Evaluasi Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Rumput Kebar (Biophytum umbraculum Welw.) terhadap Sel Vero secara In Vitro
Evaluation of Cytotoxicity of Biophytum umbraculum Welw. Ethanol Extract Against Vero Cells In Vitro
DOI:
https://doi.org/10.25047/jofe.v5i3.6522Keywords:
Biophytum umbraculum, Sitotoksisitas, Uji MTTAbstract
Rumput kebar (Biophytum umbraculum Welw., sinonim Biophytum petersianum) merupakan tanaman yang diketahui mengandung beragam senyawa metabolit sekunder seperti tanin, fenolik, steroid, dan flavonoid yang berpotensi memiliki aktivitas farmakologi, khususnya sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik ekstrak rumput kebar terhadap sel normal menggunakan uji in vitro pada sel Vero. Metode yang digunakan untuk mengkaji potensi sitotoksisitas adalah uji MTT (methylthiazol-2-yl-2,5-diphenyltetrazoliumbromide), yang mampu menilai viabilitas sel setelah perlakuan dengan berbagai konesntrasi ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi rendah, yaitu 248 ppm ( setara dengan 107,13 mg/200 g BB tikus ), viabilitas sel Vero masih berada pada tingkat yang tinggi yaitu 101,82%, sehingga dapat dikategorikan sebagai tidak toksik atau memiliki toksisitas rendah. Semakin besar konsentrasi ekstrak yang diberikan, nilai viabilitas menunjukkan penurubnan yang signifikan. Pada konsentrasi ekstrak ≥ 993 ppm, nilai viabilitas sel Vero turun drastic hingga di bawah 50%, yang mengindikasikan adanya aktivitas sitotoksik yang kuat dan ekstrak tergolong sangat toksi terhadap sel normal pada konsentrasi tersebut. Temuan ini memperjelas bahwa ekstrak rumput kebar menunjukkan efek sitotoksik yang bergantung pada konsentrasi, dengan kisaran toksisitas rendah pada dosis rendah dan toksisitas tinggi pada dosis tinggi. Hasil ini dapat menjadi dasar pengembangan riset lebih lanjut terkait keamanan dan potensi penggunaan rumput kebar sebagai bahan bioaktif untuk tujuan farmasi atau terapi antikanker dengan mempertimbangkan selektivitas dan batas dosis yang aman.
References
Afianda, G. D., & Budiati, T. (2025). Uji efek sitotoksisitas pada daun tanaman herbal terhadap sel Vero. JOFE: Journal of Food Engineering, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.25047/jofe.v4i1.5308
eISSN: 2722-9570
Bahadori, M. B., Dinparast, L., & Zengin, G. (2021). Phenolic profiles and bioactivities of medicinal plants: A review. Molecules, 26(9), 2594. https://doi.org/10.3390/molecules26092594, eISSN: 1420-3049)
Bakri, M. (2025). Etnobotani Rumput Kebar sebagai tanaman obat kesuburan di Papua. Jurnal Farmasi Indonesia, 17(1), 15–23, eISSN: 2580-0739)
Benov, L. (2019). Effect of oxidative stress on cellular signaling and mechanisms of cell death. Antioxidants, 8(12), Article 111. https://doi.org/10.3390/antiox812111
eISSN: 2076-3921
Budiati, T., & Afianda, G. D. (2025). Uji efek sitotoksisitas pada daun tanaman herbal terhadap sel Vero (Cytotoxicity effect test and sensory characteristics of herbal plant leaves on normal cells). JOFE: Journal of Food Engineering, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.25047/jofe.v4i1.5308
Darwati, S. (2019). Sitotoksisitas ekstrak Rumput Kebar terhadap berbagai sel kanker manusia. Indonesian Journal of Cancer Research, 10(2), 121–130.
Gohil, K., Patel, J., & Dave, S. (2020). Phenolic compounds as anticancer agents: Insights into molecular targets and mechanisms. Current Drug Metabolism, 21(4), 258–271. https://doi.org/10.2174/1389200221666200327151554, eISSN: 1875-5453
Hardiany, N. S., & Hikmah, F. (2021). Peran ROS dan stres oksidatif dalam patofisiologi kanker. Jurnal Medika, 47(3), 203–214.
Kumar, S., & Pandey, A. K. (2013). Chemistry and biological activities of flavonoids: An overview. Scientific World Journal, https://doi.org/10.1155/2013/162750
eISSN: 2356-6140
Ma’arif, B. (2020). Standar analisis data LC₅₀ sitotoksisitas fitofarmaka. Jurnal Farmasi Higea, 12(2), 78–85. https://doi.org/10.33369/jf.v12i2.13545, eISSN: 2301-1024
Mahmoud, A. M., et al. (2020). Cellular toxicity assessment in natural product research: Applications of MTT assay. Journal of Applied Toxicology, 40(10), 1373–1387. https://doi.org/10.1002/jat.4074, eISSN: 1099-1263)
Nastiti, A. D., Surta, M. I., Lailaty, I. Q., Damayanti, F., & Nuringtyas, T. R. (2025). Uji sitotoksisitas ekstrak dan fraksi tanaman pada sel MCF-7 dan Vero dengan metode MTT. Berkala Ilmiah Biologi, 16(1), 20–30. https://doi.org/10.20527/bib.v16i1.9534, eISSN: 2599-7250
Patimah, S. (2021). Uji sitotoksik ekstrak tanaman terhadap sel Vero metodologi MTT (Skripsi). Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.
Rahmawati, F. (2020). Skrining fitokimia dan toksisitas rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch). Universitas Kristen Indonesia.
Rollando, R. (2017). Aktivitas sitotoksik ekstrak dan fraksi hasil isolasi terhadap sel HeLa dan Vero dengan metode MTT. Jurnal Wiyata, 4(2), 34–41.
eISSN:2442-6555
Sari, G. N. F., Dewi, R. S., & Setyaningsih, R. (2021). Standar metode sitotoksisitas ekstrak herbal pada sel HeLa dan Vero (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyltetrazolium bromide assay). Cendekia Journal of Pharmacy, 5(2), 197–204. https://doi.org/10.31094/cendekia.v5i2.1298, eISSN: 2599-2155
Shah, U., Naqvi, A., & Alam, M. (2021). Vero cells as an in vitro model in biomedical research. Cellular and Molecular Biology, 67(6), 69–74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erni Rustiani, Dinni Khoerunnisa, Oktaviana Zunnita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






