-57.

Hidayati, D. N., Apriyanto, D., Pertanian, F., Bengkulu, U., Info, A., & Pertanian, F. (2024). Infeksi Cendawan Endofit Beauveria bassiana ( Balsamo ) Vuillemin pada Tanaman Kedelai ( Glycine max ( L .) Merryl ) dan Pengaruhnya terhadap Kutu Daun ( Aphis glycines Matsumura ) Infection of the endophytic fungusBeauveria bassiana ( Balsamo ) Vuillemi. Seminar Nasional Perlindungan Tanaman

(SNPT), 2, 205–214.

Indriyanti, D. R., Alfien, M. Y., Bintari, S. H., Setiati, N., Sumantri, G., & Prarastyani, H. (2022). Beauveria bassiana Growth and

Development in Various Liquid Media. Biosaintifika, 14(3), 428–434. https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v14i3. 39705

Qisthi, R. T., K., N., Khatima, H., Chamila, A., Hikmah, N., Sambopaillin, S., Ainun, Y. Z., Aksah, I., Paramita, L., & Setiawan, P. (2021). Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Renfiyeni, Afrini, D., Mahmud, Nelvi, Y., Harissatria, Surtina6, D., & Elinda, F. (2023). Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai. In Communnity Development Journal (Vol. 4, Issue 2).

Ribeiro, J. M., Souza, J. C. De, Ribeiro, B. L., Rosa, A., Carolinne, C., Ferreira, D. S., Caxias, S., & Teixeira, S. L. (2024). Aseptic manipulation of cultures outside the laminar flow hood. 18(05), 248–252.

Roswanjaya, Y. P., Saryanah, N. A., & Devy, L. (2022). Conidia Production of Beauveria Bassiana in Solid Substrate Fermentation Using a Biphasic System. KnE Life Sciences, 2022, 648–663. https://doi.org/10.18502/kls.v7i3.11169

Saif, I., Sufyan, M., Baboo, I., Jabbar, M., Shafiq, A., Saif, R. N., Liaqat, U., & Lackner, M. (2024). Efficacy of Beauveria bassiana and Metarhizium anisopliae against wheat aphid. Eurobiotech Journal, 8(1), 23–31. https://doi.org/10.2478/ebtj- 2024-0003

Salikin, K. A. (2021). Sistem Pertanian Berkelanjutan. In Kluwer Academic Publisher, Boston (Vol. 8, Issue 3).

Sari, Y. P. (2022). Design and Constructionof aMini Laminar Airflow Cabinet toSupportLaboratory Activities in Aseptic Condition.23(11), 281–285.

Wahjono, T. E., Yuliani, Y., &Hadiyanto.(2024). Pathogen Biopesticide ProducerAsan Effective EnvironmentallyFriendlyAlternative and and. Jurnal IlmiahAgrineca, 24(1), 97–112.

Widariyanto, R., Pinem, M. I., &Zahara, F.(2017). Patogenitas Beberapa CendawaEntomopatogen(Lecanicilliumlecanii,Metarhizium anisopliae, dan Beauveriabassiana) terhadap Aphis glycinespadaTanaman Kedelai. JurnalAgroekoteknologi FP USU, 11(1), 92–105.

Yanty, D. P., Trizelia, T., Darnetty, D., &Trisno, J. (2024). Ability of Beauveriabassiana to suppress Colletotrichumtruncatum and increase the growthof chiliplants (Capsicumannuum). Jpt JurnalProteksi Tanaman (Journal of PlantProtection), 8(1), 42.https://doi.org/10.25077/jpt.8.1.42-52.2024

Downloads

Published

2026-02-09

How to Cite

Kaidi, Sukmayoga, T. D., Yuliatiningsih, Reiarnis, F. M., Putri, A. J., & Suprapti, Y. (2026). Rancang Bangun Ruang Aseptik Terintegrasi Fermentor Sangat Sederhana (FSS) untuk Perbanyakan Beauveria bassiana Media Cair. Jurnal Pengembangan Potensi Laboratorium, 5(1), 79–88. https://doi.org/10.25047/plp.v5i1.6876

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.