Modifikasi Lemari Sterilisasi Kaleng Ikan Menjadi Mesin Vacuum Dryer Sebagai Sarana Praktikum dan Penelitian di Laboratorium Rekayasa Pangan
DOI:
https://doi.org/10.25047/plp.v5i1.6711Keywords:
Mini Vacuum Dryer, Mesin Pengering, Modifikasi alatAbstract
Laboratorium TRP merupakan sarana yang digunakan untuk kegiatan pendidikan dan penelitian. Tingginya frekuensi kegiatan pendidikan maupun penelitian di Laboratorium TRP terutama yang berkaitan dengan proses pengeringan, menekankan kebutuhan untuk menyediakan fasilitas yang memadai guna mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Opsi terbaik untuk mengtasi permasalahan tersebut yaitu dengan memodifikasi lemari sterilisasi kaleng untuk kemudian dapat dirancang menjadi alat pengering yang belum tersedia di laboratorium TRP, yaitu vacuum dryer dan mesin pengering. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan yang terdiri dari perancangan modifikasi alat, instalasi sistem alat, pengujian kinerja alat dan pengujian kualitas produk hasil pengeringan alat. Prinsip kerja Mesin pengering vakum mini yaitu mengeringkan bahan pangan menggunakan energi listrik yang dikonversi menjadi energi panas dalam tekanan vakum. Sedangkan Mesin pengering bahan pangan, mengeringkan bahan pangan menggunakan energi listrik yang dikonversi menjadi energi panas Bahan yang digunakkan untuk uji kinerja mesin adalah cabai rawit dan cabai hijau.. Pengujian kinerja alat yang dilakukan terdiri uji energi, uji suhu pengeringan,uji rendemen, uji kualitas produk yang terdiri dari uji kadar air, uji kadar vitamin C, dan uji warna.
Downloads
References
[1] R. Indiarto, A. H. Asyifaa, F. C. A. Adiningsih, G. A. Aulia, and S. R. Achmad, “Conventional And Advanced Food-Drying Technology : A Current Review,” Int. J. Sci. Technol. Res., vol. 10, no. 01, pp. 99–107, 2021.
[2] B. Susilo, A. Rohim, and M. A. J. Filayati, “Vacuum drying as a natural preservation method of post-harvest lemon might accelerate drying duration and produce the high-quality of dried lemon slices,” Food Sci. Technol., vol. 2061, pp. 1–6, 2022.
[3] M. Aznury, I. Purnamasari, S. Mardiana, and T. Dewi, “RANCANG BANGUN ALAT VACUUM DRYING DALAM PROSES PEMBUATAN TEPUNG MORINGA OLEIFERA LAMK,” J. Kinet., vol. 10, no. 03, pp. 29–34, 2019.
[4] B. R. Hubbard, L. I. Putman, S. Techtmann, and J. M. Pearce, “Open Source Vacuum Oven Design for Low-Temperature Drying : Performance Evaluation for Recycled PET and Biomass,” Manuf. Mater. Prcessing, vol. 5, pp. 1–35, 2021.
[5] D. P. H. P. D. J. P. D. P. H. P. D. PERTANIAN, Standar prosedur operasional (spo) pengolahan cabe. 2009.
[6] L. Reringga, Mursalin, and I. Rahmayani, “KAJIAN PROSES PENGERINGAN CABAI MERAH ( Capsicum annum L .) MENGGUNAKAN VACCUM DRYER DENGAN PENAMBAHAN MALTODEXTRIN DAN APLIKASINYA DALAM PEMBUATAN ABON CABAI,” Semirata BKS PTN Wil. Barat, pp. 1395–1414, 2019.
[7] A. M. Irfan, N. Lestari, Arimansyah, and A. R. Rasyid, “Kinetika Pengeringan Cabai dengan Perlakuan Blansing Suhu Rendah-Waktu Lama,” AgriteknoJurnal Teknol. Pertan., vol. 10, no. 1, pp. 24–35, 2021, doi: 10.30598/jagritekno.2021.10.1.24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angga Herviona Ikhwanudin, Nurul Widadi, Guntoro, Ahmad Zainal Abidin, Jefry Oktanuriawan, Widya Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
