Pendekatan Strategis dalam Mengembangkan Usaha Hidroponik Asosiasi Petani Hidroponik (ASTANIK) Bondowoso
Keywords:
Hidroponik, SWOT, AHP, Kabupaten Bondowoso, ashtahnika poojaAbstract
Tingginya permintaan terhadap sayuran hidroponik merupakan potensi besar sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah, namun pengembangan usaha hidroponik di Kabupaten Bondowoso tengah dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia, minimnya promosi, tantangan persaingan, dan kelemahan serta tantangan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha hidroponik yang dijalankan oleh Asosiasi Petani Hidroponik (ASTANIK) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Penelitian ini menggabungkan metode SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merumuskan strategi pengembangan usaha berdasarkan kondisi lingkungan usaha ASTANIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha hidroponik ASTANIK memiliki kekuatan dalam kualitas produk, legalitas usaha, dan efisiensi penggunaan lahan, namun juga menghadapi kelemahan seperti keterbatasan tenaga ahli, promosi yang minim, dan harga produk yang relatif mahal. Peluang strategis seperti loyalitas pelanggan dan perkembangan teknologi pertanian membuka ruang pengembangan yang besar, namun juga dihadapkan pada tantangan berupa cuaca, serangan hama, pesaing, dan tantangan lainnya. Berdasarkan hasil AHP, strategi utama yang direkomendasikan adalah meningkatkan kegiatan pemasaran melalui saluran online dan offline secara terintegrasi. Strategi ini dinilai paling efektif untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisi ASTANIK di tengah meningkatnya tren pertanian berkelanjutan.
Downloads
References
[1] Afza, M., Widyastuti, M., & Kurniasih, L. (2022). Peran strategi pemasaran digital dalam pengembangan agribisnis hortikultura. Jurnal Agribisnis Terpadu, 15(2), 101–110.
[2] Albert, S., & Ismadi, R. (2023). Peningkatan kapasitas petani hidroponik melalui pelatihan berbasis kompetensi. Jurnal Agro Inovasi, 8(1), 33–42.
[3] Amiliana, D., Ramadhani, A., & Putri, T. (2022). Efektivitas partisipasi pelaku agribisnis dalam event lokal terhadap penguatan citra produk. Jurnal Pemasaran Pertanian, 10(3), 78–86.
[4] Anggraeni, M. (2023). Dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal. Jurnal Ketahanan Pangan, 6(1), 15–26.
[5] Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Pertanian Indonesia Tahun 2022. BPS RI.
[6] David, F. R., & David, F. R. (2016). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (15th ed.). Pearson Education.
[7] Fadli, R., Santosa, B., & Lestari, E. (2020). Degradasi tanah dan penggunaan pupuk kimia: Tantangan pertanian berkelanjutan. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 22(2), 101–109.
[8] Ma’ruf, A. (2022). Penerapan analisis SWOT dalam pengambilan keputusan usaha kecil. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 4(2), 56–67.
[9] Maisarah, N., Aryani, I., & Pratama, H. (2023). Produktivitas dan kualitas sayuran hidroponik pada sistem pertanian urban. Jurnal Hortikultura Tropika, 12(1), 45–53.
[10] Marimin. (2017). Teknik pengambilan keputusan dalam sistem agribisnis. IPB Press.
[11] Nurhayati, R., & Rinda, N. (2021). Reduksi penggunaan pestisida melalui sistem hidroponik. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 9(3), 123–131.
[12] Pardede, B. (2022). Manajemen keberlanjutan usaha pertanian hidroponik skala lokal. Jurnal Ekonomi Pertanian, 14(2), 88–95.
[13] Rakasiswi, T., & Badrul, M. (2020). Penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam penentuan strategi bisnis. Jurnal Manajemen Strategik, 3(1), 12–22.
[14] Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
[15] Suyono, H., Febrianti, T., & Cahyono, P. (2023). Tren pertumbuhan permintaan sayuran hidroponik di Indonesia. Jurnal Agribisnis Modern, 11(2), 67–76.
[16] Waliyanti, S., Darminto, H., & Azizah, R. (2022). Strategi SO dalam penguatan usaha hidroponik berbasis komunitas. Jurnal Agribisnis Inovatif, 7(3), 98–107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ginanjar Mulyo Juniarto, Rizal Rizal, Nanang Dwi Wahyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



