Karakteristik Fisikokimia, Organoleptik dan Harga Pokok Produksi (HPP) Permen Jelly Labu Kuning

Characteristics Of Physicochemical, Organoleptik And Production Cost (COGS) Of Yellow Pumkin Jelly Candy

Authors

DOI:

https://doi.org/10.25047/jofit.v1i3.4954

Keywords:

labu Kuning, jahe, perme jelly

Abstract

Permen jelly merupakan permen yang disukai karena memiliki sifat yang khas. Permen jelly yang diproduksi dari buah-buahan ataupun sayuran memiliki kelebihan tersendiri akan nilai nutrisi dibandingkan dengan produk permen jelly yang ada di pasaran yang hanya berasal dari penambahan essence dari bahan kimia dan dapat dijadikan sebagai bahan pewarna alami.  Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan jelly adalah gelatin yang berfungsi sebagai bahan pengental, gula sebagai pemanis dan asam organik sebagai bahan pengawet dan memberi rasa asam pada produk. Pewarna alami yang digunakan pada permen jelly ini yaitu dengan penambahan labu kuning yang akan memberikan warna kuning pada permen jelly selain itu juga mendapat penambahan sari jahe sebagai pemberi rasa pedas terhadap permen jelly. Parameter yang diamati yaitu karakteristik fisik (warna dan rendemen), karakteristik kimia (pH dan kadar betakaroten), uji organoleptik dan perhitungan Harga Pokok Produksi). Dilakukan perlakuan terbaik menggunakan uji efektivitas De Garmo yaitu perlakuan A2 dengan konsentrasi penambahan sari jahe sebesar 10% yang memiliki warna (L*) 76,46 ; rendemen 62,13 gram ; pH 7,63 ; betakaroten 33,51 mg/g dan  nilai Harga Pokok Produksi (HPP) sebesar Rp.26.000.

Kata Kunci : Labu Kuning, Jahe, dan Permen Jelly

Downloads

Published

2024-11-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Karakteristik Fisikokimia, Organoleptik dan Harga Pokok Produksi (HPP) Permen Jelly Labu Kuning: Characteristics Of Physicochemical, Organoleptik And Production Cost (COGS) Of Yellow Pumkin Jelly Candy. (2024). Journal of Food Industrial Technology, 1(3), 111-119. https://doi.org/10.25047/jofit.v1i3.4954

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)