Efek Pemberian Tepung Daun Ubi Jalar Hijau (Ipomoea batatas L) Terfermentasi Nira Lontar Terhadap Organ Pencernaan Ayam Broiler

Authors

  • Serena Ecindra Universitas Nusa Cendana
  • Ni Putu Febri Suryatni Universitas Nusa Cendana
  • Alberth Nugrahadi Ndun Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Ayam broiler, daun ubi jalar, fermentasi, nira lontar, organ pencernaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian tepung daun ubi jalar hijau yang difermentasi dengan nira lontar terhadap persentase organ pencernaan ayam broiler. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam. Perlakuan ini adalah : P0 (ransum kontrol), P1 (5% tepung daun ubi jalar terfermentasi dalam ransum), P2 (10% tepung daun ubi jalar terfermentasi dalam ransum), dan P3 (15% tepung daun ubi jalar terfermentasi dalam ransum). Parameter yang diamati meliputi persentase hati, ampela (gizzard), serta panjang dan bobot usus halus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun ubi jalar hijau terfermentasi nira lontar hingga level 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap seluruh variabel organ pencernaan yang diamati. Disimpulkan, bahwa pemberian tepung daun ubi jalar hijau yang difermentasi dengan nira lontar hingga taraf 15% dalam ransum mampu menjaga stabilitas kinerja organ pencernaan ayam broiler. Pemberian pakan tersebut tidak mengubah kondisi bobot hati, bobot ampela (gizzard), serta ukuran usus halus, sehingga kinerja organ pencernaan tetap berfungsi secara normal dan optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Bana, M. V, Tinaprilla, N., & Pambudy, R. Efisiensi teknis dan profitabilitas peternakan rakyat ayam broiler di Kabupaten Kupang. Jurnal Agro Ekonomi, 39(1), 29–49. 2018.

[2] Salea, H. F., Najoan, M., Umboh, J. F., & Pontoh, C. J. Pengaruh penggantian sebagian ransum dengan tepung daun dan batang ubi jalar (ipomoea batatas) terhadap kecernaan protein dan energi pada ternak babi. Zootec, 38(1), 253–261. 2018

[3] Santoso, B., Hariadi, B. T., & Alimuddin, A. Effect of water soluble carbohydrate addition on silage quality of Setaria sphacelata. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 42(1), 31–38. 2017

[4] Sembiring, B. B., Bermawie, N., Rizal, M., & Kartikawati, A. Pengaruh teknik ekstraksi daun ubi jalar ungu (ipomoea batatas) dan daun jambu biji (psidium guajava) terhadap aktivitas antioksidan. Jurnal Jamu Indonesia, 5(1), 22–32. https://doi.org/10.29244/jji.v5i1.110. 2020.

[5] Loliwu, Y. A., & Marota, J. T. Pemanfaatan limbah batang pisang sebagai pakan alternatif pada penggemukkan ternak sapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 19–23. 2021

[6] Bunyamin, M., Fikri, A., Santoso, R., Arsyad, M., Ismail, H., Karini, E., & Irhamudin, I. Pemanfaatan kulit buah kakao fermentasi sebagai alternatif bahan pakan serta manfaatnya terhadap pertumbuhan ternak kambing. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6). 2024

[7] Sio, S., Lindawati, S. A., & Miwada, I. N. S. Karakteristik kimia dan mikrobiologi nira lontar (Borassus flabellifer L.) sebagai bahan baku pakan fermentasi di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(4), 1820–1828. 2021.

[8] Naiola, E. Mikroba Amilolitik pada nira dan laru dari pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Biodiversitas 9 (3): 165–168. 2008.

[9] Helda, & Sabuna, C. Fermentasi kotoran kambing dan ayam dengan nira lontar sebagai pakan ayam. Partner, 19(1), 112–120. 2012.

[10] Noveni, S. Pengaruh penggunaan tepung daun ubi jalar. Repository IPB University. 2009.

[11] Saputri, M. R., Siswanto, & Sumadi, I. K. The decrease percent ratio of viscera and abdominal fat weight in broiler chicken supplemented with Hermetia illucens maggot flour. Indonesia Medikus Veterinus, 10(5), 725–734. 2021.

[12]Tiya, N. A. D., Akramullah, M., Badaruddin, R., & Citrawati, G. A. O. The percentage of carcass, carcass parts, and abdominal fat of broiler chickens at different slaughter ages. Journal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis, 12(2), 184–190. 2022.

[13]Camilla P. S, Nurhidayat, H. Setijanto, Supratikno, C. Nisa, S. Agungpriyono, D.D.Cahyadi, D. R. Setiadi, S. Novelina. Karakteristik morfologi hatiayam cemani (gallus gallus domesticus). Jurnal Veteriner dan Biomedis.1 (2) : 77-83. 10.29244/jvetbiomed.1.2.77-83. 2023.

[14] Pertiwi, & Yudiarti, R. M. Bobot relatif saluran pencernaan ayam broiler yang diberi tambahan air rebusan kunyit dalam air minum. Jurnal. Peternakan. Indonesia, 19(2), 60 – 64. 2017.

[15] Sitorus, E., & Telaumbanua, M.Pengaruh pemberian level serat kasar berbeda terhadap bobot organ dalam ayam broiler. Jurnal Peternakan Terapan, 3(1), 15–20. . (2021).

[16] Anonim. 2011. Pengaruh penambahan tepung daun katuk dan kunyit dalam ransum terhadap persentase berat bagian-bagian karkas dan organ dalam ayam broiler. http://repository.Unhas.ac.id 24 Januari 2015.

[17]Amrullah, I. K. Nutrisi ayam broiler. Lembaga Satu Gunung Budi. Bogor. 2004.

[18] Sugiharto, S. A review of anthocyanin as a feed additive in poultry. Journal of Animal Science and Technology, 62(3), 253–271. https://doi.org/10.5187/jast.2020.62.3.253 2020.

[19] Awad, W. A., Ghareeb, K., AbdelRaheem, S., & Böhm, J. Effects of dietary inclusion of probiotic and synbiotic on growth performance, organ weights, and intestinal histomorphology of broiler chickens. Poultry Science, 88, 49–55. (2009).

[20] Yang, L., Kan, J. W. H., & Zhao, J. R. Anthocyanins: Natural sources, chemical properties, and biological functions. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 66(9), 2010–2018. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.7b05777. 2018.

[21] Kusmayadi, T., Prayitno, C. H., & Mansyur. Pengaruh imbuhan serat kasar dalam ransum terhadap perkembangan organ pencernaan ayam broiler. Atau Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner, 29(1). 2019

[22] Badrussalam, A., Isroli, I., dan Yudiarti, T. Pengaruh penggunaan aditif kunyit terhadap bobot relatif organ pencernaan ayam kampung super. Jurnal Sains Peternakan Indonesia. 15(3):273-279. 2020.

[23] Leeson, S., & Summers, J. D. Commercial Poultry Nutrition. University Books. 2005

[24] Rizal, Y. Ilmu Nutrisi Unggas. Penerbit Andalas University Press. Padang. 2006.

[25] Pakaya, R., Zainudin, S. S., & Laya, N. K. Pengaruh pemberian jeroan ikan cakalang terhadap bobot organ dalam ayam kampung. Jurnal Sains Ternak Tropis, 3(1), 64-74. (2025).

[26] Gillespie, R. J. Modern Livestock and Poultry Production (7th ed.). Inc. Thomson Learning. United States. 2004.

[27] Anggorodi, R. Kemajuan mutakhir dalam ilmu makanan ternak unggas. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press. 2005.

[28] Wang, X., Farnell, Y. Z., Peebles, E. D., Kiess, A. S., Wamsley, K. G. S., & Zhai, W. Effects of prebiotics, probiotics, and their combination on growth performance, small intestine morphology, and resident Lactobacillus of male broilers. Poultry Science, 95, 1332 – 1340. 2016.

[29] Syamsuhaidi. 1997. Penggunaan duckweed (famili Lemnaceae) sebagai pakan serat sumber protein dalam ransum ayam pedaging. Disertasi. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

[30] Suprijatna, E. U, Atmos M.R, Kartasudjana. lmu dasar ternak unggas.Penebar Swadaya, Jakarta. 2005.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Ecindra, S., Suryatni, N. P. F., & Ndun , A. N. (2026). Efek Pemberian Tepung Daun Ubi Jalar Hijau (Ipomoea batatas L) Terfermentasi Nira Lontar Terhadap Organ Pencernaan Ayam Broiler. Jurnal Ilmiah Inovasi, 26(02), 206–214. Retrieved from https://publikasi.polije.ac.id/jii/article/view/7085

Issue

Section

Article

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.