Pengamatan Kadar Air Tepung Terigu Selama Penyimpanan Di Laboratorium Dan Gudang Sebagai Upaya Pengendalian Mutu Di Pt. Xyz Kabupaten Mempawah

Observation Of Wheat Flour Moisture Content During Storage In The Laboratory And Warehouse As A Quality Control Efforts At Pt. Xyz, Mempawah Regency

Penulis

  • Aria Sinir Lintang Politeknik Negeri Ketapang image/svg+xml
  • Nurimansyah Nurimansyah Politeknik Negeri Ketapang image/svg+xml
  • Ningrum Dwi Hastuti Politeknik Negeri Ketapang image/svg+xml
  • Yudi Maulana PT. XYZ, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat
  • Natanael Hasta Pelita Asmara PT. XYZ, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat

DOI:

https://doi.org/10.25047/jofit.v3i2.6961

Kata Kunci:

kadar air, kelembapan relatif, penyimpanan, suhu, tepung terigu

Abstrak

Tepung terigu merupakan bahan baku utama dalam industri pangan yang bersifat higroskopis, sehingga kadar airnya mudah berubah selama penyimpanan dan dapat mempengaruhi mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kadar air tepung terigu berdasarkan jenis tepung dan kondisi penyimpanan sebagai upaya pengendalian mutu di PT. XYZ Kabupaten Mempawah. Sampel yang digunakan terdiri atas empat jenis tepung terigu berdasarkan kandungan protein, yaitu proten tinggi (C), protein sedang (B dan H), dan protein rendah (P),yang disimpan pada dua kondisi berbeda, yaitu laboratorium dan gudang. Pengamatan dilakukan selama 10 minggu dengan metode oven, serta pencatatan suhu dan kelembaban relatif lingkungan penyimpanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air seluruh sampel cenderung meningkat selama penyimpanan, dengan perubahan yang lebih tinggi pada penyimpanan di gudang dibandingkan laboratorium. Rata-rata kadar air tepung terigu yang disimpan di laboratorium berada pada kisaran 11,54%-11,64%, sedangkan di gudang berkisar 13,76%-14,00%. Selisih kenaikan kadar air antara laboratorium dan gudnag masing-masing sebesar 2,20%-2,36%. Kondisi ini didukung oleh kelembapan relatif gudang yang lebih tinggi (rata-rata 71,8%) dibandingkan laboratorium (58,6%). Penelitian ini menunjukan bahwa kondisi lingkungan, penyimpanan, khususnya kelembapan berpengaruh terhadap stabilitas kadar air tepung terigu, sehingga pengendalian penyimpanan menjadi faktor penting dalam menjaga mutu bahan baku.

Diterbitkan

2026-05-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengamatan Kadar Air Tepung Terigu Selama Penyimpanan Di Laboratorium Dan Gudang Sebagai Upaya Pengendalian Mutu Di Pt. Xyz Kabupaten Mempawah: Observation Of Wheat Flour Moisture Content During Storage In The Laboratory And Warehouse As A Quality Control Efforts At Pt. Xyz, Mempawah Regency. (2026). Journal of Food Industrial Technology, 3(2), 61-68. https://doi.org/10.25047/jofit.v3i2.6961

Artikel Serupa

1-10 dari 24

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama