Hubungan Ketahanan Pangan dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Balita Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Cakru Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.25047/harena.v6i2.7073Keywords:
Gizi kurang, Ketahanan Pangan, Pengetahuan IbuAbstract
Prevalensi gizi kurang pada balita masih tergolong tinggi dan menjadi salah satu permasalahan gizi paling utama di Indonesia. Gizi kurang balita dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu faktor tidak langsung yang menjadi penyebabnya yaitu ketahanan pangan rumah tangga dan pengetahuan ibu terkait gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan ketahanan pangan dan pengetahuan ibu dengan kejadian balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Cakru Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan analitik dengan studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-7 februari 2024 di Desa Kraton. Populasi penelitian ini yaitu 213 balita berusia 12-36 bulan. Penelitian melibatkan 73 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengukuran langsung. Data ketahanan pangan rumah tangga diperoleh menggunakan kuesioner United States Household Food Security Survey Module (US-HFSSM), sedangkan data pengetahuan ibu diperoleh menggunakan kuesioner pengetahuan gizi. Status gizi balita ditentukan berdasarkan indikator Z-score berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) yang diperoleh melalui pengukuran langsung. Analisis statistik dengan menggunakan SPSS 25.0 dengan uji univariat dan uji korelasi Chi-Square. Hasil analisa bivariat ketahanan pangan dengan kejadian balita gizi kurang menunjukkan (p-value = 0,000) dan hasil analisa bivariat pengetahuan ibu dengan kejadian balita gizi kurang menunjukkan (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian yaitu ketahanan pangan rumah tangga dan pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi gizi bagi ibu serta program peningkatan ketahanan pangan rumah tangga sebagai upaya pencegahan gizi kurang pada balita.
References
1. Puspasari N, Andriani M. Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita ( BB / U ) Usia 12-24 Bulan Association Mother ’ s Nutrition Knowledge and Toddler ’ s Nutrition Intake with Toddler ’ s Nutritional Status ( WAZ ) at the Age 12 -24 M. 2017;369–78.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kemenkes RI. 2022;1–14.
3. Supariasa, Penilaian Status Gizi JBKE. Supariasa, Penilaian Status Gizi, Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Supariasa, Penilai Status Gizi, Jakarta Buku Kedokt EGC. 2019;53(9):1689–99.
4. Putri DSK, Wahyono TYM. Direct And Indirect Factors Of Wasting In Children Aged 6-59 Months In Indonesia, 2010. Media Litbangkes. 2013;23(3):110–21.
5. Fadila FK. Status Ketahanan Pangan Rumah Tangga, Tingkat Kecukupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah. Skripsi Kesehatan Masyarakat. 2016. 1–195 p.
6. Puspa AR, Rahmawati LA. Praktik Pemberian Makan dan Perawatan Kesehatan Anak di Kelompok Bermain Al Azhar 1. J Al-AZHAR Indones SERI SAINS DAN Teknol. 2020;5(3):136.
7. Khairunnisa C. Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 6-24 Bulan Di Puskesmas Banda Sakti Tahun 2021. J Pendidik Tambusai [Internet]. 2022;6(1):3436–44. Available from: https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/download/3412/2906
8. Ria F. Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Usia 1-5 Tahun Di Puskesmas Kisaran Kota Tahun 2019. J Matern Kebidanan. 2020;5(2):55–63.
9. Rahma RYD, Sholichah F, Hayati N. Karakteristik Ibu Dan Status Gizi Balita Menurut Bb/U Di Desa Tambakan Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 2019. J Nutr Coll. 2020;9(1):12–9.
10. Tangerang K, Arlius A. Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga Dengan Status Gizi Balita ( Studi Di Desa Palasari Dan Puskesmas Kecamatan Legok ,. 2017;23(3):359–75.
11. Riski H, Mundiastutik L, Adi AC. Ketahanan Pangan Rumah Tangga, Kejadian Sakit dan Sanitasi Lingkungan Berhubungan dengan Status Gizi Balita Usia 1-5 Tahun Di Surabaya. Amerta Nutr. 2019;3(3):130.
12. Ramadani KA. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Hubungan Peyakit Infeksi dan Ketahanan Pangan Keluarga Terhadap Status Gizi Balita di Puskesmas Kalimanah Purbalingga. 2020;(September):39–43.
13. Access O. Hubungan Ketahanan Pangan dan Karakteristik Keluarga dengan Status Gizi Balita Usia 2 – 5 Tahun ( Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokusumo Kota Surabaya ) Relationship between Food Security , Family Characteristics with Nutritional Status of Children a. 2018;44–51.
14. Afrinis N, Verawati B, Hendarini AT. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Pada Masa Pandemi Covid-19. PREPOTIF J Kesehat Masy. 2021;5(1):304–10.
15. Yanti AY, Wulandhari Y, Bahriyah F. Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Desa Redang Seko Kecamatan Lirik. Al-Tamimi Kesmas J Ilmu Kesehat Masy (Journal Public Heal Sci. 2021;10(2):116–21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yohan, Titin Iftitah, Surya Dewi Puspita, Dessya Putri Ayu, Heri Warsito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

