Hubungan Genetik, Asupan Sayur dan Natrium dengan Tingkat Hipertensi Pada Penderita di Wilayah Puskesmas Wringin Kabupaten Bondowoso

Authors

  • Deva Rosalinda Mirsadi Politeknik Negeri Jember
  • Dessya Putri Ayu Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/harena.v6i2.6915

Keywords:

Hipertensi, genetik, asupan sayur, asupan natrium

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang dipengaruhi faktor genetik dan pola konsumsi makanan, terutama asupan sayur dan natrium. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor genetik, asupan sayur, dan natrium terhadap tingkat hipertensi di wilayah Puskesmas Wringin. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada 107 penderita hipertensi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner karakteristik responden dan SQ-FFQ. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki riwayat genetik hipertensi (88,8%), asupan sayur kurang (92,5%), dan asupan natrium berlebih (80,4%). Sebagian besar responden berada pada hipertensi tingkat 1 (54,2%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara faktor genetik (p=0,125) dan asupan sayur (p=0,624) dengan tingkat hipertensi. Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara asupan natrium dan tingkat hipertensi (p=0,024), di mana asupan natrium berlebih meningkatkan risiko hipertensi yang lebih berat. Tingginya konsumsi natrium berkaitan dengan kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam seperti ikan asin, ikan pindang, bakso, serta teknik pengolahan makanan menggunakan rendaman air garam dan memarinasi dengan bumbu instan. Kesimpulan pada penelitian adanya hubungan antara asupan natrium dengan peningkatan keparahan hipertensi pada penderita hipertensi, sedangkan faktor genetik dan asupan sayur tidak menunjukkan hubungan signifikan.Oleh karena itu, pembatasan komsumsi natrium perlu menjadi perhatian dalam upaya pengendalian hipertensi.

References

1. Casmuti C, Fibriana Ai. Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Higeia (Journal Of Public Health Research And Development). 2023 Jan 18;7(1):123–34. Doi:10.15294/Higeia.V7i1.64213

2. Manik Nmrb. Hubungan Statutus Gizi Pola Makan Dan Riwayat Keluarga Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Usia 45-64 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Samarinda. Skripsi. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur. 2023

3. Anggraini Vt, Mochartini T. Penerapan Relaksasi Benson Dan Aroma Terapi Bunga Lavender Pada Pasien Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Posbindu Kampung Kapitan Jakarta Timur. Mahesa : Malahayati Health Student Journal. 2025 Apr 1;5(4):1643–55. Doi:10.33024/Mahesa.V5i4.17072

4. Elivia Hn. Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dan Tindakan Pengendalian Tekanan Darah Dengan Kejadian Hipertensi Lansia Di Masa Pandemi (Studi Kasus Usia 60-70 Tahun). Nutrizione: Nutrition Research And Development Journal. 2022; 2(3): 1-11.

5. Satira M, Afrinis N, Safitri Y. Aktifitas Fisik, Gizi Lebih, Konsumsi Buah, Sayur, Natrium, Dengan Hipertensi Lansia Di Palung Raya. Jurnal Ilmu Gizi Dan Dietetik. 2024 Dec 30;3(4):236–43. Doi:10.25182/Jigd.2024.3.4.236-243

6. Lukitaningtyas D, Agus Ce. Hipertensi. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan. 2023;2(2): 100-117.

7. Wiyono J, Arif T, Dwi Pramesty A, Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang J. Hubungan Riwayat Hipertensi Pada Keluarga Dan Usia Dengan Peningkatan Tekanan Darah Post Hemodialisa Pada Lansia. Jurnal Keperawatan. 2024;22(2):137–49.

8. Fitria Y, Desreza N, Mulfianda R. Penerapan Diet Dash Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi [Internet]. Vol. 6. 1984. Report. Available From: Https://Jurnal.Akperrscikini.Ac.Id/Index.Php/Jkc

9. Nurbaiti N. Faktor Risiko Gaya Hidup Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Usia Produktif Diwilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah= Lifestyle Risk Factors Of Hypertension Incidence Upon Productive Age Population At Gu District’s Public Health Center Central Buton Regency. Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin. 2024.

10. Syamsu Rf, Nuryanti S, Semme My. Karakteristik Indeks Massa Tubuh Dan Jenis Kelamin Pasien Hipertensi Di Rs Ibnu Sina Makassar. Vol. 64. 2021;64(2). Doi:10.35329/Jkesmas.V7i1

11. Yunus M, Aditya Iwc, Eksa Dr. Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha Kab. Lampung Tengah. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan. 2021; 8(3): 229-239.

12. Suciana F, Agustina Nw; Zakiatul M. Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama. 2020; 9(2): 146-155.

13. Fadhilah Sn. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pamarican Kabupaten Ciamis Tahun 2020. 2020.

14. Sagala Lmb. Self Care Management Pasien Hipertensi Dalam Pengendalian Tekanan Darah. Pt Arr Rad Pratama. 2025.

15. Wulandari A, Atika Sari S, Keperawatan Dharma Wacana Metro A. Implementation Of Benson Relaxation On Blood Pressure In Hypertension Patients At The General Hospital Ahmad Yani, Metro City In 2022. Jurnal Cendikia Muda. 2023;3(2).

16. Khairani M, Anggraini As, Islam U, Sumatera N, Fany U, Saragih E, Et Al. Analisis Kelainan Genetik Ayu Riski Aulia Faritz Khairuddin. Jurnal Ilmiah Nusantara ( Jinu). 2024;1(4):3047–9673. Doi:10.61722/Jinu.V1i4.1826

17. Cholifah N. Pengaruh Diet Tinggi Serat Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan. 2022. Report.

18. Rihi Leo Aa, Mch Willa S, Anita Bilaut D, Studi Ilmu Gizi P, Tinggi Ilmu Kesehatan Nusantara Kupang S, Studi Kebidanan P. Hubungan Konsumsi Laru, Garam, Sayur, Dan Buah Terhadap Resiko Hipertensi Pria Dewasa Kupang. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan). 2020;1(02):1–9.

19. Jamaluddin M, Nani Hasanuddin S, Perintis Kemerdekaan Viii J, Makassar K. Hubungan Antara Asupan Garam Harian Dengan Keseimbangan Tekananan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bantimurung. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan. 4:2024.

20. Gizi J, Kesehatan Tanjungkarang P. Hubungan Asupan Natrium, Gaya Hidup, Dan Faktor Genetik Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner. Report.

21. Bhwa Davp, Nenobais A, Mara Cn. Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Judika (Jurnal Nusantara Medika). 2025; 9(2): 72-81.

22. Purwono J, Sari R, Ratnasari A, Budianto A, Dharma Wacana Metro Ak, Muhammdiyah U, Et Al. Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Salt Consumption Pattern With Hypertension In Elderly. Jurnal Wacana Kesehatan. 2020;5(1).

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Rosalinda Mirsadi, D., & Putri Ayu, D. (2026). Hubungan Genetik, Asupan Sayur dan Natrium dengan Tingkat Hipertensi Pada Penderita di Wilayah Puskesmas Wringin Kabupaten Bondowoso. HARENA : Jurnal Gizi, 6(2), 48–56. https://doi.org/10.25047/harena.v6i2.6915

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.