Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar dan Aktivitas Fisik dengan Status Obesitas pada Mahasiswa di Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember

Authors

  • Agatha Widiyawati Politeknik Negeri Jember
  • Rita Indri Tricahya Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/harena.v6i1.4639

Keywords:

aktivitas fisik, aplikasi pesan antar makanan, mahasiswa, status obesitas

Abstract

Kelebihan berat badan dan obesitas menjadi salah satu dari tiga masalah gizi utama remaja di Indonesia dimana teknologi turut berperan dengan terjadinya perubahan gaya hidup pada generasi muda. Munculnya inovasi aplikasi pesan antar makanan akan mengubah pola konsumsi pengguna. Orang dengan status gizi di atas normal memiliki waktu santai yang lebih banyak sehingga berdampak pada perubahan gaya hidup dimana aktivitas fisik yang dilakukan semakin berkurang. Meningkatnya intensitas penggunaan aplikasi pesan antar makanan dan rendahnya aktivitas fisik dapat mengganggu kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan aplikasi pesan antar makanan dan aktivitas fisik dengan status obesitas pada mahasiswa di Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini merupakan penelitian jenis cross sectional dengan metode pengambilan sample dengan total sampling. Subjek berjumlah 62. Data diperoleh dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan serta memberikan kuesioner frekuensi penggunaan aplikasi pesan antar makanan dan GPAQ untuk mengetahui aktivitas fisik subjek. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square di SPSS 22. Dari penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan bermakna frekuensi penggunaan aplikasi pesan antar makanan dengan status obesitas serta ada hubungan dan nilai koefisien korelasi rendah aktivitas fisik dengan status obesitas.

References

1. United Nation Children’s Fund. Strategi Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku: Meningkatkan Gizi Remaja di Indonesia. 2021;1–66.

2. Kemenkes RI. Riskesdas 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2013. p. 306.

3. Kemenkes RI. Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018. p. 198.

4. Peraturan Presiden (PERPRES). Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Sekertariat Pres Republik Indones. 2020;1–7.

5. WHO. Obesity and overweight [Internet]. 2021. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

6. Saraswati SK, Rahmaningrum FD, Pahsya MNZ, Wulansari A, Ristantya AR, Sinabutar BM, et al. Faktor Risiko Penyebab Obesitas. Media Kesehat Masy Indones. 2021;20(1):70–4.

7. Maisyaroh S, Werdiharini AE. Perbedaan Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Aktivitas Fisik, Tingkat Konsumsi Cairan Dan Status Hidrasi Pada Mahasiswa Obesitas Dan Non Obesitas. J Kesehat. 2019;6(2):54–60.

8. Wati. Aplikasi Sistem Layanan Pesan Antar Makanan Berbasis Android pada Kedai Ayam Remuk, Tangerang. J Inf Syst Applied, Manag Account Res [Internet]. 2018;2(2):1–12. Available from: http://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/jisamar

9. Chen HS, Liang CH, Liao SY, Kuo HY. Consumer attitudes and purchase intentions toward food delivery platform services. Sustain. 2020;12(23):1–18.

10. Kurniawati ND, Cahyaningsih SN, Setya Wahyudi A. The Correlation Between Online Food Ordering and Nutritional Status among College Students in Surabaya. Indones J Community Heal Nurs. 2021;6(2):70.

11. Kemendikbud. Statistik Pendidikan Tinggi (Higer Education Statistic) 2020. PDDikti Kemendikbud [Internet]. 2020;81–5. Available from: https://pddikti.kemdikbud.go.id/publikasi.

12. Safitri RI, Dewi DK. Perbedaan Perceived Academic Stress Ditinjau Dari Tahun Angkatan Pada Mahasiswa Fakultas X Riszi Irma Safitri Damajanti Kusuma Dewi. Character J Penelit Psikol. 2020;7(2):32–42.

13. Hooi R, Leong TK, Yee LH. Intention to Use Online Food Delivery Service in Malaysia among University Students Keywords : Conf Manag Business, Innov Educ Soc Sci [Internet]. 2021;1(1):60–73. Available from: https://journal.uib.ac.id/index.php/combines/article/view/4415.

14. Sugiyono. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta; 2013.

15. WHO. Appropriate body-mass index for Asian populations and its implications for policy and intervention strategies. Lancet (London, England). 2004 Jan;363(9403):157–63.

16. Prabowo GT, Nugroho A. Factors that Influence the Attitude and Behavioral Intention of Indonesian Users toward Online Food Delivery Service by the Go-Food Application. 2019;72(Icbmr 2018):204–10.

17. Damar Handayani A, Khomsan A. Hubungan Intensitas Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Secara Online dan Status Gizi Mahasiswa. J Ilmu Gizi dan Diet. 2023;2(1):1–8.

18. Maretha, Febrina Yollanda, Ani Margawati, Hartanti Sandi Wijayanti FFD. Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Online dengan Frekuensi Makan dan Kualitas Diet Mahasiswa. J Nutr Coll. 2020;9, Nomor 3.

19. Liando LE, Amisi MD, Sanggelorang Y. Gambaran Aktivitas Fisik Mahasiswa Semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat Saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi Covid-19. J KESMAS [Internet]. 2021;10(1):118–28. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/32246

20. WHO. Physical Activity [Internet]. 2022. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Agatha Widiyawati, & Rita Indri Tricahya. (2025). Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar dan Aktivitas Fisik dengan Status Obesitas pada Mahasiswa di Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember. HARENA : Jurnal Gizi, 6(1), 22–27. https://doi.org/10.25047/harena.v6i1.4639

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.