Karakteristik Tepung Ikan Lemuru Dengan Variasi Perlakuan Pendahuluan

Authors

  • Rafika Aisyah Ananda Politeknik Negeri Jember
  • Didiek Hermanuadi Politeknik Negeri Jember
  • Aulia Brilliantina Politeknik Negeri Jember
  • Elok Kurnia Novita Sari Politeknik Negeri Jember
  • Syamsiar Kautsar Politeknik Negeri Jember
  • Putu Tessa Fadila Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/jofe.v1i1.3083

Keywords:

lemuru fish, drying temperature, fish flour

Abstract

A study has been conducted to utilize lemuru fish into fish meal products. This study aims to determine the appropriate processing method for the manufacture of lemuru fish meal products and to determine the physicochemical characteristics of lemuru fish meal. Lemuru fish are processed into fish meal with three different processing treatments, namely boiling, pressure steaming, and using temperature of 50˚C and 60˚C in each processing. The fish meal obtained was analyzed with parameters of water content, ash content, fat content, protein content and degree of whiteness according to the Indonesian National Standard SNI 01-2715-1996. The result of this study indicate that the best results from lemuru fish meal in the analysis of water content are boiling treatment with mabu 60˚C (5,24%), ash content of 50˚C temperature treatment (3,99%), protein content of 60˚C boiling treatment (49,41%), the fat content of the sub-boiling treatment was 60˚C (7%), and the degree of whiteness of the presto treatment been carried out is the boiling treatment using a temperature of 60˚C.

References

Adawyah, R., S.K Khotiffah, Wahyudinur, dan F. Puspitasari. (2020). Pengaruh Lama Pemasakan Terhadap Kadar Protein, Lemak, Profil Asam Amino, dan Asam Lemak Tepung Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus). JPHPI. Vol 23(2);286-294.

Alhadid, M. (2020). Pengaruh Penggunaan Suhu Pengukusan Berbeda Terhadap Komposisi Proksimat Kaldu Daging Ikan Toman (Channa micropeltes). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian. Hal. 1-11.

Arifan, F., dan D. K. Wikanta. (2011). Optimasi Produksi Ikan Lemuru (Sardinella Longiceps) Tinggi Asam Lemak Omega-3 dengan Proses Fermentasi Oleh Bakteri Asam Laktat. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi. Hal. B14-B20.

Assadad, L., A. R. Hakim, dan T. N. Widianto. (2015). Mutu Tepung Ikan Rucah pada Berbagai Proses Pengolahan. Seminar Nasional Tahunan XII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan. 02. Hal. 53-62.

Hendrasaputra, D. (2008). Optimasi Proses Kristalisasi Urea pada Pembuatan Konsentrat Asam Lemak Omega 3 dari Minyak Hasil Samping Penepungan Ikan Lemuru (Sardinella longiceps). Skripsi. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Isa, Ishak. (2011). Penetapan Asam Lemak Linoleat dan Linolenat pada Minyak Kedelai Secara Kromatografi Gas. Journal Sainstek dan Terapannya. No. 1,(76-81).

Kumesan, E.Ch., E. V. Pandey, dan H. J. Lohoo. (2017). Analisa Total Bakteri, Kadar Air, dan Ph dengan Dua Metode Pengeringan. Jurnal Media Teknologi Hasil Pertanian. 5(1). Hal. 124-129.

Lawalata, V.N., I.W. Budiastara, dan B. Haryanto. (2003). Peningkatan Nilai Gizi Sifat Organoleptik dan Fisik Sagu Mutiara dengan Penambahan Buah Kenari (Canarium ovatum). Jurnal Agritech. 24(1). Hal. 9-16.

Lutfi, L. N. A. (2018). Kandungan Asam Lemak Tak Jenuh Omega 3 pada Tempe dengan Penambahan Tepung Ikan Lemuru (Sardinella lemuru). Skripsi. Jurusan Biologi. Universitas Jember. Jember.

Lisa, M., M. Lutfi, dan B. Susilo. (2015). Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan Terhadap Mutu Tepung Jamur Tiram Putih (Plaerotus ostreatus). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. Vol 3(3);270-279.

Minolta. (2018). Colorimeter CR-14. https://www.konicaminolta.eu/en.html. [Diakses pada 15 Agustus 2021).

Novita, N., Nurhaeni, Prismawiryanti, dan A.R. Razak. (2020). Analisis Kadar Serat dan ProteinTotal Sereal Berbasis Tepung Ampas Kelapa dan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis). Jurnal Riset Kimia. 6(1). Hal. 23-33.

Nugraha, B. D. (2019). Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Nugget Ayam dengan Jenis Tepung yang Berbeda. Skripsi. Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Semarang. Semarang.

Palupi NS, FR Zakaria, dan E Prangdimurti. (2007). Pengaruh Pengolahan Terhadap Nilai Gizi Pangan. Modul E-Learning. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB. Bogor.

Rizaldy, D. (2019). Lama Masak Presto Terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Bandeng (Chanos Chanos Forsk) Presto. Skripsi. Jurusan Teknologi Pertanian. Universitas Semarang. Semarang.

Siswati. (2020). Analisa Kadar Air dan Kadar Abu pada Simplisia Temu Giring (Curcumae heyneana) dan Simpliasia Kunyit (Curcumae domestica) di Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan. Tugas Akhir. Jurusan Farmasi. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Tampubolon, D., Mery Sukmiawati, dan Sumarto. (2018). Karakteristik Kimia dan Profil Asam Amino Tepung Ikan Sembilang (Paraplotocus albilabris) dengan Metode Penanganan yang Berbeda. Berkala Perikanan Terubuk. Vol 46(1);11-18.

Winarno, F.G. (1995). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Downloads

Published

2022-01-23

How to Cite

Ananda, R. A., Hermanuadi, D., Brilliantina, A., Sari, E. K. N., Kautsar, S., & Fadila, P. T. (2022). Karakteristik Tepung Ikan Lemuru Dengan Variasi Perlakuan Pendahuluan. JOFE : Journal of Food Engineering, 1(1), 40–48. https://doi.org/10.25047/jofe.v1i1.3083

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.